Berani Bermimpi #Goresanku 88


“Saat yang lain berkata tidak”.

Setiap manusia berhak bermimpi. Setiap manusia berhak mewujudkan semua mimpi dan harapan yang mereka punya. Untuk meraih sebuah mimpi, tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak rintangan yg menghambat saat meraih mimpi tersebut.

Ibarat seekor semut yang perjalanannya terhadang oleh gunung besar. Bagi seekor semut pasti tidak mungkin bisa menyingkirkan gunung tersebut. Hanya ada dua pilihan bagi semut itu, yaitu tetap melewati gunung itu dengan segala rintangan yang ada atau putar balik melewati jalan yang sama untuk kembali pulang.

Semut itu memilih untuk meneruskan perjalanannya. Ada banyak serangga yang mengancam hidupnya, bahkan panas atau pun hujan tak menyurutkan langkahnya. Sampai pada saatnya semut itu telah berada di balik gunung. Semut itu telah berhasil mendaki gunung dan sekarang dia berada pada suatu tempat yg dulu sangat ia impikan.

Sama halnya dengan kita. Saat kita mempunyai impian dan harapan yang besar, maka kita harus memperjuangkannya. Saat kita bertemu dengan rintangan, maka kita harus mampu melewati semua rintangan itu dengan baik.

Tiada suatu apapun yang mustahil untuk kita.

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.