Mengisi Ice Breaker di Ulang Tahun Pernikahan, Pengalaman Praktek Psikodrama di Solo


Berikut Pengalaman dari salah satu peserta Psikodrama yang mempraktekkan untuk mengisi Ice Breaking dalam acara ulang tahun pernikahan.

Ini video saat kelompok sel gereja, hari Jumat 18 okt 19 pkl.19.30 an

Seminggu sebelumnya, pasutri Bpk/Ibu Handoko meminta rumahnya untuk ketempatan komsel, karena sekalian perayaan ulang tahun pernikahannya.

Saya diminta mengisi ice breaker nya, ya sudah saya minta peserta bawa slayer ya…..

Jum’at depannya sesudah pujian, ice breaker dimulai.
Karena temanya tentang ultah pernikahan saya hanya siapkan pertanyaan : Hal terindah selama pernikahan.

Para anggota kelompok sel berdiri, saya menyuruh pasangan pasutri untuk berdiri terpisah berhadapan dengan anggota komsel lain. Anggota komsel terdiri dari Bu Paini, Bu Pur, Bu Atun, Mbah Min, Ibu Tiar dan Pak Mardono. Saya suruh memilih siapa yang mau di beri syal  Pak Handoko atau Bu Handoko.

Pilihan terbanyak di Bu Handoko, maka syal yang ada di Pak Handoko (hanya 2 syal) saya berikan ke Bu Handoko, lalu saya tanya seperti di video di atas: Momentum paling membahagiakan selama di pernikahan

Hasilnya : ternyata Bu Handoko menyebutkan hal yang sederhana, naik motor butut berdua, dengan bulan purnama menyinari, maka para anggota komsel menerima tugas sebagai bulan purnama, rumah, motor , kabel motor, tiang lampu dan angin sepoi-sepoi.

Setelah berperan mereka menyadari bahwa peran sebagai bulan, rumah, motor, kabel motor, lampu penerangan , angin sepoi merupakan refleksi diri masing-masing.

Mereka sangat terkesan akan hal ini, demikian juga saya, yang hanya bermodalkan tema : Apa hal yang paling membahagiakan dalam pernikahan, bisa mengungkap momentum “sederhana” tapi paling berkesan bagi Bu Handoko, bahkan Pak Handoko pun tidak pernah tahu hal yang “sederhana” tersebut membahagiakan istrinya.
(Bukan liburan ke tempat yang mewah, atau dapat rumah baru, mobil baru dst)

Di sisi lain para pasutri menemukan kebahagiaan bahwa situasi yang sederhana dapat menciptakan kebahagiaan.

Luar biasa pak , Psikodrama membuat kebahagiaan tercipta di komsel kami.

Walau modal nekat saja dampak Psikologisnya kuat, kebahagiaan menular di komsel kami saat itu, sampai selesai sekitar jam 21

Jam 22. Masih ada pesan di WA masuk dari Bu Handoko yang menyatakan terimakasih atas ice breaker nya yang luar biasa.

 

*oleh Pak Mordekhai Von dari Solo.

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

One thought on “Mengisi Ice Breaker di Ulang Tahun Pernikahan, Pengalaman Praktek Psikodrama di Solo”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.