Psikodrama Tidak Perlu Bikin Skenario, Spontan Saja!


Beberapa waktu yang lalu ada kelompok mahasiswa yang mengikuti psikodrama. Mereka mengikuti psikodrama demi bakal presentasi tentang Psikodrama di kelasnya. Sebelum mereka bermain psikodrama hari ini, mereka berpikiran bahwa Psikodrama adalah memainkan drama  dengan membuat skenario, terlebih dahulu.

Sebagai praktisi saya tidak mempermasalahkannya,  Psikodrama dilakukan dengan menggunakan Skenario mau pun tidak. Namun demi kemudahan dalam pemahaman, terutama bila dipakai dalam dunia akademis, maka perlu dibedakan bahwa ketika menggunakan Skenario, proses terapi itu disebut dengan Drama Therapy dan skenarionya biasanya sudah teruji reliabilitas dan validitasnya, atau disusun oleh Ahlinya (Terapis Drama).

Sementara Psikodrama dilakukan dengan spontan, proses terapinya mengolah spontanitas ini. Banyak teknik-teknik dalam Warming Up-nya, untuk membawa suasana yang Spontan.  Dari suasana spontanlah proses terapi dimulai (tahap Action). Memang untuk itu dibutuhkan kemampuan kreatif, dan wawasan yang luas terhadap berbagai pendekatan Psikologi, Budaya, Filsafat, Bahasa, serta kemampuan membaca simbol dan metapora. Tentunya pengalaman berkecimpung dalam dunia drama/teater, baik sebagai aktor maupun sutradara sangatlah membantu.

Tambahan untuk pengetahuan saja, mengenai perbedaan istilah Psikodrama dengan Sosiodrama. Perbedaannya pada fokus tujuannya.

Psikodrama bertujuan dalam perubahan Individunya, intervensi Individunya dilakukan dalam setting kelompok, sementara Sosiodrama  bertujuan pada perubahan kelompok itu, atau situasi sosialnya.
Teknik atau metode, dan strateginya relatif sama, prosesnya dengan tahapan Warming Up, Action, Integration (baca Tahapan Psikodrama).

Sosiodrama bisa dilakukan dengan spontanitas mengikuti cara Psikodrama, atau dilakukan dengan menggunakan Skenario yang telah disiapkan mengikuti cara Drama Therapy. Fokus utamanya pada tujuan perubahan kelompok atau situasi sosialnya.

Yogyakarta, 26 Januari 2020

Retmono Adi

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.