Refleksi bagi Aktor Baru dalam ber-Teater


Beberapa waktu yang lalu di Jakarta, aku bertemu dengan seorang Direktur sebuah perusahaan di Tangerang, dalam rangka memberikan arahan untuk proses pelatihan karyawannya, beliau memberikan sebuah Konsep yang berasal dari Kearifan Lokal orang Jawa. Beliau mengharapkan karyawannya memiliki sikap mental yang diajarkan para leluhur tanah Jawa.
Aku mengutip sebagian dan kuterjemahkan dalam bahasa Indonesia, untuk dijadikan bahan refleksi bagi aktor teater yang baru. Karena sikap mental adalah dasar dari proses unutk menjadi “orang” atau aktor. Demikian ujarannya :
Kau Mendengar belum tentu Melihat
Kau Melihat belum tentu Mengerti
Kau Mengerti belum tentu Bisa
Kau Bisa belum tentu Benar
Kau Benar belum tentu Temanja
…… dst (sengaja sebagian saja yang aku ambil, yang sesuai untuk aktor teater baru)

1. Seorang aktor yang Mendengar ajaran, tentang teknik berakting masih perlu untuk melihat bentuknya, bagaimana teknik itu dilakukan.
2. Seorang aktor setelah melihat teknik, atau melihat pertunjukkan teater, belum tentu paham dan mengerti maksudnya, perlu mempelajari lebih dalam.
3. Seorang aktor yang mengerti masih perlu untuk mempraktekkan apakah ia sudah mampu melakukan teknik itu.
4. Seorang aktor dalam berakting, meski ia bisa belum tentu Benar, karena ada sutradara dan naskah yang meski diikuti.
5. Seorang aktor yang sudah benar masih perlu melihat bagaimana lawan mainnya, bagaimana dengan suasana yang tercipta, apakah sudah sesuai dengan tujuan dan nilai estetik yang diharapkan?
Secara umum ujaran tersebut mengajak untuk bersikap rendah hati, dan tetap memiliki semangat untuk belajar, menyadari bahwa di atas langit masih ada langit. Bila aktor memiliki sikap dasar seperti ini, dapat diharapkan ia akan menjadi aktor yang baik, dan dapat diandalkan.

 

Cimanggis, 13 September 2016

 

Retmono Adi

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.