Coretan Lama 47; Menanti Perubahan Diri


Kini tiada yang kunanti

selain perubahan diri.

Sebab selalu saja

kulakukan kesalahan

yang sama dari hari ke hari.

Tapi sebelum itu,

barangkali,

sesering mungkin

aku perlu menepi

pada yang sanggup melengkapi.

 

Kartasura, 25 Februari 2017

Qanifara

Coretan Lama 46; Padamu Tidak Kutemukan Titik Temu


Dalam lamunan kesekian,

pada akhirnya selalu kusadari

bahwa kita berada

dalam paham dan resah yang tidak sama.

Rasamu padaku barangkali secuilpun tidak pernah ada.

Sebab nyatanya,

jalan yang kita lalui berbeda.

Tentunya, arah kita tidak saling tertuju.

Padamu tidak kutemukan titik temu.

 

Kartasura 15 April 2017

Qanifara

Coretan Lama 45; Apa yang Kamu Inginkan Belum Tentu yang Kamu Butuhkan


Diam-diam kala itu langit sedang mendengar pengakuan seseorang.

Sebut saja dia.

Dulu dia mempunyai banyak keinginan.

Sayang, sebagian besar keinginannya selalu menuai kegagalan.

Hatinya kerap resah, gelisah, dan marah tak terarah.

Lalu dia mengeluh kepada Tuhan.

Namun Tuhan justru semakin banyak memberinya kesedihan.

Dia lewati semua kesedihan itu dengan bersusah payah.

Hingga pada akhirnya sebuah tragedi menampar keras kesadarannya.

Seakan ada malaikat berbisik di telinganya, “ketika semua keinginanmu terpenuhi, belum tentu setelah itu kamu akan menjadi lebih baik, sebab apa yang kamu inginkan belum tentu yang kamu butuhkan.”

Lalu dia menangis sejadi-jadinya.

Namun tiap kali dia mengingat pernyataan itu, senyumnya mengembang dan hatinya menjadi lebih mudah untuk menerima dan bergembira.

 

Kartasura, 13 Juni 2016

Qanifara

Coretan Lama 44; Pikiran Terjebak Kata-kata


Barangkali diri ini sedang membutuhkan stimulus yang tepat.

Agar tidak tersesat atau terjebak

pada buah pikiran

yang berisi sekumpulan kata-kata yang tidak tepat.

Semestinya, kata-kata yang maknanya

dapat menjadi kebutuhan jiwa.

Agar tidak seredup hari kemarin.

Agar hati lebih berbinar

seperti saat sedang jatuh cinta.

 

Kartasura, 21 Mei 2017

Qanifara

Coretan Lama 43; Peran sebagai Pembawa Pelajaran Kehidupan


Setiap orang yang kau jumpai dalam hidupmu,

siapapun mereka,

tak lain adalah perantara dari Tuhan

untuk mengirimkan kasih sayang-Nya padamu.

Jangan hanya lihat siapa mereka,

tetapi lihatlah dengan seksama,

peran berharga apa

yang sekiranya dihadirkan

untukmu dalam hidupmu.

Sebab setiap orang memiliki peran

sebagai pembawa pelajaran berharga

tentang kehidupan bagi orang lain.

 

Kartasura, 22 Juni 2016

Qanifara

Coretan Lama 42; Bersama Mencari Jawaban


Barangkali di masa yang akan datang,

inginku sederhana.

Bisa menemukan seseorang

yang memiliki keresahan yang sama.

Bersama mencari jawaban

dari setiap ketidakpastian yang ada.

Saling memahami arti dari berbagai sisi.

Dan bertahan dalam waktu

yang tidak hanya sekejap.

 

Kartasura, 2 April 2017

Qanifara

Coretan Lama 41; Belajar Memahami Perbedaan


Dalam lamunanku kala itu,

aku tiba-tiba saja berpikir bahwa terkadang hidup menuntut kita sebagai manusia,

untuk dapat memiliki pemikiran yang terbuka.

Namun tidak hanya sampai di situ saja.

Kita juga dituntut untuk dapat berpikir secara mendalam tentang segala sesuatu yang melekat dalam diri kita serta tentang keadaaan orang-orang lainnya.

Agar kita bisa belajar memahami setiap perbedaan dan menghargai setiap kebaikan.

Agar kita bisa mensyukuri segala pemberian-Nya yang barangkali kadang kita abaikan.

 

Kartasura, 6 Desember 2018

Qanifara

Coretan Lama 40; Agar Aku Lebih Berbahagia


Segala yang ada dalam benak

maupun segala rasa yang tersimpan,

terkadang bagi orang sepertiku

rasanya tidak cukup

bila hanya tersampaikan

secara tertulis saja.

Sebab pada akhirnya,

seperti yang sudah-sudah,

aku hanya butuh bicara.

Pada yang sanggup

menerima baik dan burukku.

Agar tidak salah terima.

Agar aku lebih berbahagia.

 

Kartasura, 1 Juni 2017

Qanifara

Coretan Lama 38; Aku Dapat Menjemput Kebahagiaan Itu Lagi


Tidurlah diriku

Tidak ada yang merindukanku kalau aku terbangun

Tidak ada yang akan merawatku kalau aku jatuh sakit

Tidak ada yang akan menyiapkan makanan kalau aku lapar

Tidak ada yang peduli apakah aku sedang merasa bahagia, sepi, bersedih hati, atau bahkan depresi

Tapi ingatlah selalu bahwa Tuhan masih bersedia mencukupi kebutuhanku walaupun setiap harinya banyak dosa-dosa yang harus kucuci

Supaya aku dapat menjemput kebahagiaan itu lagi, meskipun tidak di hari ini

 

Kartasura, 22 Februari 2021

Qanifara