Membantu Survivor dari Gaslighting, Terinspirasi Lagu Lathi Weird Genius feat Sara Fajira


Terinspirasi oleh lagu  Weird Genius – Lathi (ft. Sara Fajira)  Aku ingin berbagi hasil mengikuti webinar tahun lalu,  5 Oktober 2019, yang diselenggarakan oleh WPO Professional Development Institute, tentang Helping Survivor of Gaslighting oleh Ana Barros. Aku terjemahkan secara bebas dari bahan presentasinya.

GAMBARAN UMUM

  1. Ikhtisar tentang apa itu Gaslighting dan bagaimana hal itu dapat terjadi dalam berbagai konteks.
  2. Mengidentifikasi ciri-ciri orang melakukan Gaslighting.
  3. Memahami efek Gaslighting pada korban.
  4. Mengembangkan Strategi dan intervensi untuk digunakan dalam kerangka kerja EAP (Employee Assistance Program) jangka pendek untuk mendukung para korban membangun kembali kepercayaan diri mereka.

Lanjutkan membaca “Membantu Survivor dari Gaslighting, Terinspirasi Lagu Lathi Weird Genius feat Sara Fajira”

Resolusi Konflik dengan Metode Psikodrama


Aku dapatkan dari Google,  Teori konflik melihat kehidupan sosial sebagai sebuah kompetisi, dan berfokus pada distribusi sumber daya, kekuasaan, dan ketidaksetaraan. Tidak seperti teori fungsionalis, teori konflik lebih baik dalam menjelaskan perubahan sosial, dan lebih lemah dalam menjelaskan stabilitas sosial.

Masih selaras dengan hal itu, aku memakai pemahamanku yang lebih banyak berperspektif Psikologi. Aku memilih dari Teori Peran, agar dapat diperankan, didramakan. Konflik adalah ketidak-selarasan, berbeda tujuan, berbeda arah, mungkin juga berbeda cara atau berbeda gaya. Setiap orang memainkan sejumlah peran yang berbeda, dan kadang-kadang peran-peran tersebut membawa harapan-harapan yang bertentangan. Lanjutkan membaca “Resolusi Konflik dengan Metode Psikodrama”

Pelepasan Peran dalam Praktek Psikodrama dan Aplikasinya di Bisnis Akting


Pelepasan Peran, terjemahan bebas dari teknik De-Roling digunakan sesaat sebelum tahap action, dalam praktek psikodrama, usai. (silahkan baca: Tahap Psikodrama) Proses penutupan ini termasuk pemeriksaan apakah protagonis atau pembantu protagonis perlu dilepaskan dari peran apa pun yang telah dimainkan.

De-roling dapat mencakup berbagi persepsi yang diperoleh dari peran dan mengekspresikan emosi yang tersisa dari memainkan peran selama tahap Action. Itu mungkin termasuk penghinaan secara fisik: “melepas kostum peran; membersihkan energi negatif yang masih menguasai.” Lanjutkan membaca “Pelepasan Peran dalam Praktek Psikodrama dan Aplikasinya di Bisnis Akting”

Menulis sebagai Cara Terapi Jangka Pendek


Aku mengikuti Webinar, dan mendapatkan materi The Use of Writing as Therapy in the Short-termoleh Nadine Santos. Aku ingin tulis ulang dan kusimpan di sini, agar dapat kubaca ulang dan dibaca orang lain yang mungkin membutuhkan.

Ada 3 hal yang disampaikan yaitu :

  1. Menulis memiliki sifat Terapeutik
  2. Bukti bagaimana menuliskan cerita berpengaruh terhadap kehidupan kita
  3. Cara Mempraktekkannya.

Kekuatan Tranformasi Menulis

Menulis sebagai cara penyembuhan – bagaimana kita menceritakan kisah kita, mengubah hidup kita (Louise De Salvo,)

Menulis adalah Keberanian (Pramoedya Ananta Toer) * ini tambahanku sendiri. Lanjutkan membaca “Menulis sebagai Cara Terapi Jangka Pendek”

Tips Wawancara Kerja Bagi Rekrutmen


Berhentilah menanyakan kepada calon Karyawan :

1. Mengapa Anda ingin bekerja di sini?
2. Apa kelemahan terbesar Anda?
3. Apa yang akan dikatakan bos terakhir Anda tentang Anda?
4. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?

Lanjutkan membaca “Tips Wawancara Kerja Bagi Rekrutmen”

Obrolan Santai Mengenai Assesmen Kompetensi Integritas


Beberapa waktu yang lalu, temenku mempresentasikan desertasi Doktoralnya via online, mengenai Autentik Organisasi, yang dilanjutkan dengan obrolan santai di WAG. Kebetulan waktu Ujian Desertasinya aku hadir, namun saat presentasi online (setelah beliau dinyatakan lulus) aku tidak dapat mengikuti karena ada mengisi even online di waktu yang sama.

Lanjutkan membaca “Obrolan Santai Mengenai Assesmen Kompetensi Integritas”

Saran Agar Berani Praktek Psikodrama


Ada pertanyaan dari teman yang pernah mengikuti Workshop Psikodrama, dan sekarang tergabung dalam WAG.

Tanya :

Mas, aq blh curhat kah?? Sampai hr ini aku blm berani mempraktekkan psikodrama ini… Apa karena ilmunya blm nempel ya?? 😁😁

Jawab :

wajar aja kok,..kalau terlalu banyak pengetahuan dan teori,..malah takut, untuk mempraktekkan Psikodrama, untuk mengurangi ketakutan itu, atau agar berani  praktek,… Lanjutkan membaca “Saran Agar Berani Praktek Psikodrama”

Serasa Telah Menjadi Agen Generasi yang Turut Mewarnai Peradaban


Aku yang lahir awal 70-an, masih bisa dianggap Generasi Y, dan jelas masuk dalam kategori Urban Digital. Awalnya belajar menulis di papan tulis dengan kapur, sekarang dapat belajar dari berbagai belahan dunia sambil asyik ngemil di dapur.

Aku juga dapat menyebut diriku Generasi 90-an, yang mengalami perubahan secara bertahap perkembangan teknologi informasi digital. Dalam berkomunikasi jarak jauh, dari lewat telpon koin dengan hanya bicara, sekarang sudah dapat dengan video call saling bicara dan bertatap muka secara bersama. Lanjutkan membaca “Serasa Telah Menjadi Agen Generasi yang Turut Mewarnai Peradaban”

Aku, Peranku, Ruang Peranku, dan Berkontribusi, Sebuah Refleksi


Waktu masih bayi, ruang gerakku sebatas tempat tidur, dan selalu menempel pada orang tua yang mengendongku apabila diluar tempat tidur.

Waktu usiaku Balita, masih di bawah lima tahun, Ruang gerakku sebatas rumah, paling juga sesekali  ke rumah tetangga itu pun ditemani orang tua. Peranku lebih banyak sebagai buah hati yang menghibur atau juga merepotkan orang tuaku. Menghibur mereka dengan perkembangan kemampuanku bicara, berlari, melompat menari atau menyanyi. Banyak merepotkan pastinya, mereka mencucikan bajuku, menyiapkan makanku, bahkan juga menggendongku. Lanjutkan membaca “Aku, Peranku, Ruang Peranku, dan Berkontribusi, Sebuah Refleksi”

Hari Orang Tua dan Anak dari Animasi Boruto


Terinspirasi dari film serial Boruto,  Naruto Next Generation, Episode Hari Orang Tua dan Anak. Disana diceritakan pentingnya membangun hubungan yang baik antara orang tua dan anak. Sebuah refleksi pada saat menjalani Karantina Mandiri di rumah aja. Lanjutkan membaca “Hari Orang Tua dan Anak dari Animasi Boruto”