Jangan Putus Asa Kala Dalam Derita,…… Sebuah Refleksi Diri


Don’t get lost in your pain, know that one day your pain will become your cure.”
– Rumi

Banyak kejadian2 yg ga mengenakkan, traumatic, yg terjadi dari kecil sampai beberapa waktu lalu.
Ada satu titik di waktu itu aku membatin, bertanya pada Tuhan.
Ya Tuhan, kok ga habis2, bisa pause dulu kira2 bentar, aku butuh bernapas bentar, aku kecapean mengolah rasa mulu, emotionally exhausted, aku pengen at ease, tenang, & merasakan enak dulu bentar.

Begitu dapat moment ‘at ease’, ga ada kejadian2 painful, aku nikmatin, karena moment at ease bagiku adalah hadiah dari sang Maha untuk dinikmati dan itu enak bgt, apalagi pas sendirian di kamar, diam & nikmatin fase jeda, pause, bernapas. I really like it.

Satu waktu i’m having this inner dialogue, bertanya, merenung,
Apa kejadian2 ga mengenakkan, menguras emosi, traumatic itu, perlu aku alami, & aku olah, & aku butuhkan sebagai bahan pembelajaran kali itu, pada waktu itu, bahan mengolah diri, & bekalku untuk tugas berikutnya.

Krna mereka adalah soal ujian, sekaligus pengetahuan, bekal, obat, dan sekaligus gift untukku berdasarkan peran & tujuan aku diciptakan di muka bumi ini, soul purpose. Misi jiwaku, untuk dapat dijalankan, aku memerlukan & membutuhkan kejadian2 itu sebagai bahan belajar, aku membutuhkan masuk dan mengolah perasaanku berkali-kali, melatih diriku di malam2 yg gelap, pekat, sunyi, sepi, melatih keterampilanku menari bersama hujan dan badai, & saat aku mampu mengolah pain2 yg dikasih dalam hidupku, dapat aku gunakan untuk menjalankan peranku, & untuk orang2 lain yg membutuhkan atau mengalami hal yg serupa, sekedar berbagi, tempat persinggahan, sebelum kami melanjutkan perjalanan lagi dan pertemuan dengan hal yg baru lagi.

Bila ternyata kejadian2 tidak mengenakkan, traumatik itu adalah guru-guruku, pembelajaranku, gift ku, and also my cure.
My healing gift.

*Bercerita melalui gambar,
Teman seperjalananku, inspirasiku.
*Asosiasi bebas, menulis, mengalir bebas.
Shooting sentences in the air freely.

Hai diriku, dan diri-diriku di raga yg lain, aku mengasihimu.

Makassar, 20 April 2020.

Muslimah Salam

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.