6 Konsep Dasar Psikologi Transpersonal


Psikologi transpersonal adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang mengintegrasikan aspek spiritual dan transendensi pengalaman manusia menggunakan kerangka psikologi modern. Beberapa ahli menganggap psikologi transpersonal juga didefinisikan sebagai “psikologi spiritual” walaupun beberapa ahli psikologi di Indonesia membedakan kedua hal tersebut. 

Transpersonal didefinisikan sebagai “pengalaman dimana kesadaran diri atau identitas diri melampaui (trans) individu atau pribadi untuk mencapai aspek-aspek yang lebih luas dari umat manusia, kehidupan, jiwa, atau kosmik”. Transpersonal juga telah didefinisikan sebagai “perkembangan yang melampaui batas-batas individual”.

Hal-hal yang dibahas dalam psikologi transpersonal menyangkut spiritual, pengembangan diri, diri yang melampaui ego, pengalaman puncakpengalaman mistikkerasukan, krisis rohani, evolusi spiritual, praktik-praktik spiritual, dan pengalaman hidup yang tersublimasi serta tidak umum. Psikologi transpersonal berupaya menggambarkan dan mengintegrasikan pengalaman spiritual dalam teori psikologi modern serta merumuskan teori baru untuk menjelaskan pengalaman tersebut.

Psikologi transpersonal telah membuat beberapa kontribusi dalam bidang akademik, studi tentang pembangunan manusia, kesadaran dan spiritualitas. Psikologi Transpersonal juga telah membuat kontribusi untuk bidang psikoterapi  (tentunya juga, Psikodrama) dan psikiatri.

Caplan, menyampaikan bahwa kelahiran psikologi transpersonal, menyatakan :

Walaupun psikologi transpersonal relatif baru sebagai disiplin ilmu dengan dimulainya publikasi The Journal of Transpersonal Psychology pada tahun 1969 dan pembentukan Asosiasi Psikologi Transpersonal pada tahun 1971, disiplin ilmu ini ditarik dari pengetahuan mistis kuno yang berasal dari berbagai tradisi.

Psikolog transpersonal berusaha mengintegrasikan kebijaksanaan abadi dengan psikologi Barat modern, dan menerjemahkan prinsip spiritual menjadi pengetahuan yang ilmiah lewat bahasa kontemporer. Psikologi transpersonal mengarah pada spektrum yang penuh dari perkembangan psikospiritual – dari luka dan kebutuhan yang terdalam kearah krisis eksistensial dari umat manusia, menuju kapasitas kesadaran yang tertinggi

Menurut Jhon Davis Ph.d (Dosen psikologi transpersonal di departemen metropolitan state college Denver) ada 6 konsep dasar psikologi transpersonal:

1. Pengalaman Puncak

Pengalaman puncak, yakni istilah yang mula-mula dipakai oleh maslow. Ia bermaksud meneliti pengalaman mistikal serta pengalaman-pengalaman lain pada keadaan kesehatan psikologis yang optimal, tetapi ia merasa bahwa konotasi-konotasi keagamaan dan spiritual akan terlalu membatasi. Oleh karena itu mulai menggunakan pengalaman puncak sebagai istilah yang netral. Penelitian tentang pengalaman puncak telah mengidentifikasi frekuensi, factor-faktor pemicu, factor-faktor psikososial, yang berkaitan dengannya, dan konsekuensi dari pengalaman puncak.

2. Transenden Diri      

Transendensi diri, yakni keadaan yang disitu rasa tentang diri meluas melalui defenisi-defenisi sehari-hari dan citra-citra diri kepribadian individual bersangkutan. Transendensi diri mengacu langsung akan suatu koneksi, harmoni atau kesatuan yang mendasar dengan orang lain dan dengan alam semesta.

3. Kesehatan Optimal 

Kesehatan optimal, yang melampaui apa yang dimungkinkan dalam pendekatan-pendekatan lain dalam psikologi. Kesehatan jiwa biasanya dilihat sebagai penanganan yang memadai dari tuntutan-tuntutan lingkungan dan pemecahan konflik-konflik pribadi, namun pandangan psikologi transpersonal juga memasukan kesadaran, pemahaman diri, dan pemenuhan diri.

4. Kedaruratan Spiritual      

Kedaruratan spiritual, yakni suatu pengalaman yang mengganggu yang disebabkan oleh suatu pengalaman (atau ‘kebangkitan”) spiritual. Pada umumnya, psikologi transpersonal berpendapat bahwa krisis-krisis psikologis dapat menjadi bagian dari suatu kebangkitan yang sehat dan bahwa kejadian-kejadian itu tidak selalu merupakan tanda-tanda psikopatologi.

5. Spektrum Perkembangan     

Spektrum perkembangan, yakni suatu pengertian yang memasukkan banyak konsep psikologi dan filsafat kedalam kerangka transpersonal. Secara filosofis, model ini adalah contoh dari filsafat perennial. Pandangan ini mengisyaratkan adanya tingkatan-tingkatan realitas dari tingkat material melalui tingkat yang berturutan mencakup sifat-sifat  dari tingkat-tingkat sebelumnya bersama-sama sifat-sifat yang muncul.

6. Meditasi Mindfulness      

Meditasi, yakni berbagai praktek untuk memusatkan atau menenangkan proses-proses mental dan memupuk keadaan transpersonal. Sama seperti conditioning merupakan metode kunci dalam behaviorisme, interpretasi serta katarsis merupakan metode kunci dalam psikoanalisa, maka meditasi adalah metode kunci bagi metode psikologi transpersonal.

 

Sumber 

Wikipedia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.