Ide Menulis Muncul dalam Perjalanan #Tips Menulis


Awalnya diniatkan untuk mengetahui bagaimana prosedurnya dalam mendapatkan Kartu Prakerja. Aku langsung saja mendaftar dan mengikuti arahan yang ada. Perlu fokus dan konsisten terus maju, akhirnya aku lolos mendapatkan Kartu Prakerja. 

Aku mendaftar pelatihan yang memang aku butuhkan, yaitu kelas menulis kreatif non fiksi. Aku ingin meningkatkan kemampuanku menulis untuk meningkatkan penyebaran Psikodrama dan menawarkan kegiatan pelatihannya.

Ternyata, Program Kartu Prakerja didukung oleh sistem pembelajaran yang bagus, baik itu konten maupun metodenya. Kontennya seperti yang aku butuhkan dan metodenya menarik serta mudah dipahami.

Dari situ ada satu hal yang ingin aku bagikan tentang menulis kreatif non fiksi ini. Aku merasa punya banyak ide, namun hanya beberapa yang akhirnya menjadi tulisan, banyak ide yang terlintas dan hilang begitu saja. Bagaimana mensikapinya agar tulisan dapat tercipta?

Ideku muncul ketika dalam perjalanan, baik itu naik motor, naik mobil atau pun naik kendaraan umum. Kali ini setelah lulus dari pelatihan kreatif writing, ada disarankan agar setiap ide di catat. Saat  perjalanan pulang ke semarang ada beberapa ide muncul salah satu idenya menulis topik ini.

Ternyata tiap orang memiliki cara tersendiri dalam mendapatkan ide dan mampu membuatnya menjadi tulisan. Waktu untuk menulis tiap orang juga berbeda, ada yang pagi, ada yang menjelang tidur, bahkan ada yang dini hari. Disarankan untuk segera menulis kalau memang ingin menjadi penulis dan usahakan ada waktu dan tempat yang relatif konsisten karena menulis perlu kondisi yang mendukung (situasi dan kondisi ini juga relatif untuk tiap orang).

Secara umum proses menulis dimulai dengan mengumpulkan ide, yang dapat muncul setiap saat. Ide ini sebaiknya segera ditulis secepatnya. Selanjutnya mencari bahan pelengkap untuk kejelasan ide itu, agar menjadi utuh dan jelas. Pengumpulan bahan bisa dilakukan dengan membaca buku, browsing internet atau observasi dan wawancara. Satukan semua itu dalam tulisan secepatnya, abaikan saja alur dan tata bahasanya.

Jika dirasa sudah cukup bahan yang terkumpul, baca ulang untuk membuat alurnya jelas dengan urutan standard,yaitu pembukaan, isi, penutup dan manfaat. Baca ulang beberapa kali lagi (2-3 kali) untuk memastikan alurnya sudah baik serta tata bahasanya juga sudah sesuai. 

Langsung upload saja tidak perlu menunggu lama atau mencari saat yang tepat. Percayakan saja pada sistem algoritma yang ada di internet, dan segera membuat tulisan lagi.

Bila ternyata tulisan kita kok jarang ada yang membaca, karena tidak masuk di halaman pertama mesin pencarian. Hal ini masalah lain yang perlu juga diatasi, nanti saja ketika kita sudah relatif memiliki irama yang konsisten dalam menulis. Aku sendiri sedang membangun irama menulis ini, sehingga baru nanti akan belajar SEO, yang penting sekarang menulis dulu dan berusaha membuat tulisan yang bermanfaat bagi orang lain.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih.

Yogyakarta, 28 November 2020

Retmono Adi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.