Terapi Menulis #04 Lepas Jabatan


oleh Ayati Rini

Lepas sudah kepengurusan yang saya emban selama 15 bulan. Terhitung sejak November 2017, saya terpilih menjadi Ketua Umum sebuah organisasi dan tak lama kemudian, saya dihadapkan dengan situasi bencana dan mau tak mau waktu itu saya harus bertindak dan mengarahkan anggota-anggota saya untuk bergerak. Beberapa bencana telah saya hadapi; sebetulnya tidak banyak namun karena itu sebuah bencana, menurut saya itu banyak. Ya, kadar banyak dan sedikit memang relatif.

Saya pun mengabarkan kepada teman-teman grup ketua organisasi bahwa kepengurusan telah berganti, kemudian langsung meninggalkan grup-grup tersebut. Sebelum melaksanakan pergantian kepengurusan, saya pikir saya akan merasa sangat lega ketika telah melepas jabatan ini dan memberikannya kepada penerus. Namun ternyata tidak demikian. Tepat ketika LPJ saya diterima bersyarat dan Surat Ketetapan telah berakhirnya kepengurusan saya, justru perasaan saya berkembang aneh. Pertama, saya masih merasa terbebani karena ada utang-utang revisi LPJ dan lain-lain. Kedua, saya merasa sedih karena setelah ini pasti ada yang berubah. Ketiga, saya khawatir karena belum tahu akan menjabat apa dalam kepengurusan setelah ini.

Kekalutan saya rasakan pada waktu itu hingga meneteskan air mata di masa istirahat dari sesi rapat. Saya pun meninggalkan ruangan sejenak, mencoba meringankan kepala dengan cara yang mungkin kurang baik. Saya memilih untuk melukai diri saya sendiri dengan harapan dapat menyalurkan perasaan kalut dengan lebih cepat, sehingga saya bisa kembali melanjutkan rapat bersama dengan yang lain.

Perasaan sedih berkembang ketika saya berada dalam perjalanan pulang. Memori pada waktu awal dilantik, kenangan-kenangan pedih dan menyenangkan selama menjalani kepengurusan, dan hal-hal di luar organisasi berseliweran. Saya tidak yakin apakah saya merasa sedih karena merindukan masa-masa tersebut. Yang saya tahu, dada ini terasa sedikit sesak mengingat semua itu.

 

*Tulisan di atas merupakan proses konseling lanjutan. Dasar Pemikiran Terapi Menulis ini adalah  : 7 Teknik Mengolah (Shadow) Sisi Gelap Diri untuk Penyembuhan Luka Batin Masa Lalu

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.