Memaksakan Kehendak pada Anak #Goresanku 76


” Ayo pegang pinsilnya yang bener dong, duduknya yang rapi!”
“Lihat tuch, teman-temannya sudah pada pinter !”
Kata orang tua murid yang pada saat itu ikut masuk kelas untuk menemani anaknya belajar.

Memaksakan Kehendak

Orang tua mana sich, yang tidak ingin anaknya pinter?

Dapat dikatakan, kebanyakan orang tua pasti menginginkannya. Sebaiknya perlu diingat, bahwa setiap anak itu berbeda. Apalagi anak masih berumur 18 bulan, untuk berjalan dan berbicara pun belum sempurna. Orang tua menuntut anaknya agar bisa melakukan sesuatu seperti anak yang lain. Tanpa harus  melihat bagaimana kemampuan si anak sendiri.

Tentunya masing-masing anak/individu akan berbeda dalam penguasaan syaraf motoriknya. Jadi yang perlu kita lakukan adalah bersabar dan menikmati masa-masa mengajari si kecil, sehingga anak tumbuh dan berkembang dengan sempurna pada masa perkembangan anak.

Jadi aku rasa, tidak perlu memaksa Si Kecil untuk dapat melakukan sesuatu hal yang mungkin sudah dikuasai teman seusianya dan belum dikuasai oleh Si Kecil.

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.