Metode dalam Psikodrama ; Terjemahan dari Wikipedia


Dalam psikodrama, para peserta mengeksplorasi konflik internal dengan menampilkan emosi dan interaksi interpersonal mereka di atas panggung. Sesi psikodrama (biasanya 90 menit hingga 2 jam) berfokus terutama pada peserta tunggal, yang dikenal sebagai protagonis. [7] Tokoh protagonis memeriksa hubungan mereka dengan berinteraksi dengan aktor lain dan pemimpin, yang dikenal sebagai sutradara (Director). Ini dilakukan dengan menggunakan teknik khusus, termasuk mirroringdoublingsoliloquy, dan role reversal. Pembahasan ini sering dipecah menjadi tiga fase – the warm-up, the action, and the post-discussion. [8]

Selama sesi psikodrama yang khas, sejumlah klien berkumpul bersama. Salah satu klien ini dipilih oleh kelompok sebagai protagonis, dan direktur meminta klien lain untuk membantu “kinerja” protagonis, baik dengan menggambarkan karakter lain, atau dengan memanfaatkan mirroring, doubling, atau pembalikan peran. Klien melakukan tindakan sejumlah adegan untuk memungkinkan protagonis agar bekerja melalui skenario tertentu. [9] Ini jelas bermanfaat bagi protagonis, tetapi juga membantu anggota kelompok lainnya, memungkinkan mereka untuk mengambil peran orang lain dan menerapkan pengalaman itu ke dalam kehidupan mereka sendiri. Fokus selama sesi adalah berakting dari skenario yang berbeda, daripada hanya berbicara. Semua elemen yang berbeda dari sesi (panggung, alat peraga, pencahayaan, dll.) Digunakan untuk meningkatkan realitas adegan. [10]

Tiga bagian dari sesi yang khas adalah warm-up, the action, dan sharing. Selama warm-up, para aktor didorong untuk memasuki keadaan pikiran dimana mereka dapat hadir dan sadar akan momen saat ini dan bebas untuk menjadi kreatif. Ini dilakukan melalui penggunaan berbagai permainan dan aktivitas ice-breaker. Selanjutnya, bagian aksi sesi psikodrama adalah waktu di mana adegan yang sebenarnya terjadi. Akhirnya, dalam pasca-diskusi, para aktor yang berbeda dapat mengomentari aksi, yang berasal dari sudut pandang pribadi mereka, bukan sebagai kritik, melainkan berbagi empati dan pengalaman dengan protagonis dari tempat kejadian. [11]

Berikut ini adalah teknik utama psikodrama:

Mirroring: Tokoh protagonis pertama kali diminta untuk memerankan pengalaman. Setelah ini, klien melangkah keluar dari tempat kejadian dan menyaksikan langkah aktor lain ke peran mereka dan menggambarkan mereka di tempat kejadian.

Doubling: Pekerjaan “ganda” adalah dengan menyadarkan pikiran atau perasaan apa pun yang orang lain tidak dapat mengungkapkan apakah itu karena rasa malu, bersalah, penghambatan, kesopanan, ketakutan, kemarahan, dll. Dalam banyak kasus, orang tersebut tidak menyadari pikiran-pikiran ini atau setidaknya tidak dapat membentuk kata-kata untuk mengekspresikan perasaan mereka. Oleh karena itu, upaya “Double” untuk membuat sadar dan memberikan bentuk pada alam bawah sadar dan / atau di bawah materi yang diungkapkan. Orang yang digandakan memiliki hak penuh untuk menolak pernyataan “pen-Doubling” dan untuk memperbaikinya seperlunya. Dengan cara ini, menggandakan diri tidak akan pernah salah.

Role playing: Klien menggambarkan seseorang atau objek yang bermasalah baginya.

Soliloqui: Klien mengucapkan pikirannya dengan keras untuk membangun pengetahuan diri.

Role reversal: Klien diminta untuk menggambarkan orang lain sementara aktor kedua menggambarkan klien dalam adegan tertentu. Ini tidak hanya mendorong klien untuk berpikir sebagai orang lain, tetapi juga memiliki beberapa manfaat dari pencerminan, karena klien melihat dirinya sendiri seperti yang digambarkan oleh aktor kedua. [12]

 

terjemahan bebas dari:
https://en.wikipedia.org/wiki/Psychodrama#Methods

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

One thought on “Metode dalam Psikodrama ; Terjemahan dari Wikipedia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.