KEJUARAAN PEMBOHONG TERBESAR DI DUNIA


Merdeka !

Kalau Anda menganggap diri Anda seorang pembohong hebat dan bangga menceritakan kehebatan kisah hidup, cerita spektakuler, maka kompetisi Pembohong Terbesar di Dunia bisa menjadi acara terbaik yang perlu Anda ikuti.

Kontes ini terbuka untuk siapa saja yang hadir dan setiap calon pembohong diberi waktu lima menit untuk mengatakan ketidakbenaran terbesar dan paling meyakinkan yang dapat mereka kumpulkan.

Yang terbaik adalah cerita kebohongan yang menghibur, lucu dan fantastis.
Kontes diadakan di Eskdale di sisi barat tengah Lake District England.

Mengapa orang menjadi pembohong?

Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata orang berbohong minimal sekali hingga dua kali per hari.
Contoh:
1. Mengatakan “Saya baik-baik saja” ketika orang menanyakan kondisi Anda, walaupun sebenarnya kondisi Anda kurang baik atau lelah.

2. Anda memberi tahu orang-orang bahwa Anda sibuk, untuk menghindari berbicara dengan mereka untuk waktu yang lama atau melakukan sesuatu dengan mereka.

Sebuah studi tahun 2002 yang dilakukan oleh psikolog Robert Feldman di University of Massachusetts menemukan bahwa 60 persen orang berbohong setidaknya sekali selama percakapan selama 10 menit, atau mengatakan rata-rata dua hingga tiga kebohongan dalam sehari.

Kecenderungan untuk berbohong berakar dalam dalam sejarah evolusi manusia.
Anak-anak melakukan perilaku berbohong ini antara usia dua sampai lima tahun, dan ini dianggap oleh beberapa psikolog sebagai tonggak pertumbuhan kognitif.
Anak belajar melakukan kebohongan dengan mencontoh perilaku tidak jujur/bohong orang tuanya baik disadari ataupun tidak disadari.

Banyak kebohongan yang sepele dan diucapkan hanya untuk menjaga kedamaian atau membuat seseorang merasa nyaman.
Tetapi kebohongan yang lebih kejam, seperti menuduh seseorang melakukan kejahatan (mencuri, menipu, membunuh dll) atau berbohong kepada orang yang menaruh kepercayaan pada Anda dapat memiliki konsekuensi yang sangat merugikan dan merusak hubungan.

Ketidakjujuran menempatkan otak dalam keadaan waspada yang tinggi, dan stres ini meningkat seiring dengan besarnya kebohongan.

Mengapa otak peduli dengan kejujuran?

Sebagai makhluk sosial, reputasi kita adalah yang terpenting. Akibatnya, kebanyakan orang bekerja sangat keras untuk mempertahankan citra sebagai orang yang dapat dipercaya dan berintegritas.
Menyadari bahwa ketidakjujuran berisiko merusak reputasi diri, maka berbohong adalah aktivitas yang secara inheren membuat stres. Ketika Anda terlibat dalam penipuan, maka pernapasan dan detak jantung Anda meningkat, Anda mulai berkeringat, mulut menjadi kering, dan suara Anda bisa bergetar. Beberapa dari efek fisiologis ini merupakan dasar dari tes pendeteksi kebohongan (lie-detector -poligraf) klasik.

Kemampuan orang untuk berbohong berbeda-beda, sebagian karena perbedaan kondisi otak.
Sebagai contoh ekstrim, seorang sosiopat akan mengalami kekurangan empati. Oleh karena itu Ia tidak menunjukkan respons fisiologis yang khas ketika berbohong. Pembohong profesional bisa lulus tes poligraf jika dilatih untuk tetap tenang selama ujian. Sebaliknya, orang yang tidak bersalah mungkin gagal dalam ujian hanya karena mereka cemas dan khawatir ketika terhubung dengan peralatan yang bersifat intimidasi.
Oleh karena itu pemakaian Lie-detector wajib dilakukan secara hati-hati.

Penelitian yang dilakukan oleh Tali Sharot di University College London menunjukkan bahwa otak manusia beradaptasi dengan perilaku tidak jujur. Responden penelitian menunjukkan penurunan aktivitas pengendalian emosi, memori dan perilaku dalam sistem limbik (terutama Amigdala) saat mereka sering berbohong.
Hal ini mendukung gagasan bahwa setiap kali orang melakukan kebohongan membuat perilaku berbohong berikutnya lebih mudah muncul karena Ia tidak mengalami kecemasan.

Jika Anda bisa merasa “nyaman” ketika berbohong dan Anda menjadi kecanduan untuk berbohong besar kemungkinan Anda akan mendapat tempat terhormat di komunitas pembohong.

Apakah dari Indonesia ada yang berminat ikut Kejuaraan Pembohong Terbesar di dunia di Inggris?
Cermati dulu aturannya!

“Lebih baik hidup dengan orang bodoh daripada dengan pembohong” ~ Anonim

 

Retno Triani Soekonjono
Psikolog

*Copas dari WAG

Satu tanggapan untuk “KEJUARAAN PEMBOHONG TERBESAR DI DUNIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.