Psikodrama adalah Terapi Individu dalam Setting Kelompok, dapat digunakan untuk Pasca Bencana


Selama ini kebanyakan terapi Psikologi dilakukan Individual, sementara beberapa waktu yang lalu banyak terjadi bencana di wilayah Indonesia, dengan banyak korban yang membutuhkan proses penanganan Psikologi. Apabila dilakukan secara individual tentu membutuhkan banyak Psikolog serta waktu yang relatif lama. Untunglah sudah ada PFA/Psychological First Aid (Penanganan pertama pada orang yang mengalami gangguan Psikologi), sehingga korban bencana cukup dapat ditangani lebih cepat. Meskipun demikian ada tindak-lanjut yang perlu dilakukan, untuk menangani permasalahan psikologis mereka. Nah,….. Psikodrama memberikan salah satu alternatif untuk solusi penanganan permasalahan psikologi pasca bencana yang proses terapinya dilakukan dalam setting kelompok.

Dari Wikipedia dipaparkan :

Psikodrama adalah Metode Tindakan (Action Method), sering digunakan sebagai psikoterapi, di mana klien menggunakan dramatisasi spontan, bermain peran, dan presentasi diri yang dramatis untuk mengungkapkan dan mendapatkan wawasan tentang kehidupan mereka.

Psikodrama dikembangkan oleh Jacob L. Moreno, Psikodrama mencakup elemen teater, sering dilakukan di atas panggung, atau ruang yang berfungsi sebagai area panggung, di mana alat peraga dapat juga digunakan. Terapi Kelompok psikodrama, yang dilakukan di bawah arahan psikodramatis berlisensi, memperagakan kembali kehidupan nyata, situasi di masa lalu (atau proses mental batin), melakukan semua itu di masa sekarang. Peserta kemudian memiliki kesempatan untuk mengevaluasi perilaku itu semua, merefleksikan bagaimana insiden masa lalu dimainkan di masa sekarang dan lebih dalam memahami situasi tertentu dalam kehidupan mereka.

Psikodrama menawarkan cara kreatif bagi individu atau kelompok untuk mengeksplorasi dan memecahkan masalah pribadi. Ini dapat digunakan dalam berbagai setting klinis dan berbasis komunitas, dan paling sering digunakan dalam setting kelompok, di mana anggota kelompok berfungsi sebagai agen terapeutik satu sama lain dalam drama yang ditetapkan.

Psikodrama bukanlah bentuk terapi untuk kelompok, melainkan merupakan psikoterapi individual yang dijalankan dari dalam kelompok. Ada “manfaat sampingan” yang mungkin dialami oleh anggota kelompok lainnya, karena mereka membuat hubungan dan wawasan yang relevan dengan kehidupan mereka sendiri dari psikodrama orang lain. Psikodrama paling baik dilakukan dan diproduksi oleh seseorang yang terlatih dalam metode ini, yang disebut direktur psikodrama.

……..

Selain itu Psikodrama juga dapat dilakukan ditempat yang terbuka, di halaman rumah, di teras, atau di lapangan. juga dapat diberikan dalam berbagai kelompok usia, baik homogen maupun heterogen. Cukup memastikan Ada 5 hal Pokok yang perlu ada dalam Psikodrama menurut Rebecca Walters, (5 Hal Pokok dari Psikodrama – Rebecca Walters) yaitu : Panggung (tempat bermain), Direktor/Sutradara(terapis), Kelompok, Protagonis, dan Pembantu Protagonis, maka proses terapi dapat dilaksanakan.

 

Terima Kasih

 

Retmono Adi

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

One thought on “Psikodrama adalah Terapi Individu dalam Setting Kelompok, dapat digunakan untuk Pasca Bencana”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.