Sembuhkan Badan Melalui Pikiran : Sebuah Resensi Buku


Ketika Dokter berkata bahwa penyakit ini tidak ada obatnya,
Maksudnya adalah kamu harus mengobati sendiri penyakitmu.
Louise Hay

Louise Hay adalah pengajar metafisika dan telah menulis beberapa buku dan karya yang telah diterjemahkan ke dalam 29 bahasa dan diedarkan di 35 negara. Mengapa karyanya dapat diterima oleh kalangan yang begitu luas? Jawabannya saya peroleh setelah membaca buku tulisannya yang berjudul “ Heal Your Body”. Dalam buku tersebut, Louise berbagi cerita tentang keberhasilannya menaklukkan kanker vagina yang di deritanya alih-alih melakukan operasi seperti yang disarankan oleh dokter kepadanya.

Louise Hay melihat adanya hubungan antara apa yang ia alami di masa lalu dengan penyakit yang ia alami saat ini. Ia yang mengalami pemerkosaan saat masih berusia 5 tahun memahami bahwa kebencian yang mengakar di dalam pikirannya telah menggerogoti badannya sekarang ini. Jika dia tidak mengubah pola mentalnya, maka meskipun ia dioperasi untuk membuang cancer nya, niscaya cancer tersebut akan tumbuh kembali. Jadi apabila dia memutuskan untuk menyelesaikannya dengan operasi, dia hanya akan memotong dirinya bagian demi bagian, sampai tidak ada lagi yang bisa dipotong.

Sebaliknya, jika dia mampu melakukan pembersihan mental dan fisik, maka pola yang membentuk cancer itu tidak ada lagi. karena pola awalnya hilang, cancer yang dideritanya akan lenyap dengan sendirinya. Sebagai healer, Louise menggunakan kesempatan ini untuk menjadikan dirinya sebagai bukti dari apa yang selama ini diajarkannya. Maka dia pun mulai melakukan metode penyembuhan oleh diri sendiri.

Kekuatan dari penyembuhan ini ada di momen sekarang dan saat ini dalam pikiran. Tidak peduli sudah berapa lama pola kebencian atau pun ketakutan itu telah kita simpan dalam pikiran, tetap saja itu adalah masa lalu. Saat ini ketika kita memutuskan memilih bagaimana cara kita berpikir, berkata dan berperilaku akan menghasilkan hari esok, minggu esok, bulan esok, tahun esok, dan masa depan yang berbeda. Pikiran ini benar-benar mencerahkan, perubahan sekecil apapun yang kita lakukan saat ini dapat membuat perbedaan yang besar untuk masa depan kita.

Jadi mari berhenti dari percaya bahwa ‘ begitulah aku’ ‘ memang sudah begini jalannya’, atau pun keyakinan-keyakinan salah yang ditanamkan pada kita saat masih kanak-kanak dulu, ‘jangan keluar malam’, ‘jangan percaya orang asing’ dan sebagainya. Tanamkan dalam diri dan kepala kita, bahwa ‘semua orang bersahabat’, ‘cinta ada di mana saja’, ‘uang datang dengan mudah’.. maka keyakinan ini akan menjadi cermin yang muncul menjadi pengalaman dalam hidup kita.

Ambil waktu untuk memperhatikan apa yang sering kita ucapkan, jika dalam sehari kata tersebut kita ucapkan lebih dari tiga kali, bisa jadi itu sudah menjadi pola kita. Setelah seminggu coba lihat, berapa banyak dari kata-katamu yang menjelma menjadi kenyataan hidupmu. Bersedia untuk mengubah pola kata tersebut, maka pola pikiran pun akan berubah. Dan perhatikan bahwa hidupmu pun mulai berubah.

Kekuatan dari kata dan pikiran yang menciptakan pengalaman. Kesadaran baru ini membawa Louise Hay pada pemahaman tentang hubungan antara pikiran dan problem fisik yang berhubungan dengan bagian bagian yang berbeda dari tubuh kita. Orang dapat berhenti menyalahkan hidup dan orang lain atas apa yang tidak benar dalam hidup dan tubuhnya. Kemudian mengambil tanggung jawab penuh dari kesehatan diri sendiri. Tanpa menyalahkan diri atau pun merasa bersalah, seseorang mulai melihat bagaimana menghindari penciptaan pola pikir dari penyakit di masa depan.

Buku ini menawarkan pola afirmasi pikiran baru untuk berbagai penyakit dan pola pikiran yang menjadi penyebabnya. Namun jika dipelajari secara keseluruhan, dapat dilihat bahwa sebagian besar kemungkinan penyebab berbagai masalah di tubuh kita adalah karena ketakutan dan kemarahan. Kemarahan bermanifestasi menjadi ketidak sabaran, terganggu, frustrasi, kritik, kebencian, cemburu, atau rasa pahit. Semua pikiran ini kemudian menjadi racun dalam tubuh kita. Saat kita berhasil memadamkan api yang membara, semua organ dalam tubuh akan kembali kepada fungsi nya.

Bangunlah keyakinan dalam hidup. Ingatlah bahwa alam ini selalu berkata ‘ya’ dan mendukung kita. Jika kamu berkata ‘ya’ pada kemiskinan, maka alam berkata ya dan mendukung kita untuk miskin. Kalau kamu berpikir tentang kemakmuran, maka alam juga akan mendukung keinginanmu. Jadi kita perlu berpikir dan percaya bahwa kita berhak untuk sehat. Menjadi sehat itu adalah hal alamiah. Seluruh semesta akan mendukung dalam kata ‘Ya’ untuk keyakinan ini.

Temukan penyakitmu. Renungkan dan investigasi sendiri, apakah ada bentuk ketakutan ataukah ini merupakan bentuk dari kemarahan? Bersediakah kamu melepasnya menggantinya dengan affirmasi positif? Cintai dirimu, dengan kontribusi besar bagi kesembuhanmu, dengan penyembuhan cinta. Bagaimana caranya mencintai dirimu? Berhentilah mengritik dirimu dan juga orang lain. Terima dirimu apa adanya. Puji dan hargai dirimu semampumu. Kritik menghancurkan semangat dari dalam. Pujian membangunnya. Sebagai permulaan, tataplah cermin sering-sering dan ucapkan : aku cinta kamu, aku benar-benar cinta kamu. Awalnya mungkin geli, tapi kemudian kamu dapatkan bahwa kamu dapat mengatakan itu dengan sungguh sungguh. Cintai dirimu sedapat mungkin, dan seluruh kehidupan ini akan memantulkan cinta itu kembali.

Tentu saja prakteknya ketika kita mulai mengubah pikiran dan kata-kata, itu juga berarti kita juga siap untuk meninggalkan pola-pola lama kita. Misalnya takut melepaskan masa lalu, yang termanifestasi dalam tindakan menumpuk dan menyimpan barang. Saat kita melepaskan ketakutan itu, berarti kita juga siap untuk berpisah dengan barang-barang tersebut. Kita menyiapkan tempat yang melegakan kita, dapat dihuni dengan nyaman. Saat itu terwujud, mungkin kita akan mendapatkan bahwa ‘konstipasi’ kita juga sudah pergi entah kemana.

Buku ini memberikan sebuah wawasan baru tentang kekuatan pikiran dan bagaimana manusia dapat menggunakan nya dengan maksimal. Sebuah harapan baru bagi mereka yang menderita penyakit-penyakit yang belum ditemukan obatnya.

 

Medan, 23 Oktober 2018

Mina Wongso

(Sebuah resensi Buku ‘Heal Your Body’ dari Louise Hay)

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

One thought on “Sembuhkan Badan Melalui Pikiran : Sebuah Resensi Buku”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.