How to Manage Energy dalam Proses Workshop dengan cara Psikodrama.


Energi adalah rasa pengerak, dalam hal ini aku setarakan dengan istilah Impuls. Aku mendapatkan sebuah pemahaman dari Kelas Akting yang diselenggarakan oleh Komunitas Salihara Jakarta, dan difasilitasi oleh Iswadi Pratama, seorang Sutradara dari Teater Satu Lampung.

Beliau mengungkapkan bagaimana proses yang terjadi pada diri Aktor. Seorang aktor wajib memahami dan menyadari Impuls nya, sebagai dasar dalam berakting di atas panggung. Aktor perlu mengetahui dari mana Impuls tersebut berasal. Selanjutnya perlu juga memahami impact, tujuan, dampak dari tindakannya. Sehingga menjadi penting dalam mengekpresikan Impuls sesuai dengan kebutuhan.

Aktor dilatih agar mampu mengelola Impuls ini, berapa kadar yang perlu ditunjukkan dalam Acting, dalam bentuk apa emosi perlu ditampakkan. Misalnya, Aktor diminta menyadari Impuls marah, namun tuntutan peran ekspresinya tersenyum lalu menangis. Tersenyumnya seperti apa, dan tangisannya bagaimana, didasarkan pada tuntutan peran. Energinya perlu dikelola agar tercipta sesuai proporsinya.

Stimulus –> Impuls — > Acting — >Contact

Dari kemampuan aktor dalam mengelola energi, yang nampak dari aktingnya, itulah yang akan mempengaruhi penonton. Rasa yang ada dari aktor menyentuh rasa penonton.

Seorang Fasilitator Psikodrama menggunakan cara ini. Ia menyadari Rasa, Emosi, (impuls)-nya, dan mengelola energi yang ada dalam dirinya untuk mempengaruhi energi setiap peserta. Kesadaran rasa ini, dimunculkan dalam aktingnya, bergerak, berbicara untuk apa dan bagaimana, serta seberapa proporsinya menjadikan pelatihan lebih power full.

Emosi berfungsi untuk memandu kita untuk bertahan hidup dan bertumbuh. Emosi akan memfokuskan perhatian kita dan memotivasi kita menuju suatu tindakan tertentu. Karena setiap emosi memiliki tujuan.

Misalnya sukacita. Sukacita akan memfokuskan perhatian kita pada suatu peluang, dan memotivasi kita untuk melakukan lebih banyak dari apa yang kita bisa atau biasa kita lakukan. Kita merasakan sukacita ketika kita merasa punya arti, dan tujuan dari emosi sukacita ini adalah untuk memberi tahu kita bahwa hal itu adalah hal-hal yang baik, yang harus kita cari.

Sebaliknya kemarahan, yang adalah tanda bahwa jalan kita terhalang, akan memusatkan perhatian kita pada ancaman dan memotivasi atau mendorong kita untuk berjuang melalui rintangan yang ada. Memang emosi yang satu ini dapat digunakan secara destruktif, tetapi juga dapat memberi kita energi untuk menemukan solusi untuk masalah yang sifatnya urgen.

Yang menarik, Tuhan mengijinkan semua jenis emosi itu ada dalam diri kita. Kita membutuhkan semuanya. Tuhan menghendaki adanya keseimbangan dalam hidup kita, juga dalam emosi kita.

Misalnya kita mengalami emosi negatif seperti rasa takut dan marah. Emosi-emosi ini juga penting untuk kesehatan mental kita, yang akan membantu kita mengevaluasi pengalaman kita dengan cara yang positif. Emosi negatif adalah hal yang alami dan karenanya penting untuk tidak kita tekan agar tidak muncul ke permukaan tanpa kita sadari. Kita sadari emosi negatif itu, dari mana hal itu datang, kita terima kita ekspresikan sesuai proporsinya di tempat dan waktu yang memungkinkan, sehingga efek destruktifnya munimal, atau malah dapat menjadi efek konstruktif, misalnya dikemas dalam humor atau bercanda. Selain itu perlu juga dipahami seseorang yang hanya mengalami emosi positif saja akan memiliki risiko menjadi puas diri dan mengabaikan masalah yang sebenarnya juga penting. (dari berbagai sumber yang aku lupa,……~~~ Maaf ya,….)

.

Contoh dalam Praktek 

Emosi atau Rasa, atau Impuls adalah Energi pengerak

Stimulus — Impuls — Acting — Contact

Aku minta peserta mengungkapkan, apa harapan selama mengikuti proses dan setelah proses ini selesai. Ungkapan mereka menjadi stimulus bagiku, yang berasal dari luar diriku.  Aku hubungkan dengan rencana teknik yang telah kususun, kemampuanku dan waktu yang ada, ini menjadi stimulus dari dalam diriku.

Ada perasaan yang muncul dalam diriku, setelah mendengar harapan peserta, takut, minder, senang, yakin, kecewa, atau malah sedih, prihatin atau peduli. Emosi yang muncul tidak tunggal, ada beberapa. Hal ini kusadari dan kuterima, kuanggap ini Impuls. Aku olah rasa ini menjadi dasar penggerak tindakanku.

Akting apa yang akan aku lakukan, aku bertindak dan berbicara serius untuk membuat kelucuan.  Maksudnya aku tampil serius dalam usahaku memenuhi harapan mereka dengan gaya melucu, dengan tujuan agar memancing tawa. Teknik masuk, pemilihan kata, tindakan yang aku lakukan, naik kursi, eksplorasi tubuh, juga kulakukan dengan tujuan memancing keberanian peserta melakukan hal hal yang tidak biasa. (Psikodrama adalah Eksplorasi Tindakan)

Contact, nya, aku harapkan terjadi kelucuan. Seringnya aku gagal dalam usaha ini. Aku mengakuinya dan aku ungkapkan bahwa aku sedang berusaha melucu dan minta maaf karena tidak lucu. Sementara dalam usahanya memancing keberanian melakukan hal baru sering berhasil.

Apa reaksi, emosi yang muncul dari peserta,..senang , haru sedih, kecewa, yang dapat ditangkap dari proses sharing sehabis melakukan tindakan, menjadi stimulus baru bagiku. Stimulus ini menjadi Impuls baru sebagai dasar aktingku,..begitu seterusnya proses, stimulus,`~>impuls,~> acting ~>kontak, ~>stimulus, ~> impuls,~> Acting…..

Proses timbal balik yang saling mempengaruhi, Energi tersalur merata dalam orkestra di bawah arahan sutradara (Directur) Psikodrama. Demikianlah proses mengelola energi dalam workshop dengan mengunakan Psikodrama. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Yogyakarta, 28 Januari 2020

Retmono Adi

 

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.