Cerita Mawar #part 18 Caraku Menghibur Diri dengan Menulis


Aku hari ini mimpi lagi, aku mimpi melihat pendamping psikologisku sibuk bekerja, aku ingin bicara padanya namun tidak bisa, akhirnya aku pilih biar lihat saja kesibukannya. Aku bingung dengan alam bawah sadarku, apalagi yang terjadi sampai mimpi begini.

Kemarin malam aku juga mimpi bahwa aku mengobrol hangat, seru bersama dosen waliku dan bercerita segalanya. Aku bingung kenapa kok yang muncul itu sosok dosen waliku, padahal aku dekatnya dengan orang lain. Aku bertemu dosen waliku hanya sekedar say hi waktu papasan di lift kampus minggu lalu, itupun hanya satu kali.

Aku benci kalau mimpi karena badanku lelah sekali saat terbangun, dan aku jadi lebih mengantuk di siang hari jika dibanding tidur tidak mimpi, entah juga terkadang aku sakit kepala tiap terbangun. Aku bingung jika menggunakan analisis Freud, bagian mana yang ID, Ego,maupun Super ego.

Apa aku terlalu memikirkan script untuk pendamping psikologisku, maksudku pilihan topik yang urgent dan bisa direalisasikan, atau apa karena efek isi skala BDI pada logotherapy, atau hal lain lagi.

BDI itu aku dapat sebelum kelas psikodiagnostik 2 dimulai, isinya permohonan ijin dari seseorang bernama Sekian, mahasiswa magister profesi dari universitas Sekian, untuk mengisi skala (aku lupa kalimatnya) depresi pada logotherapy. Ya intinya melihat efektifitas begitu.

Moodku kacau, negatif sekali saat isi BDI karena ya tahu sendirilah aturannya adalah perilaku 2 minggu terakhir, dan memang 2 minggu terakhir aku kelelahan (gangguan tidur, makan tidak terkendali), Cuma aku bisa kontrol si untuk makan, yang sulit itu atur tidur karena aku tipe yang kalau lelah coba tidur sebentar misal 30 menit eh kelewat sampai keesokan harinya bahkan. Aku juga tahu kalau gangguan ini karena mood dan pikiranku, jadi kalau aku bisa kontrol, perilakunya aman.

Anehkah menurut Anda jika Anda ingin bertemu pendamping psikologis perlu membuat script dulu, isinya opsi masalah begitu? Aku merasa jika bertemu pendamping psikologisku malah buat stres, tambah kerjaan, karena perlu mikir masalah apa yang akan diangkat, tapi kalau gak ketemu si pendamping ini kepo dengan cara tanya ke orang lain akan kondisiku.

Alasanku tidak ingin bertemu pendamping psikologisku selain masalah script ada masalah lain berupa kemampuanku yaitu aku bisa melihat masalah bahkan inti masalah dan menjadi kompleks, dan aku juga bisa prediksi cara mengatasi masalah tersebut, hanya saja aku secara aksi mengatasi masalah tidak tekun karena efek mood, dan merasa masih ada waktu lain, biarin dulu saja.

Dalam skala pendamping BDI (aku lupa namanya) ada topik mengenai makna hidup, aku sebenarnya masih bingung makna hidupku, namun ada kalanya aku temukan bahwa makna hidupku sebagai penghibur kecil keluargaku, pelampiasan kisah gak jelas di keluargaku, dan mungkin aku sebagai secercah harapan bagi orang tuaku setelah kekacauan ekstrim jaman SMA (kakak putus kuliah, dan berdagang alkohol).

Aku paling benci topik secercah harapan, karena aku makin tertekan entah eusstres ataupun distress intinya hal ini berdampak pada imunku. Aku bahkan menghindari hal yang membuat aku mual dan throw-up seketika setelah makan. Aku juga kurang paham apa aku mengalami stress atau somatic related disorder (padahal somatic ini materi presentasiku minggu depan dan aku belum paham juga).

Cara aku menghibur diriku sendiri adalah melalui menulis ini, melihat daftar tugas, dan coba untuk ingat impianku. Tidak selamanya hal ini sukses menyingkirkan hal negatif yang terjadi, namun minimal sementara ini manjur, dan aku juga perlu untuk membuat variasi intervensi masalah agar tetap manjur, dan tidak menganggu kesehatan fisikku.

bersambung……

Sebut saja Namaku Mawar

*Tulisan di atas merupakan proses konseling lanjutan. Dasar Pemikiran Terapi Menulis ini adalah  : 7 Teknik Mengolah (Shadow) Sisi Gelap Diri untuk Penyembuhan Luka Batin Masa Lalu

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.