10 Cara Tetap Sehat dan Bahagia oleh Iip Fariha


Ini bukan urutan, ini hanya kunci-kunci sehat atau tips yang mudah-mudahan cocok dan salah satunya bisa anda praktekan secara rutin sebagai teknik healing untuk menjaga kesehatan mental anda. Dalam 10 hari ini, sesungguhnya sudah kita bahas secara bertahap. Saya akan ulang lagi secara umum, terutama bagi yang baru bergabung agar mendapatkan gambaran yang utuh :

1. Tetaplah aktif, bergerak; bekerja, olah raga, body movement, lari sekitar halaman rumah, senam pagi, bersih-bersih rumah. Cari juga informasi yang akurat, mendukung pada hal-hal yang memberdayakan anda, dalam bentuk kegiatan yang positif. Mungkin kita punya inisitif yang baik untuk membantu orang lain juga, menjadi bagian dari masyarakat yang terlibat memberi edukasi atau mendukung upaya pemerintah. Pasti ada sesuatu yang bisa kita kerjakan bukan?

2. Selalu spontan dalam menghadapi situasi yang ada. Spontan bukan reaktif atau impulsif. Spontan mengetahui bahwa kita perlu inisiatif bergerak melakukan sesuatu yang prioritas dan take action. Saat ini yang paling prioritas adalah kesehatan, ketercukupan gizi dan keamanan dari terpapar virus. Waspada tapi tidak panik atau reaktif. Mungkin juga spontan mengajak orang untuk selfhealing, berbagi kisah dan saling menguatkan.

3. Latih kesadaran diri, be self awareness. Sadari apa yang dirasakan, apa yang dipikirkan. Apakah perasaan itu valid, apakah ada alasan di balik itu semua, apa yang telah dilakukan untuk menghadapinya. Apa yang diperlukan. Tuliskan, buatlah jurnal. Bila perlu bicarakan dengan orang lain, untuk mendapatkan dukungan dan reframing terhadap masalah yang ada. Bangun hal-hal yang positif dan mendukung pada peningkatan imunitas tubuh, kesehatan mental dan rasa tenang namun tetap dalam kendali rasional.

4. Mindfullness , tetaplah terhubung dengan diri sendiri. Tinggalkan atau diet dengan informasi-informasi yang tidak terlalu penting, terutama tentang Covid-19 yang membuat makin cemas, tinggalkan medsos atau batasi grup yang tidak membuat kita berdaya atau makin panik, terutama yang sering memposting hoax, berita aneh-aneh. Jangan terus terkoneksi dengan dunia lain, tapi tengoklah diri sendiri dalam kondisi tenang dan rileks.

5. Bangun hubungan dengan keluarga, perbaiki komunikasi, saling dukung, saling memaafkan. Pergunakan waktu bersama dalam aktivitas yang berkualitas. Bikin ritme baru, agenda bersama, belajar dan memperbaiki relasi yang sebelumnya mungkin kurang harmonis. Bangun emotional support di keluarga masing-masing.

6. Membangun ulang hubungan dengan orang-orang. Cari kawan dan keluarga yang terpisah, yang pernah terlupakan, yang pernah musuhan atau karena kesibukan. Sapa dan tanyakan kabarnya, saling doakan, saling memaafkan. Bangun empati melalui medsos, telepon untuk saling menguatkan. Cari komunitas yang mendukung dan tinggalkan yang menciptakan masalah lebih sulit. Bila mampu bantu orang lain yang tak berdaya untuk menghadapi wabah ini. Cari peluang usaha baru, saling tolong menolong dengan lingkar pengaruh yang berbeda.

7. Berkaryalah, kreatif. Cari cara-cara baru untuk tetap bisa bekerja, tetap produktif, mengerjakan kembali hobby lama, melukis, memasak, belajar internet, bikin video, berkebun, dsb. Sibukkan diri anda dengan kegiatan produktif dan positif. Pikirkan cara-cara kreatif mengurangi beban anda, baik secara fisik, mental, finansial, dll

8. Be meaningful; cari hikmahnya dari semua kejadian ini, Tengoklah ke dalam diri anda yang paling dalam, makna hanya bisa kita temukan bila kita merenungkannya. Sisihkanlah waktu anda untuk merenung. Dan waktunya sangat banyak, karena anda kini lebih luang. Tuliskanlah minimal 20 hal yang menurut anda berharga, dan patut anda syukuri dalam situasi ini. Fokuslah pada hal-hal positif yang anda temukan.

9. Ciptakan rasa humor. Cari film kocak, buatlah meme, berbagi kisah lucu dari pengalaman masa lalu, atau simpan postingan konyol tentang corona dari grup sebelah, bagikan pada keluarga, tertawalah bersama-sama. Humor menyehatkan mental anda.

10. Tingkatkan spiritualitas; waktunya makin mendekat pada Tuhan, berdoalah, lebih sering mengkaji kitab suci, cari nasehat agama, kuatkan keyakinan anda dan perbaiki keimanan dan berbuat baiklah pada sesama. Kuatkan harapan bahwa Tuhan memiliki rencana yang baik, melindungi makhlukNya, menciptakan virus dan cara menghadapi nya juga. Bahwa kita diberi kemampuan untuk melewatinya. Bahwa semua ini akan baik pada akhirnya, selalu ada harapan dengan bersabar dalam setiap usaha yang sudah dilakukan, diikat dengan rasa pasrah diri dan tawakal.

Maka semua orang bisa belajar untuk menebarkan semangat dan energi positif ini pada orang lain. Mari berbagi, karena kita saling peduli. Silakan juga bagikan gagasan ini pada orang lain.

Tetap semangat dan selalu ada harapan bahwa esok hari akan lebih baik.

Bandung, 1 April 2020

Iip Fariha

*tulisan ini dishare pertama kali di group WhatsApp #IndonesiaBahagia

Lanjutan dari Tanggapan Kasus, Selamat Tinggal Covid-19, Mari Tetap Sehat dan Bahagia

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

2 tanggapan untuk “10 Cara Tetap Sehat dan Bahagia oleh Iip Fariha”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.