Awalnya Curhat, Akhirnya Termanifestasi dalam Bentuk Puisi


Sepertinya aku pernah merasakan rasa sakit hati
entah itu putus, ditolak atau
bahkan hanya sekedar tidak jadi berpacaran
Tapi entah kenapa
baru kali ini aku merasa sesakit ini

Baru kali ini tertidur lama
Tapi saat tersadar hanya ingin tertidur kembali
Alih-alih merasa segar malah merasa ingin menangis
Hanya ingin lari tapi entah kemana
Terus berteriak seakan-akan kau mendengar
Kukira kau tujuanku

Kenapa aku tidak bisa menghapuskanmu
Padahal aku tau kau tak akan lagi berada disini
Semua yang kulihat terbayang dirimu
Seakan-akan kau adalah takdirku
Salahkah aku mengenal dirimu

Aku memang berada disini
Tapi pikiranku terus mengacu padamu
Apa kau telah bersemayam di hatiku?

 

Yogyakarta, 30 Agustus 2021

Dhiyatamma

Satu tanggapan untuk “Awalnya Curhat, Akhirnya Termanifestasi dalam Bentuk Puisi

  1. Itulah dirimu yang terlalu cengeng
    Segala bayang kau kenang dan selalu menghantui
    Padahal kamu laki laki
    Memiliki rasa seperti perempuan
    Apakah kau tak pernah bertanya pada diri sendiri?
    Apa yang sudah kau lakukan untuknya?
    Mungkin kau belum membahagiakannya hingga kau merasa seperti yang dia rasa
    Akankah terus menerus hati meronta tak ada yang mau dengar
    Tercabik cabik hingga berdarah dan mati rasa
    Puaskah rasamu menikmati deritamu?

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan ke bartybartybuddy7983968 Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.