Sebuah Latihan untuk Melatih Kekuatan Interpersonal


Inilah cara untuk mengetahui seberapa kuat dirimu :

Pikirkan seseorang yang kau kenal; dan kemudian, setelah berpikir demikian, panggil orang itu dan katakan, “Hai, Aku sedang memikirkan kamu.” Untuk sedikit tambahan, ketika kau memikirkan orang itu, fokuskan pada beberapa hal kecil yang mereka lakukan, atau yang kau lakukan bersama….., atau sesuatu yang mereka mainkan, dll.

Dan kemudian ketika kau menelepon, katakan, “… dan aku ingat itu …” dan akhiri kalimat dengan apa yang kau pikirkan.

Ada hal-hal lain yang bisa kau katakan, tapi itu untuk lain waktu. Ini akan meledakkan pikiran (menginspirasi) mereka (dengan cara yang baik)! Ini karena banyak orang lupa bahwa ada yang tahu bahwa mereka ada, bahkan peduli.

Berada di dalam pikiran orang lain berarti lebih jelas hadir di dunia; rasa diri intuitif seseorang menjadi lebih besar. Itu bisa sangat kuat jika orang yang dipanggil merasakan tingkat ketidak-berartian, depresi, atau ketidakpastian.

Itu adalah tindakan yang benar-benar spiritual, karena menawarkan cara yang sederhana dan kuat untuk melaksanakan perintah suci: “Saling mengasihi.” Ya, oke, …tapi bagaimana?

Inilah satu cara yang sangat ampuh.

Sekarang jika kau belum “mendapatkan” betapa kuatnya itu, bayangkan ini:

Seketika orang itu memanggilmu, tiba-tiba, ….dan berkata kepada Anda, “Hai, aku baru saja memikirkanmu……” Wow! (Dalam permainan peran psikodrama atau terapi, teknik imajinasi itu disebut “pembalikan peran/role reverses.”) Kebanyakan orang yang melakukan ini menyadari dampaknya, mengakui bahwa dirimu berada dalam kesadaran orang lain.

Lanjutkan fantasi itu :

Bayangkan mereka kemudian berkata, “Ya, aku ingat bagaimana kamu (dan di sini mengisi beberapa memori bersama, mungkin sedikit hampir tidak penting, beberapa fragmen, jalan-jalan yang kau ambil, pengamatan lucu yang kau lakukan), dan, Aku tidak tahu, itu mengingatkan dengan beberapa hal terjadi dalam hidupku, dan saya pikir aku akan menelepon dan mengucapkan terima kasih ”, atau“… betapa aku mencintaimu. ”

Wah! Itu akan membuat kamu terjaga dan kesemutan selama satu jam, selama sehari, mungkin selama beberapa hari. Ini lebih kuat dari obat apa pun yang biasa kau minum. Cinta orang itu mengangkat (bahkan) dirimu juga! Wow! Itu kekuatan, temanku….

Sekarang, bangkitlah sedikit dan sadari bahwa meskipun orang itu sebenarnya tidak memanggil kamu dan mengatakan hal-hal yang bergerak itu, kau dapat memanggilnya dan mengatakan apa yang kau bayangkan, bahkan mungkin sedikit lebih lancar karena kau pernah berlatih sekali atau dua kali saja. Intinya, kamu memiliki kekuatan luar biasa.

Kami hanya sedikit menghargai betapa kesepiannya orang di dunia postmodern dan ter-fragmentasi ini. Bahkan mereka yang memiliki keluarga yang baik — tetapi keluarga itu mengalami beberapa tekanan:
– gangguan terus menerus oleh film-film adiktif-genik, televisi, permainan komputer, buku-buku komputer – tekanan terus-menerus untuk melakukan lebih banyak, keterlibatan masyarakat, klub yang menuntut waktu, dan juga faktor waktu yang diperlukan untuk menyetir, mengenakan seragam, sesudah mandi , atau apa pun …

– “budaya ketidakpuasan maksimal,” yang berarti bahwa apa pun yang kau lakukan, ada latar belakang industri yang menunjukkan bahwa kau belum cukup ambisius, berusaha keras, berusaha cukup keras…

…..dan seterusnya. Memikirkan itu semua sangatlah berat..

Aku pikir semua ini “menjangkau dan menyentuh seseorang” benar-benar terjadi hanya seperseratus dari jumlah yang dibutuhkan. kau bisa menjadi layaknya semut yang menyentuh antena, menyapa, membuat sedikit hubungan sosial yang memperluas identitas individu sebesar 25% atau lebih.

“Wow, aku bukan hanya seorang pecundang yang kesepian, seseorang mengenaliku!”

Kita seharusnya tidak meremehkan tingkat keterasingan secara umum, kebutuhan akan 50% atau lebih banyak angka dan kualitas “pukulan” yang terjadi dalam bidang hubungan antarpribadi, Ya, ….menjangkau dan menyentuh hati seseorang.

Temukan dan pelajari seberapa kuat dirimu dengan cara ini.

 

terjemahan bebas dari:

An Exercise of Interpersonal Power oleh Adam Blatner 
pertama kali di posting pada 6 September 2012

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

2 tanggapan untuk “Sebuah Latihan untuk Melatih Kekuatan Interpersonal”

  1. Kekuatan interpersonal ini mungkin akan jadi hal langka di kemudian hari. Saat hidup manusia didominasi oleh jaringan 5G, go food dan perdagangan online. Sosialisasi langsung menjadi hal yang mungkin tak dilakukan lagi. Kata kata manusia adalah mahluk sosial mungkin perlu didefenisi ulang. Ah..seram juga

    Disukai oleh 1 orang

    1. Aku memilih untuk melihatnya sebagai peluang, bahwa Kemampuan Interpersonal ini menjadi Penting di saat ini dan di kemudian hari. Karena secara kodrat manusia adalah mahkluk sosial, jika ia tidak bersosial ia akan binasa / tidak berjiwa (Robot, Zombie) tidak bisa lagi disebut manusia…..Ya,,,,seram sekaleeee

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.