Catatan Psikodrama Dinda


Hai, aku Dinda. Ini cerita pengalaman ku mengikuti Psikodrama ketiga kali nya. Hari ini hari kamis, hari pertama ku masuk kembali ke sekolah. Eh bekerja deh, bekerja nya disekolah hehehhe setelah selama seminggu sebelumnya harus bedrest karena sakit. Aku tau hari ini akan ada Psikodrama di sekolah and I’m so excited!!! Karena akhir-akhir ini aku merasa menghadapi beberapa beban fikiran dan perasaan. Butuh di charge jiwanya, hahahahah…

Okay, pertama kali ikut Psikodrama yang aku ingat itu sekitar dua tahun yang lalu di hotel Harris, Tebet. Kedua di salah satu bimbingan belajar milik seorang teman yaitu Rakids Baca, Tebet dan yang ketiga kali di tempat aku mengajar dan belajar yaitu Celik Preschool, Tebet. Aku hanya akan bercerita pengalaman keseluruhan ku setelah mengikuti Psikodrama. Awalnya ketika diajak oleh seorang teman untuk mengikuti Psikodrama, aku tidak tahu apa itu, pokoknya ketika itu aku hanya ingin datang dan mungkin belajar tentang psikologi sambil bermain peran.

Selama mengikuti kegiatan aku mendapatkan hal yang luar biasa untuk diriku sendiri; Aku lebih memahami diriku dan menghadapi bagaimana bereaksi terhadap tekanan yang ada pada diri ku ini dengan cara yang menurutku cukup menarik dengan metode bermain peran. Aku merasa tidak dihakimi ketika prosesnya seperti ketika konseling. Apalagi ditambah sang fasilitator sebut saja Namanya Mas Didi dengan pembawaan nya yang membuat peserta santai, asik dan nyaman ditambah suaranya yang lembut dan enak didengar dengan logat jowo nya yang khas.

Selalu ada hal menarik ketika aku selesai mengikuti psikodrama, aku menjadi lebih percaya dengan kemampuan diri ini untuk mengambil keputusan, menjadi lebih menghargai diri sendiri yang terkadang kita lupakan karena terlalu sibuk berfikir ingin menjadi terbaik versi si A si B sampai lupa apa itu definisi BAHAGIA dan BAIK versi kita, aku juga menjadi lebih bersyukur akan kehidupan yang telah Tuhan berikan, dan aku sedang berusaha menangkap/merasa dan melakukan hal baik dilingkungan sekitar.

Pada akhirnya aku mulai memahami, Tuhan memberikan kehidupan yang singkat ini untuk kita jalani dengan baik. Aku ingin menjadi versi terbaik menurutku dalam menjalani hidup ini dengan syukur. Kalau boleh mengutip kata motivator ‘You are what you think.’ Kata-kata itu yang ‘menampar’ ku setelah mengikuti psikodrama kemarin. Karena apapun yang kita fikirkan akan berefek pada tindakan yang akan kita lakukan. Satu kata yang selalu Mas Didi ingatkan disetiap Psikodramanya yang aku ikuti yaitu JUJUR. Ya, JUJUR pada diri sendiri. Satu kata namun sepertinya beraaaaat sekali untuk dilakukkan, aku masih mencoba, mencoba dan mencoba.

Terima kasih Tuhan telah mempertemukan ku dengan Mas Didi. Terima kasih Mas Didi karena telah memberikan pencerahan akan masalah pikiran dan perasaan ini hahahaha..
Tuhan baik, Aku Bisa, Aku Hebat, Semua baik-baik saja.

Jakarta, Juli 2018

Dinda

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.