4 Langkah Sederhana untuk Belajar dengan Cepat Kemampuan Baru


Sebenarnya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh keterampilan baru ?

Banyak orang mengatakan sekitar 10 000 jam belajar,

Wow lama bingit, itu dapat disamakan dengan kerja fulltime selama 5 tahun, jadi malas untuk belajar!

Perlu diketahui bahwa 10 000 jam itu untuk mencapai level expert, ahli, dan melakukan layaknya profesional handal.

Namun apakah untuk belajar ketrampilan yang baru butuh selama itu?

Sebenarnya untuk bisa melakukan sesuatu yang baru dari hal yang sama sekali tidak kita kuasai, cukup 20 jam saja!

Hambatan utama bukanlah kecerdasan melainkan emosi, seperti pernyataan :

Aku tidak punya waktu luang lagi! (karena kesibukan kerja, dan atau urusan rumah tangga )

Apakah ini nyata ?

Pada kenyataannya itu hanyalah perasaan subyektif, secara realita tidak benar,  namun emosi yang dirasakan benar dan nyata. Oleh karena itu kebanyakan kita yang menyatakan hal tersebut akan melakukan tindakan berdasarkan keyakinan “emosi” tersebut.

Maka yang utama adalah memiliki mental yang positip. Kita mengganggap bahwa diri kita cukup mampu untuk melakukan sesuatu itu. Misalnya belajar bahasa, naik sepeda, renang, bermain gitar atau ketrampilan yang lebih komplek, seperti berbicara di depan umum, memimpin rapat, dll. cukup fokus pada latihan 20 jam awal saja. Selanjutnya tinggal mempraktekkan terus menerus, makin lama pastilah makin mahir.

Berikut 4 langkah sederhana yang perlu dilakukan :

  1. Membongkar Ketrampilan atau kemampuan baru itu, Tentukan ketrampilan atau kemampuan baru apa yang ingin dikuasai. Buatlah hal itu menjadi langkah langkah sederhana yang dapat segera dilakukan dengan mudah.
  2. Belajar secukupnya dan segera praktekkan serta bangun sikap reflektif dengan berani mengoreksi diri. Kita dapat belajar dari berbagai hal, internet, buku orang lain, seminar seminar, namun penting segera praktek, boleh salah, makin banyak salah main banyak belajar. Berani untuk jujur pada diri sendiri dan belajar dari kesalahan yang telah dilakukan.
  3. Singkirkan segala sesuatu yang mengganggu atau menghambat. Fokuskan pada latihan dan praktek. Hal yang yang mengganggu seperti televisi, game, media sosial dan aktivitas lain yang menarik lainnya yang menjadikan kita lupa untuk latihan dan praktek.
  4. Latihan (praktekkan) paling tidak 20 jam. Ini waktu yang cukup untuk menghilangkan perasaan aku bodoh, aku tidak mampu, aku tidak bisa. Pemikiran yang menghambat untuk belajar ketrampilan atau kemampuan baru. Ya, 20 jam cukup untuk membuktikan bahwa aku telah mencoba dan mampu melakukan ketrampilan itu. Selanjutnya tinggal menjaga pola tindakannya. Dengan berjalannya waktu, jam terbang akan bertambah dan kemampuan akan meningkat.

Memang mudah secara teori.

Tahukah hal itu akan jadi lebih menyenangkan saat dipraktekkan ?

Semoga bermanfaat.

Diadaptasi secara bebas dari youtube  : The first 20 hours — how to learn anything | Josh Kaufman | TEDxCSU

Yogyakarta, 27 Agustus 2020

Pelajaran yang dapat diambil : Berdasarkan paparan diatas, aku punya keyakinan bahwa untuk belajar Psikodrama juga cukup 20 jam saja, setara dengan pelatihan atau mengikuti workshop 4 hari, selanjutnya tinggal mempraktekkan sesering mungkin.

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.