Psikologi Transpersonal adalah Jembatan Ilmu Psikologi dengan Spiritualitas


Pengalaman puncak didefinisikan sebagai pengalaman yang paling baik, paling penting dan paling bermakna dalam hidup seseorang, dan dalam banyak hal mirip dengan pengalaman mistikal dan spiritual 

Sebuah definisi yang dikemukakan oleh Shapiro yang merupakan gabungan dari berbagai pendapat tentang psikologi transpersonal: psikologi transpersonal mengkaji tentang potensi tertinggi yang dimiliki manusia, dan melakukan penggalian, pemahaman, perwujudan dari kesatuan, spiritualitas, serta kesadaran transendensi.

Rumusan di atas menunjukkan dua unsur penting yang menjadi telaah psikologi transpersonal yaitu potensi-potensi yang luhur (potensi tertinggi) dan fenomena kesadaran manusia. The altered states of consciousness adalah pengalaman seorang melewati kesadaran biasa misalnya pengalaman memasuki dimensi kebatinan, kesatuan mistik, komunikasi batiniah, pengalaman meditasi.

Bagi orang yang dekat dengan Tuhannya, akan tampak dalam kepribadiaannya adalah pribadi-pribadi yang tenang, dan perilakunya pun akan menampakkan perilaku atau akhlak-akhlak yang terpuji. Semua ini akan bergantung pada kedekatan manusia dengan Tuhannya.

Orang yang sehat mentalnya adalah yang mampu merasakan kebahagiaan dalam hidup. Mereka dapat merasakan bahwa dirinya berguna, berharga, dan mampu menggunakan segala potensi dan bakatnya semaksimal mungkin dengan cara membawanya pada kebahagiaan dirinya dan orang lain. Disamping itu, mereka mampu menyesuaikan diri dalam arti yang luas, terhindar dari kegelisahan-kegelisahaan dan gangguan jiwa, serta tetap terpelihara moralnya.

Psikologi transpersonal merupakan cabang ilmu psikologi yang membahas keadaan dan proses pengalaman manusia secara lebih mendalam dan luas, serta memiliki dimensi spiritual. Asumsi umum dalam psikologi transpersonal adalah pengalaman transpersonal melibatkan kesadaran yang lebih tinggi pada diri individu.

Individu diarahkan untuk mencapai tahap kesadaran tertinggi (altered state of consciousness) terhadap kondisi dirinya sehingga individu dapat menyadari penyebab dari permasalahannya, yang selanjutnya dapat diketahui solusi yang tepat untuk penanganannya (Vaughan, 1979).  

Gagasan dasar psikologi transpersonal mencoba melihat manusia selaras dengan pandangan religius, yaitu sebagai makhluk yang memiliki potensi spiritual, yang bersifat ketuhanan. Teknik yang digunakan dalam psikologi transpersonal berhubungan dengan ritual-ritual yang dijalankan dalam tradisi-tradisi keagamaan, dengan cara pandang holistik, yang pada akhirnya akan membawa pengaruh yang kuat antara tubuh, pikiran, dan jiwa

Gagasan dasar dari psikologi transpersonal adalah mencoba melihat manusia selaras dengan pandangan religius, yakni sebagai makhluk yang memiliki potensi spiritual. 

Psikologi transpersonal  berfokus pada dimensi spiritual manusia yang dianggap bahwa dalam dimensi tersebut ternyata mengandung berbagai potensi dan kemampuan yang luar biasa

Manusia berusaha mendapatkan apa yang disebut d-ASC, sebuah perubahan kesadaran, dimana dirinya merasa terbuka, menyatu dengan alam semesta. Ada aliran energi di seluruh tubuhnya, merasakan bahwa dunia adalah satu, penuh cinta, dan waktu seakan berhenti,  demikian diungkapkan oleh Charles T. Tart, Psikolog yang memandang pengalaman mistikal dan motivasi untuk bertransendensi-diri sebagai aspek penting dari pengalaman manusia dan menjadi suatu topic yang patut dikaji oleh psikologi.

Suatu pendekatan yang terpokus pada pengalaman ini disebut psikologi transpersonal, telah muncul beberapa tahun terakhir. Psikologi transpersonal berupaya meneliti dan memupuk pengalaman spiritual kedalam konteks psikologis, sama seperti psikologi kesehatan adalah jembatan psikologi dan kedokteran atau psikologi industry sebagai jembatan psikologi dan bisnis, psikologi transpersonal adalah jembatan antara psikologi dan aspek spiritual pengalaman keagamaan (bukan aspek sosial atau politik agama).

Bidang ini mengintegrasikan konsep-konsep, teori-teori dan metode-metode psikologis dengan bahan kajian dan praktek berbagai disiplin spiritual, misalnya transendensi, spiritualitas, tingkat kesadaran dan ritual shamanik.

&&&&

Dari berbagai sumber kukumpulkan dan kusimpan disini, untuk digunakan pada saat dibutuhkan nanti.

 

Yogyakarta, 7 Maret 2022

Retmono Adi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.