Belajar menjadi Diri Sendiri dari Film Marvel End Game, Iron Man


Aku meyakini bahwa film yang baik dibuat dengan persiapan dan riset yang sungguh sungguh, sehingga terlihat seperti kehidupan nyata. Tiap karakter tokohnya dibangun dari dinamika psikologis yang “sewajar” mungkin. Dalam arti diusahakan mendekati kenyataan dinamika psikologi manusia. Maka dari itu aku banyak mengambil pelajaran dari film-film yang bermutu untuk praktek Psikodramaku.

Aku tertarik pada akhir dari perjuangan para Avengersber dalam film Marvel End Game. Kali ini karakter Iron Man yang menjadi Pahlawan. Iron Man gugur, mengorbankan diri, tidak memakai topeng besinya. Tony Stark pahlawan itu yang juga Iron Man.

Mari kita refleksi ke belakang, melihat kembali film film sebelumnya tentang Iron Man. Kekuatan super yang diunggulkan darinya berasal dari Besi besi yang menutup seluruh dirinya. Bahkan identitas aslinya pun tertutup oleh besi itu.

Topeng dan baju besi lambang pertahanan diri, dan menjadi senjata untuk mengalahkan musuhnya. Dunia hanya mengenal Iron Man, tidak ada yang mengetahui identitas aslinya, Tony Stark. Hal ini karena Iron Man juga menutupi identitas dirinya.

Berjalan bersama dengan perjuangannya, Iron Man perlahan membuka diri, berani menjadi diri sendiri. Iron Man menyatakan kepada dunia, dirinya yang sesungguhnya. Siapa orang yang berada dibalik topeng dan baju besi itu, yaitu Tony Stark. Lebih tepatnya Tony Stark lah yang berani jujur kepada dirinya, berani membuka identitas dirinya pada dunia. Perlu dicatat juga bahwa keberanian mengakui identitas sesungguhnya ini dibantu dan didukung oleh orang lain.

Setelah Tony Stark membuka jati dirinya, ia menjadi mampu memberi kontribusi lebih pada dunia. Ia mengembangkan topeng dan baju besinya itu sehingga orang lain juga mampu menggunakan topeng dan baju besi untuk melindungi dunia. Ia juga berkolaborasi dengan Avangers lainnya. Akhirnya dengan sepenuh jiwanya ia mampu mentuntaskan tugas utamanya dalam melindungi dunia.

Pelajaran yang dapat kuambil untuk Psikodramaku, adalah Manusia kebanyakan berusaha (berperan) menunjukkan kekuatan, keahlian, kehebatan dengan menutupi jati dirinya dengan mengunakan topeng peran. Topeng peran ini dapat berupa jabatan, profesi, gelar akademik, garis keturunan, sertifikat-sertifikat keahlian dan identitas kolektif (suku, ras, agama, alumni, organisasi. dll).

Sementara tanpa sadar mengingkari jati dirinya, karena merasa pada diri yang sesungguhnya adanya hanya kelemahan, atau mudah terkena serangan yang dapat menyakitkan. Semakin kuat topeng itu semakin ia merasa tidak yakin akan dirinya. Untuk itu perlu bantuan atau dukungan orang lain agar seseorang berani menunjukkan identitas aslinya.

Bila seseorang telah berani menunjukkan dirinya yang sejati, ia akan mampu menunjukkan kekuatan aslinya. Kekuatan yang lebih hebat dan lebih mampu berkontribusi. Bahkan ia akan lebih mampu juga mengoptimalkan kekuatan topeng-topengnya. Topeng-topeng itu dapat memberi dampak besar. bukan hanya sekedar melindungi diri atau untuk kepentingan diri sendiri.

Keterbukaan diri itu membuat seseorang jadi lebih mudah berkolaborasi dengan orang lain, ditambah dengan motivasi kerelaan berkorban demi kehidupan yang lebih baik, jadilah ia pahlawan yang sesungguhnya.

Jadi seorang pahlawan itu diawali dengan berani menjadi diri sendiri, membuka hati dan pikiran untuk berkolaborasi dengan orang lain serta memiliki motivasi rela berkorban untuk kehidupan yang lebih baik.

Silahkan temukan juga pelajaran dari karakter tokoh-tokoh lain di film Marvel ini (Konseling dengan Proyeksi Diri pada Film Avengers Endgame ) atau film yang bermutu lainnya. Jadi film bukan hanya sebagai hiburan semata, melainkan dapat menjadi sumber inspirasi untuk hidup yang lebih baik.

 

Yogyakarta, 18 Februari 2021

Retmono Adi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.