Kesadaran Diri Muncul dari Melihat Video Affirmasi Diri


Hallo selamat sore Kak… Semoga Kaka dalam keadaan sehat dan baik 🙏

Kemarin saya menonton sebuah video mengenai afirmasi diri kak… Mengenai seseorang yang selalu berusaha mendapatkan afirmasi dari orang lain bahwa dirinya dicintai dan berharga dan hanya dengan pengakuan dari orang lain lah ia baru bisa bahagia…

Dalam video tersebut menjelaskan si tokoh selalu berusaha menjadi seseorang yang disukai semua orang. Ketakutan utamanya adalah saat dia tidak disukai dan tidak dicintai. Tapi justru tanpa sadar tindakannya ini membuat orang lain tidak merasa nyaman bila berada di sekitarnya. Karena berbagai faktor dan salah satunya karena si tokoh terlalu fokus pada dirinya dan terlalu meng”aku” kan setiap keadaan. Dalam setiap keadaan ia selalu terfokus pada dirinya. Pada akhirnya si tokoh dalam video justru mulai kehilangan orang-orang di sekitar karena perilakunya yang membuat orang lain tidak nyaman.

Saya sendiri merasa bahwa tokoh dalam video itu terlihat seperti saya kak hahaha…selalu berusaha dan ingin disukai dan takut jika dibenci. Walaupun saya merasa tidak berada di titik se’Ekstrim tokoh dalam video itu. Melihat kenyataan bahwa saya tidak memiliki banyak teman, membuat saya berfikir, mungkinkah tanpa sadar saya menjadi seseorang yang menyebalkan?

Saya beruntung karena walaupun masih sering kesulitan untuk mengenali diri sendiri. Setidaknya saya merasa kejadian tiga tahun lalu saat dimana H***** menolak saya. Setidaknya segala luka dan masalah yang saya hadapi berhasil membawa saya untuk mengenali diri sendiri. Saya tidak tahu apakah saya sudah “sembuh” Atau masih ada banyak luka yang belum saya kenali.

Tapi rasanya sejauh ini perjalanan saya sudah cukup baik. Saya sudah tidak lagi tersiksa atas pikiran kebencian, atau beban-beban berat yang dulu selalu menghantui. Sekarang saya bahkan berani untuk menunjukan perasaan saya kepada orang lain tanpa menghawatirkan penilaian dan pandangan orang lain.

Kemarin saya sedang mere-branding akun likedin saya dan memasukan setiap, pengalaman dan pencapaian dengan rasa bangga. Walaupun apa yang saya kerjakan mungkin jauh dari kata sempurna tapi saya bersyukur dan berterima atas kerja keras yang telah diri saya lakukan heheheh….

Kini saya tidak lagi melihat diri sebagai suatu subjek bodoh yang selalu gagal. Saya mulai bisa melihat kelebihan dan nilai yang saya miliki dan tentunya sadar bahwa orang lain tidak sesempurna yang saya pikirkan. Setiap orang memiliki permasalahanya masing-masing dan selalu ada kekurangan serta keraguan di dalam dirinya.

Saya tidak tahu apakah ini sebuah album yang jahat atau normal tapi… Mengetahui bahwa kehidupan seseorang atau teman-teman saya tidak sesempurna yang saya fikirkan membuat kekhawatiran saya berkurang dan merasa bahwa rintangan dan masalah yang saya lewati adalah hal yang normal.

…..

Demikian tulisan dari rekan yang menjalani proses terapi menulis via WhatsApps, semoga bermanfaat.

Terima kasih

 

Yogyakarta, 26 Januari 2022

 

Retmono Adi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.