Naruto adalah Tontonan dengan Banyak Kebijaksanaan Pelajaran Hidup


Iruka mengajariku … bukan untuk menilai orang berdasarkan reputasinya tetapi dengan kepribadian mereka.

Haku mengajariku … bahwa tidak ada yang baik atau jahat ketika aku melindungi orang yang aku cintai.

Neji mengajariku … bahwa jika aku meninggalkan harga diriku, aku dapat mengubah nasibku.

Rock Lee mengajariku … kerja keras itu mengalahkan bakat.

Kakashi mengajariku… bahwa kerjasama tim dan persahabatan berdiri di atas aturan.

Hinata mengajariku … bahwa cinta patut diperjuangkan.

Sai mengajariku … bahwa hidup tanpa perasaan tidak bermanfaat.

Sakura mengajariku … bahwa kelemahan adalah pilihan, bukan alasan.

Gaara mengajariku … betapa kesepian bisa sangat menyakitkan dan bagaimana cinta dapat mengubah seseorang.

Nagato mengajariku … bahwa balas dendam dan kebencian hanya menyebabkan lebih banyak balas dendam dan kebencian.

Asuma mengajariku … betapa pentingnya merawat generasi berikutnya.

Shikamaru mengajariku … bahwa kadang-kadang aku bahkan harus melakukan hal-hal yang paling merepotkanku.

Mungkin Gai mengajariku … bahwa tidak masalah apa yang orang lain katakan mengenai diriku.

Minato dan Kushina mengajariku … bahwa cinta orangtua mengalahkan segalanya.

Sarutobi mengajariku … bahwa masalah harus diselesaikan dengan kebaikan alih-alih dengan kekerasan.

Sasuke mengajariku… bahwa aku seharusnya tidak hanya bermimpi tentang banyak hal tetapi benar-benar mencapainya.

Itachi mengajariku…. bahwa terkadang aku harus berkorban demi kebaikan yang lebih besar.

Tsunade mengajariku … untuk tidak pernah meninggalkan yang hidup untuk orang mati.

Jiraiya mengajariku … bahwa aku tidak boleh melepaskan keyakinanku pada kemanusiaan dan harapanku akan kedamaian.

Obito mengajariku… bahwa tidak ada kata terlambat untuk kembali ke jalan yang benar.

Madara mengajariku … bahwa perdamaian bukanlah kedamaian tanpa kebebasan.

Dan Naruto … yah, semua tahu bahwa Naruto banyak memberi pelajaran. tetapi yang paling penting adalah: apa pun yang terjadi dalam hidupku …

Aku tidak akan pernah menyerah.

PERCAYA ITU!

 

*Aku terjemahkan bebas dari komentar James Do di instrument Sadness and Sorrow oleh Taylor Davis

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.