Coretan Lama 07; Bisikan pada Lautan


Dalam riuhnya ombak pantai

yang menggulung pasang surut kehidupan,

aku ingin berbisik pada lautan.

Bahwa kelak

kau dan aku

akan dipersatukan

pada persamaan

prinsip

dan

tujuan

yang tidak terlepas dari restu Tuhan.

Atas kesabaran

yang penuh pengorbanan.

 

Kartasura, 17 Desember 2018

Qanifara

Coretan Lama 06; Tinggal Bersama Kehampaan


Kehampaan

masih saja meminta untuk tinggal bersama.

Sementara aku

tak kuasa menolaknya.

Bahkan

dalam tidurku yang panjang,

ia ingin selalu ada,

bersandar padaku

dalam waktu yang lebih lama.

Wahai hampa,

pergilah,

dan

kepadaku,

janganlah kau setia.

 

Kartasura, 26 Desember 2018

Qanifara

Coretan Lama 05; Pijakan Hati Bimbang


Masih di sini,

berpijak pada hati yang bimbang,

kadang menjadikan langkah tidak seimbang.

Mencari pegangan,

namun justru kehampaan yang datang

dan memelukku erat.

Katanya ia sedang tidak mau melepaskan.

Aku bertanya, sampai kapan?

Ia tetap saja memelukku erat

sambil tersenyum

tanpa mau memberikan jawaban.

 

Kartasura, 16 November 2018

Qanifara

Bagaimana Cara Mengurangi Kecemasan dengan Teknik Psikodrama ?


Siang tadi aku baca WA dari teman yang sudah sering mengikuti workshop Psikodrama. Dia sangat antusias dengan metode Psikodrama. jadi ia menanyakan lewat WA bagaimana cara mengurangi kecemasan dengan Teknik Psikodrama ? 

Aku ingin bagikan chat-nya agar dapat dibaca juga bagi yang membutuhkan. Aku edit sedikit untuk tata tulis dan alurnya agar lebih mudah memahaminya. Yuks kita ikuti!

+ Pak, cara mengurangi kecemasan dengan teknik psikodrama itu bagaimana ya?

 – Mau kelompok atau Pribadi?

+ Kalau pribadi?

– Diobyektifikasi Lanjutkan membaca “Bagaimana Cara Mengurangi Kecemasan dengan Teknik Psikodrama ?”

Coretan Lama 04; Rentan, Mencoba Menguatkan Diri


Rentan

Mencoba menguatkan diri,

agar bertahan dalam gejolak yang tak pasti.

agar bertahan meskipun dalam sunyi.

Lalu berbisik pada diri sendiri.

Bahwa barangkali ada saat di mana diri ini

tidak lagi harus berekspektasi tinggi-tinggi.

Nyatanya

hati ini masih rentan

pada mimpi-mimpi

yang tak pasti.

 

 Kartasura, 27 Desember 2018

Qanifara

Kamu Belahan Jiwaku


Jumpa denganmu adalah suatu anugrah
Jauh darimu adalah sesuatu yang membuat ku resah

Suka cita bahagia tercipta
Selalu ada sapa diantara kita

Segala peristiwa kita lalui bersama
Suka ceria dijalani penuh makna

Semua membuat bahagia
Apapun wujud bentuknya

Selamanya kita bersama
Tak terhalang beban rasa
Semua menjadi hidup kita nyaman sentosa

Kartika Widia – 20210121

Coretan Lama 02; Arti Rumah adalah Tempat untuk Pulang Hati


Sejauh apa pun kau berkelana,

sekeras apa pun kau memperjuangkan hidup,

sesukses apa pun kau di masa depan,

pada akhirnya kau akan selalu mencari tempat untuk pulang.

Bukan sekadar tempat untuk mengistirahatkan raga

melainkan juga tempat di mana hatimu memutuskan untuk tinggal.

Barangkali ‘rumah’ adalah sebutan yang tepat bagi orang-orang yang dipilihkan Tuhan untukmu.

Mereka yang memeluk mesra hatimu dari jauh, menjagamu lewat doa.

Mereka yang selalu menyambut kepulanganmu dengan penuh suka cita.

Mereka yang tidak segan untuk membantumu bangkit saat kau terjatuh.

Mereka yang dapat membantumu membangkitkan rasa bahagia dalam jiwamu.

Mereka yang mengenalkanmu pada arti ketulusan.

Tidak harus banyak,

bila kau bisa menemukan beberapa atau hanya seseorang saja,

itu sudah lebih dari cukup.

 

Kartasura, 12 September 2016

Qanifara

Coretan Lama 01; Menjadi Tua


Mudah lelah tubuhku.

Sudah mulai putih helai rambutku.

Sayu dan kuyu tatapanku.

Ringkih hatiku.

Barangkali sudah tua jiwaku, melebihi usiaku yang sebenarnya.

Energiku kerap habis untuk memikirkan hal-hal remeh dan tak pasti.

Tempat berkelanaku adalah luka, tapi aku banyak belajar dari sana.

 

Kartosura, 30 Juli 2017

Qanifara