Penerapan Psikodrama untuk Rehabilitasi ODGJ, Konsultasi lewat WhatsApp


Shalom. Selamat sore Mas Adi. Saya Rani, psikolog Samarinda, pernah ikut pelatihan psikodrama Mas Adi di kampus Untag. Mau berkonsultasi, Mas tentang psikodrama

Ya,..gimana?

Mas Adi, permisi konsultasi via WA ya mas.
Saya sekarang kerja di RSJ, mas. Saya ada rencana mau adakan kegiatan Dinamika Kelompok di pasien rawat inap, salah satu sesinya dengan psikodrama. Apakah mas Adi ada saran atau pernah berkegiatan dengan pasien ODGJ mas?

Aku belum pernah,.. kecuali dengan Caregiver, dan dengan yang sudah dapat bersosialisasi (meski masih minum obat). Kalau kelompok semuanya ODGJ belum, kecuali dengan komunitas Bipolar di Bandung.

Saya rencana nanti kerjasama dengan rehabitasi psikososial, jadi pasiennya yag sudah kooperatif dan rujukan psikiater, jadi dipilih begitu, mas

Jika kelompoknya dapat bersosialisasi (meski dalam kendali obat) sebaiknya tidak dilakukan sendiri, Pastikan ada lebih dari 2 tenaga profesional kesehatan mental (psikiater atau Psikolog) dan tetap perlu disiapkan tenaga perawat (penjaga) jika terjadi emosi tak terkendali. Ini saja sih saranku.

Siap mas Adi. Nanti saya ada teman psikolog 1 orang. Rencana jumlah pasien kurang dari 8 dan ada perawat pendamping.

Ok sip, mantap. Warming up diperbanyak dan isi dengan kegiatan yang menggembirakan, selanjutkan arahkan untuk bermain drama ke masa depan.

Warming Up Ini yang salah satunya peran jadi pohon itu ya mas?

Ya, itu teknik sculpture (menjadi patung, pohon dll) ada lagi teknik yang lainnya yang dapat dilakukan dalam tahap Warming Up ini yaitu , Sosiometri, lokogram, spektrogram. Ada beberapa bacaan untuk refresh kalau mau?

Boleh sekali mas Adi. Akan sangat membantu untuk saya refresh

Ini ada beberapa link yang dapat dikunjungi, 

3 Tahapan Utama dalam Psikodrama dan Sedikit Catatan Tambahan
5 Hal Pokok dari Psikodrama – Rebecca Walters
Psikodrama dan Bibliodrama pada Rekoleksi Siswa-siswi SMP
Teori Psikodrama ( 2 ) – Isu isu Lebih Lanjut – Adam Blatner, M.D.
15 Aturan Dasar sebagai Panduan bagi Praktisi Psikodrama oleh Zerka T. Moreno
Apa itu Psikodrama, Pengantar Psikodrama oleh Marcia Karp

Terimakasi mas Adi referensinya.

Mas Adi, apakah ada saran untuk waktu pelaksanaan psikodrama? Apakah ketika pasien setelah minum obat atau sebelum?

Aku tidak dapat memberi saran sehubungan penggunaan obat, hal ini juga karena aku belum pernah secara langsung mempraktekkan, namun dengan spirit psikodrama,..eksplorasi saja,..sekalian untuk bahan kajian, pengaruh (minum atau tidak ) obat dalam proses Psikodrama. Tentu akan labih baik jika dikonsultasikan dengan Psikiaternya.

Siap mas Adi. Berarti lebih fokus fun dan masa depan ya, Mas

Ya,..dan perlu juga ditentukan tujuan khusus dalam tiap sesinya, misalnya untuk Kestabilan Emosi atau kemampuan sosial tertentu, self acceptance, atau apa pun, agar ada arah kerja teamnya,
meskipun pasti akan muncul insight lain yang diluar rencana.

Terutama emosi masa lalu ya mas

Tepat sekali, hati hati sehubungan dengan emosi masa lalu (kejadian traumatis) malah akan dapat memicu retrauma.

Nah, untuk antisipasi ini bagaimana ya mas?

Sebaiknya tidak tergesa2 ungkap masa lalu, makanya ciptakan hal hal yang menggembirakan dan fokus pada masa depan atau pengendalian emosi saat ini saja.

Baik mas. Bagaimana bisa eksplorasi potensi juga ya mas?

Boleh juga. Namun apabila kau telah memahami resikonya silahkan coba model ini. Aku beri link pengembangan teknik psikodrama untuk Trauma Healing yang aman. 

Terapi Spiral Model (TSM) adalah Pengembangan Psikodrama untuk Penanganan Trauma yang Aman

Kalau ini saya panggil Mas Adi aja sebagai pakar 🙂 

Siapa saja kalau sudah Psikolog, aku yakin mampu hanya perlu kreativitas dan pengendalian suasana emosi, agar perlahan lahan saat peserta memasuki emosinya dan dapat berhenti jika belum siap.

Harus peka ya mas dan timing yang pas

ya, benar sekali! Aku juga belum berani jika sendirian, kecuali pesertanya banyak Psikolog, atau aku didampingi 2 Psikolog/Psikiater jika melakukan Trauma healing secara kelompok. ini ada pengalaman peserta Trauma Healing yang menuliskan dinamika psikologisnya. Kebetulan ia juga mahasiswa S2 Psikologi, jadi dinamikanya dipaparkan dengan jelas. 

Catatan Dinamika Emosional “Bermain” Psikodrama

Waktu itu pesertanya mahasiswa Psikologi, dan aku ditemani oleh salah satu dosen mereka. Jadi ya relatif aman karena mempunyai back up. Jam terbang sangat menentukan untuk proses terapi kelompok ini.

Perlu tim solid juga ya Mas untuk teknik ini.

Cukup jam terbang, dan Psikolog atau yang memang sudah berwenang melakukan terapi psikologi dan memahami kode etiknya. Tentu jika team solid akan lebih lancar.

Saya baru mau merintis mas, mau coba yang teknik sederhana di pasien. Karena terutama di pandemi, pasien tidak banyak kegiatan, sehingga bosan, hanya aktivitas rutin di dalam ruangan tertutup.

Bagus itu dan akan lebih menarik bila diberikan tujuan bersama, misalnya nanti pentas seni shg kumpulnya (proses terapinya) ada tujuan atau dikemas dalam bentuk latihan utk pentas (teater, drama, musik, baca puisi, menyanyi, menari,.dll)

Ooo jadi ada hasil kegiatan ya mas yg bisa disajikan. Luas juga ya mas aplikasi psikodrama

Ya,..dengan catatan tujuan utamanya adalah terapi dan pentas adalah sarananya. Hal ini untuk mengurangi tekanan beban teknis dan artistik, bahwa pentas harus sukses. 

Mas Adi, saya bisa tolong dibantu untuk mengingat kegiatan di sesi ini (Sosiometri, Lokogram, spektrogram) yang seperti apa ya mas?

Contoh penerapan Sosiometri, aku kirimi linknya ya?

Berlatih Berani Jujur dalam Proses Psikodrama dengan Teknik Sosiometri Lokogram
Sosiometri dalam Psikodrama untuk Team Building

Berarti sangat fleksibel ya mas untuk memberi titik tambahan ketika ada peserta yg ingin pilih 2 titik itu. Bahkan ada pilihan untuk tidak memilih. Dan semua itu bisa dimaknai lewat sharing

Yoiiii

Saya akan baca-baca dan ini sangat2 membantu.
Terimakasih banyak Mas Adi. Mohon ijin nanti kalau saya butuh konsultasi lagi ya, Mas 🙏🏻
Sangat mencerahkan.

Siap laksanakan,…tetap semangat ya,..dan ingat dalam Psikodrama, Boleh Salah, makin banyak salah makin banyak belajar, tidak pernah salah tidak pernah belajar,…🙏🙏🙏👍👍👍

Siap Mas Adi. Siap berproses. Siap berkarya. Matur nuwun sanget nggih,

Sami sami

≈≈≈≈≈

Demikian percakapan ringan via WhatsApp yang terjadi pada Hari Jumat, 12 Maret 2021. Semoga bermanfaat.

Retmono Adi

2 tanggapan untuk “Penerapan Psikodrama untuk Rehabilitasi ODGJ, Konsultasi lewat WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.