6 Tanda Kematangan Emosi dan 7 Cara Meraihnya #01


Sering kali lingkungan menilai individu berdasarkan usia kronologis.

Jika Anda pernah bertemu seorang remaja dewasa sebelum waktunya, mengetahui seorang pria paruh baya berperilaku konyol/bodoh. Anda tahu bahwa usia tidak berhubungan dengan cara seseorang tampil di dunia.

Di  dunia ini, usia bukan garansi kematangan. Meskipun terdapat banyak contoh seperti ini dalam lingkungan sekitar kita. Kita cenderung percaya bahwa orang-orang harus “berperilaku sesuai usia”, dan terkejut ketika mengetahui mereka tidak melakukannya.

Apa yang sebenarnya kita bicarakan, dan apa yang dicari banyak orang ketika mencari hubungan sosial, apakah ada bukti bahwa ketertarikan cinta memiliki kedewasaan emosional. – dapatkah mereka mengurus komitmen yang dibutuhkan pada suatu hubungan?

Berikut adalah cara mengetahui apakah seseorang matang secara emosional:

1. Mereka menyadari tempat mereka di dunia.

Individu yang memiliki kematangan emosi dapat menempatkan diri di lingkungannya, memahami bias di lingkungan dan bertanggung jawab untuk apa yang mereka tampilkan di dunia.

Ini berarti bahwa jika mereka menjalani kehidupan istimewa, mereka mengakui hal itu dan memahami hak mereka di dunia.

Menurut psikoterapis Megan Bruneau, M.A. di Mind Body Green, tanda kunci kematangan emosi adalah “belajar untuk menumbuhkan kesadaran aktif terhadap bias dan prasangka ini, dan memeriksa bagaimana mereka dapat mempengaruhi keputusan dan tindakan kita.”

Individu yang memiliki kematangan emosi rendah berpikir bahwa dunia berputar di sekitar mereka dan merasa tidak perlu berubah.

2. Mereka mendahulukan Bertanya dan Kemudian Baru Berbicara.

Kedewasaan emosional menuntut orang untuk mendengarkan dan menerima lingkungan sekitar sebelum merespon dan bereaksi. Rob Pascale dan Lou Primavera Ph.D. mengatakan dalam Psychology Today bahwa orang-orang yang matang secara emosional “mampu mengendalikan impuls mereka dan tidak rentan terhadap ledakan emosi, dan tidak cepat marah.”

Jika Anda memiliki pasangan dalam suatu hubungan dan bertanya-tanya mengapa mereka panik mengenai apa yang anda katakan, melakukan sesuatu tanpa penjelasan, atau marah pada tindakan orang lain. Itu bukan karena mereka yang menyebalkan. Hal ini disebabkan oleh kematangan emosi yang kurang.

3. Mereka dapat menempatkan diri pada posisi Anda.

Jika Anda mencari seseorang untuk menjalin hubungan, buatlah empati yang tinggi pada daftar Anda tentang apa yang Anda inginkan dalam diri pasangan. Kemampuan seseorang untuk menempatkan diri pada posisi orang lain ini berarti mereka dapat memposisikan diri mereka, dalam situasi yang berbeda, memahami berbagai tantangan, dan bergaul dengan orang-orang selama masa-masa sulit.

Empati banyak berkaitan dengan kecerdasan emosional. Menurut Peg Streep dalam Psychology Today, “kemampuan Anda untuk mengetahui apa yang Anda rasakan, untuk secara akurat melabeli dan menyebutkan emosi yang berbeda dengan tepat, dan menggunakan emosi Anda untuk menginformasikan pemikiran Anda – akan membuatnya lebih mudah atau lebih sulit bagi Anda untuk berempati. ”

Empati tidak berarti bahwa mereka memiliki kehendak yang lemah, tetapi mereka dapat muncul dan terbuka kepada orang-orang di sekitar mereka dan mendukung seseorang dengan cara yang bermakna – jelas suatu sifat yang Anda inginkan dalam diri seorang rekan.

4. Mereka berani mengakui jika melakukan kesalahan.

Jika Anda ingin mengetahui apakah seseorang memiliki kematangan emosi? Anda dapat bertanya: dapatkah Anda mengakui bahwa Anda salah?

Jika mereka bertengkar dengan Anda tentang apakah mereka benar atau tidak, maka mereka tidak dapat mengekspresikan kedewasaan emosional.

Orang-orang yang perlu benar sering kali datang dengan beban emosional yang lebih banyak, sehingga dapat menurunkan hubungan.

Apa yang sering tidak kita sadari adalah bahwa orang yang memiliki keinginan untuk menjadi benar setiap saat tidak peduli apakah mereka benar, mereka hanya ingin orang lain memercayai sudut pandang mereka.

Jika Anda ingin mengetahui apakah seseorang dapat menjalin hubungan dan dapat menunjukkan kedewasaan emosional, cari tahu dimana orang tersebut berani mengakui jika melakukan kesalahan.

5. Mereka dapat meminta bantuan jika membutuhkan.

Kedewasaan emosional berarti Anda dapat mengenali kapan Anda berada di luar kemampuan Anda dan perlu bantuan.

Ini mungkin datang dengan sangat mudah kepada Anda, terutama jika Anda dapat mengakui ketika Anda salah atau Anda bisa menjadi rentan di sekitar orang lain.Tetapi bagi mereka yang kurang memiliki kematangan emosi yang sepenuhnya berkembang, menganggap bahwa meminta bantuan bisa menjadi tanda kelemahan.

Faktanya, itu adalah tanda kurangnya kedewasaan mereka. Mereka mungkin ingin tampil kuat dan mandiri, tetapi orang-orang yang tidak dapat meminta bantuan tidak matang secara emosional dan tidak dapat terlibat dalam suatu hubungan dengan cara yang membawa kolaborasi dan kepercayaan.

Menurut Elite Daily, mengakui bahwa Anda salah adalah tanda bahwa Anda adalah seorang pemimpin yang hebat dan memiliki karakter yang kuat.

6. Mereka dapat menunjukkan kepada dunia bahwa mereka rapuh

Kerapuhan adalah batas terakhir bagi manusia. Kita semua susah payah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita tidak sempurna, pada saat semua orang mengharapkan orang lain menjadi sempurna – berdasarkan profil media sosial dan gambar-gambar selfie 

Ada rasa takut untuk menunjukkan kepada dunia siapa diri kita sebenarnya.

Jika Anda mencoba mencari tahu apakah seseorang matang secara emosional atau tidak, gali kemampuan mereka untuk menjadi rapuh.

Kerapuhan adalah tanda kedewasaan emosional yang memberi tahu Anda apakah seseorang dapat menangani hubungan, jujur, terbuka, dan otentik.

Menjadi rapuh memungkinkan Anda untuk berkomunikasi dengan lebih jujur dan lebih jelas mengekspresikan kebutuhan Anda sendiri, sesuatu yang penting untuk membangun kepercayaan dengan orang lain, menurut Pascale dan Primavera di Psychology Today.

…. bersambung ke  6 Tanda Kematangan Emosi dan 7 Cara Meraihnya #02

 

diterjemahkan oleh :

Reyna Ayu E

Terjemahan bebas dari :

6 signs of emotional maturity (and 7 ways to get there yourself) oleh

 

 

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

3 tanggapan untuk “6 Tanda Kematangan Emosi dan 7 Cara Meraihnya #01”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.