Psikologi yang Mempertimbangkan Budaya dalam Keluarga


Berdasar pengalamanku memfasilitasi Workshop Psikodrama, dan praktek konseling, aku menemukan pola yang menarik. Pola yang dapat dijadikan dasar untuk memahami pola perilaku psikologi individu. Khususnya Individu dengan latar budaya etnis budaya tertentu. Individu yang tumbuh dari budaya yang kuat memiliki pola pola perilaku tertentu berdasarkan interaksi yang terjadi berdasar budaya yang diyakini.

Dari cerita yang didramakan dalam proses Psikodrama saat di Medan. Protagonis seorang perempuan, berasal dari desa  dan dibesarkan dalam budaya keluarga Batak, Ia merasa kurang diprioritaskan dalam pengembangan diri (sekolah), saudara laki-lakinya yang diprioritaskan dan Protagonis wajib memahami situasi tersebut. Permasalahan yang diungkap dalam dramanya menjadi tentang perjuangan untuk mendapatkan pengakuan dari keluarga. Aku berani menuliskannya karena Protagonis sendiri yang mengungkapkan latar permasalahkannya dalam cerita hidupnya itu.

Aku juga tertarik bagaimana ya yang terjadi  untuk Pola Keluarga Jawa, namun apakah dapat menemukan protagonis yang saat mengungkapkan cerita hidupnya, Ia menuturkan latar belakang masalahnya berdasar budaya atau adat istiadat Jawa yang diyakini keluarganya? Kupikir tidak tepat juga jika kesimpulanku hanya berdasar dari keluargaku sendiri, atau dari aku melihat dari pola interaksi dari tetanggaku. Selain perlu metode riset yang tepat, juga budaya “Jawa” yang bagaimana?

Pola Keluarga Tionghoa, juga menarik dan spesifik, terutama yang telah lama hidup di kota besar, seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar, atau kota kota besar lainnya di Indonesia. Kebanyakan Klien yang aku dapatkan malah yang laki laki. Apakah hal ini ada hubungannya dari Budaya dalam keluarga Tionghoa, khususnya yang berada di kota kota Indonesia ?

Tentu masih perlu kajian yang lebih mendalam dengan dukungan riset akademis yang memadai.

Silahkan jika ada yang berminat terhadap Psikologi Budaya, sebuah ruang yang terbuka dan kesempatan besar, karena Indonesia memiliki banyak budaya.

Sebenarnya aku juga menemukan pola (pikir) perilaku tertentu dari Keluarga yang berlatar Agama. Silahkan dieksplorasi, ini juga menarik jika dapat dikaji dan dipertanggungjawabkan secara Ilmiah dapat menjadi sumbangan bagi khasanah Psikologi Indonesia.

Aku meyakini bahwa tiap budaya dan juga agama pastilah bertujuan demi kebaikan, namun demikian cara dan interaksi yang terjadi tidak selalu seperti yang diharapkan. Nah dengan pemahaman latar budaya atau dan agama akan didapatkan pola pola tertentu. Pola-pola tersebut dikaji dan direfleksikan untuk dijadikan pengetahuan, demi mencegah perilaku yang dapat menyebabkan gangguan psikologis atau kondisi yang tidak diharapkan tersebut.

Yogyakarta, 25 September 2020

Retmono Adi

#pedulipsikologi.

Penulis: retmono

.....Psikolog yang menyenangi Drama/Teater, Psikodrama ...demi kehidupan yang lebih baik,.....mari belajar, dan saling berbagi.....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.