Coretan Lama 19; Berdialog dengan Diri Sendiri


Berdialog

Setahun belakangan ini

banyak hal

yang mungkin sulit

untuk kutuangkan

dalam bentuk tulisan ataupun lisan.

Semakin ke sini,

semakin kusadari

bahwa tidak semua orang bisa

menangkap dengan tepat

apa yang ingin kita sampaikan.

Pun kusadari

bahwa tidak semua orang

siap secara mental,

secara emosi untuk bersedia

menjadi pendengar yang baik

atas segala keluh kesah

atau bahkan

cerita bahagia kita.

Mungkin hanya segilintir orang

yang betul-betul bersedia

menjadi pendengar

yang baik sekaligus

yang dapat memahami

setiap maksud dengan tepat.

Kini tak akan lagi

kupaksakan untuk menjelaskan.

Tidak perlu kepada banyak orang,

cukup kepada

yang benar-benar bersedia mendengar

dan

dapat memahami dengan tepat.

Kalau tidak bisa,

barangkali akan kubagi

dengan diriku sendiri.

Barangkali juga,

menyulam bisa menjadi

salah satu mediaku

untuk berkontemplasi.

Untuk mendengarkan isi hati

yang sebenar-benarnya.

Untuk berdialog dengan diriku sendiri

tanpa ada interupsi,

bisa dengan ditemani

secangkir teh atau kopi.   

 

Kartasura 20 November 2019  

Qanifara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.