Apakah akan Muncul Agama Baru ?


Bertemu dengan orang yang mengaku sebagai trainer atau motivator, banyak kesamaan materi yang disampaikan, bahkan yang menarik gaya dan caranya pun mirip. Mereka menggugah motivasi orang orang agar tergerak karena uang, dengan kata lain mengajak untuk kaya raya.

Mereka menawarkan ritual, jalan menjadi sukses dan menunjukkan bahwa jalannya yang paling baik, paling benar, paling cepat untuk Kaya Raya sebagai syarat untuk bahagia.

Nonton film dewa-dewa Mesir kuno, memiliki “agama” yang mirip ditawarkan jaman sekarang bahwa untuk mencapai Nirvana harus memberikan harta dunia. Jadi orang hidup harus kaya, agar matinya masuk surga.

Ada kesamaan dari kedua hal yang sepertinya bertentangan, yang satu mengejar harta dunia untuk bekal ke surga, yang lain langsung mengejar bekal ke surga dengan keyakinan bahwa harta dunia akan datang dengan sendirinya. Keduanya ingin Kaya di dunia dan mati pasti masuk surga, seperti sangat sederhana.

Menjadi lucu, menurutku, hal yang sederhana itu menjadi komoditi yang laris manis, dan akhirnya menjadikan trainer atau motivatornya mendapatkan bayaran, menjadi kaya, dan yakin memiliki kapling surga. 

Para motivator ini mengutip ayat-ayat dari para pendahulu yang telah sukses, kaya, dan dengan mampu menghafal maka diyakini hidupnya sukses sama dengan para ahli kata-kata itu.

Sementara ada pesaing yang langsung mengambil dari ayat-ayat kitab suci agama, dengan menghafal saja maka dipastikan dapat kapling di surga. Banyak yang percaya, juga.

Padahal kata-kata itu dapat dicari sendiri, dari internet, atau buku, atau kitab suci. Namun orang-orang lebih suka membeli dari “ahli” kata-kata itu.

Langsung saja bahwa kata telah menjadi Komoditi yang dapat diperdagangkan. Padahal kata dapat dipunggut dimana saja, kapan saja, ….kalau orang-orang tersebut bersedia mencari dan berani mengambilnya.

Kali ini pun aku merangkai kata-kata,..semoga ada yang mau membeli *eh

Tidak,….!

Tolong ingatkan aku jika aku menjual kata-kata. Aku hanya mengajak bermain kata-kata, dengan harapan dapat bergembira bersama. Bukankah esensi dari bermain adalah semua bergembira?

Jika hal ini mengenai Kata, maka Tuhan dapat dianggap Sebuah Kata.

Wow ini dapat menjadi Agama baru.

Apa namanya?

Mengingat bahwa tiap milineum membawa angin perubahan mendasar bagi dunia dan permasalahan manusia. Aku tidak begitu yakin akan muncul agama baru itu. Kemungkinan hanya tradisi lama dilakukan dengan cara baru.

Kata temen yang penting adalah kemasannya, Isinya bisa sama.  Ibarat jualan minuman botol. Jika botolnya nampak bagus ya bakal laku dan mahal.

Pikirku dalam hati, 

“Ini mau jualan Kata atau Botol ?

Kata dimasukan ke botol….*ups, mungkin akan laku juga di pasar saat ini.

Kalau laku hasilnya untuk beli kata atau botol ? Halah!

Satu tanggapan untuk “Apakah akan Muncul Agama Baru ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.