Bagaimana Menumbuhkan Engagement pada Millennial dengan Psikodrama


Mengutip Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru yang mengklarifikasi perihal teknologi dalam pendidikan :

Banyak persepsi yang salah, menurut Nadiem, karena dengan dirinya menjadi menteri, maka semua akan diganti dengan aplikasi. “Saya cukup lucu dengan itu,” katanya. Nadiem memberikan klarifikasi bahwa pendidikan adalah apa yang terjadi dalam dua ruang, yaitu di kelas, murid dan guru, serta di rumah, orang tua dan anak.

“Itu kuncinya. Teknologi tidak akan mungkin bisa menggantikan koneksi itu. Karena pembelajaran terbaik itu adanya koneksi batin kuat dan bisa timbul rasa percaya,” turur Nadiem. (dapat dibaca Nadiem Makarim Sampaikan 5 Fokus Utama kepada DPR )

Koneksi Batin yang kuat yang dapat menimbulkan rasa saling percaya, dapat disetarakan dengan 3 Hubungan dalam Psikodrama, yaitu, Hubungan Personal, Hubungan Interpersonal, dan Hubungan Transpersonal.

Ketiga jenis hubungan ini selalu selaras, jika salah satu rusak maka keduanya juga turut memburuk. Begitu juga sebaliknya jika kita dapat memperbaiki salah satu hubungan tersebut maka keduanya juga akan membaik

Pertama
Psikodrama secara umum melatih untuk Membangun Hubungan yang lebih baik dengan diri sendiri (Personal). Belajar mengenali emosi dan menerimanya serta mengelola dengan baik. Belajar menerima Masa Lalu dengan lebih positif sehingga lebih berani dalam menjalani kehidupan. Belajar berani melihat Masa Depan dan membantu membangun semangat dalam mewujudkannya. Pada bahasan ini Psikodrama melatih mengatasi permasalahan Psikologis.

Kedua
Psikodrama juga melatih untuk Membangun Hubungan yang lebih baik dengan Orang Lain (Interpersonal). Belajar mengenali bahasa non verbal, mendengarkan apa yang tidak terkatakan, sehingga dapat mengenali perasaan orang lain, sebagai pondasi menjalin hubungan baik dengan orang lain. Selain itu dilatih dapat menerima perbedaan orang lain dan mengenali kemampuan orang lain. Hal ini jika dikombinasikan dengan kemampuan dalam mengenali kemampuan diri sendiri akan dapat menjalin kerjasama yang sinergi. Pada bahasan ini  Psikodrama melatih mengatasi permasalahan sosial, membangun Engagement dengan orang lain.

Ketiga
Psikodrama melatih untuk Membangun Hubungan yang lebih baik dengan Sesuatu yang Lebih Besar, (Transpersonal). Belajar mengenali bahwa ada batas dari manusia, namun tetap yakin bahwa itu dapat dilampaui dengan bantuan kekuatan dari-Nya. Belajar lebih mengenali bahwa ada Sesuatu Energi yang tersedia tanpa batas, yang dapat digunakan untuk kehidupan yang lebih baik. Pada bahasan ini Psikodrama melatih mengatasi permasalahan Spiritual.

Ketiga bahasan di atas dilatih dengan diawali warming up, Kesadaran Tubuh. Belajar mengenali tubuh dan menggerakkan, mengekplorasi gerakan gerakan baru, melatih otot otot siap melakukan yang terbaik bagi kesehatan mental. Juga menyadari Tubuh juga memiliki bahasa (alat komunikasi non verbal). Bahasa Tubuh diri disadari serta melatih kepekaan dalam membaca bahasa tubuh orang lain. Mengolah Rasa diri dan menangkap rasa orang lain yang nampak dalam gerak tubuh. (teknik Sculpture dapat digunakan).

Selanjutnya masih dalam tahap Warming Up, untuk mengolah rasa diri dan menangkap rasa orang lain (empati) dapat dilakukan dengan Sosiometri. Teknik mengukur hubungan sosial yang dikembangkan oleh Moreno untuk membangun Hubungan Sosial. Berterima kasih, Memberi Maaf atau Mengenal lebih jauh, beberapa tema yang dapat dilakukan dengan Sosiometri.

Jika sudah menunjukkan ada rasa, peserta sudah berani jujur mengungkapkan perasaannya, dapat dibawa masuk ke Tahap Action. Diawali dengan pemilihan Protagonis, dengan teknik Sosiometri. Seseorang yang diminta kesediaannya menceritakan tentang dirinya. Dan kemudian ceritanya dipertunjukkan (Show) dijadikan Drama spontan dibantu oleh peserta yang lain menjadi Pembantu Protagonisnya. Cerita yang didramakan dapat tentang Masa lalu, masa depan, atau permasalahan yang sedang dihadapinya, baik permasalahan batin maupun permasalahan sosialnya. Dengan kombinasi teknik Sculpture, Teknik Role Reversal dan teknik Mirorring, Protagonis diajak melihat dramanya sendiri. Dalam keadaan Surplus Reality ini, Protagonis dibawa hingga mampu merasakan Syukur akan hidupnya.

Tahap selanjutnya Integrasi, seluruh peserta diajak merefleksikan pengalamannya dalam drama spontan tadi. Peserta diajak menemukan hubungan peran yang dilakukan dengan pengalaman pribadinya dan disharingkan. Dimulai dari Protagonis mengungkapkan perasaannya dan pengalaman baru yang didapatkan pada tahap action tadi. Dilanjutkan Pembantu Protagonis yang terlibat dalam Dramanya dan akhirnya ke penonton hingga seluruh peserta sharing perasaan dan pengalaman barunya (insight yang didapat)

Setelah menjalani proses ketiga tahap dalam Psikodrama, perlu waktu sejenak bebas peserta istirahat saling berinteraksi. Biasanya peserta menjadi lebih akrab dan merasa lebih bebas menjadi dirinya sendiri, saling menghargai dan peduli. Engagement tercipta, jika peserta ada kesamaan minat akan terus berhubungan dan akan terjalin suatu hubungan yang relatif lama.

Keseluruhan proses membutuhkan durasi sekitar 6-8 jam, atau seharian penuh minimal. Jika masih ada waktu sehari lagi dapat dilakukan teknik Kwadrad agar semua peserta merasakan menjadi Protagonis. Diusahakan peserta 20 orang atau kurang agar dapat lebih mendalam dan setiap orang memiliki waktu yang cukup dalam mengungkapkan dirinya.

Proses ini dapat dilakukan di indoor maupun outdoor dengan menseeting tempat agar memungkinkan, dengan memenuhi 5 hal pokok yang harus ada dalam Psikodrama.

Terima Kasih semoga bermanfaat.

Yogyakarta, 25 November 2019

Retmono Adi

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.