Cerita Mawar #part 20 Tindak Lanjut Analisa Mimpi


Pada suatu hari terdapat seorang anak perempuan yang mengalami mimpi buruk. Kisah dalam mimpi buruk ini berisikan pengalaman buruk yang sangat membekas, dan anak ini mengalami ketakutan yang sangat hebat ketika ada trigger mengenai pengalaman tersebut. Anak ini pun menghubungi ayahnya yang sedang di luar kota (karena urusan kantor) melalui Line.

Anak: Papi aku mimpi buruk (emotikon nangis).

Ayah: Kenapa sayang, kamu mimpi apa? Ceritakan ke Papi dengan detil ya! Lanjutkan membaca “Cerita Mawar #part 20 Tindak Lanjut Analisa Mimpi”

Cerita Mawar #part 19 Plot Twist Mimpiku


Suatu hari ada seorang mahasiswa semester 4. Namanya Kenanga, ia sedang stress pada mata kuliah penelitian kuantitatif. Stress karena teman di kelompoknya ada yang sakit, dan ada yang sering berhalangan hadir. Tibalah pada hari UAS dalam bentuk lisan. Ujian ini membawa beban psikis, karena dosennya terkenal garang, horor banget suasananya. Namun hal ajaibpun terjadi. Dosen tersebut malah mengajak guyonan, canda tawa pun meliputi ruangan tersebut. Di ruang ujian itu ada juga teman-teman lain yang beda kelompok. Akhirnya setelah ujian Kenanga dan teman-temannya pun pergi bersama ke tempat perbelanjaan. Lanjutkan membaca “Cerita Mawar #part 19 Plot Twist Mimpiku”

Psikodrama Rasa Jawa : Ilmu Tinemu Kanthi Laku


Psikodrama adalah Action Method, sering digunakan sebagai psikoterapi, di mana klien menggunakan dramatisasi spontan, bermain peran, dan presentasi diri yang dramatis untuk mengungkapkan dan mendapatkan wawasan tentang kehidupan mereka. Lanjutkan membaca “Psikodrama Rasa Jawa : Ilmu Tinemu Kanthi Laku”

Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama, #Tulisan 14 Ringkasan dan Daftar Pustaka


Ringkasan

Moreno menemukan bahwa tele (atau hubungan) adalah kekuatan yang kuat yang bekerja di bidang interpersonal. Membawa perhatian pada fenomena ini membantu orang untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang terlibat dan untuk secara lebih sadar menanggapi isyarat-isyarat dekat-bawah sadar yang sering muncul ini. Menghargai dinamika hubungan dapat membantu orang memilih pasangan dan kelompok mereka dengan lebih bijak dan mengenali preferensi autentik mereka sendiri. Kegiatan-kegiatan yang mempromosikan hubungan di antara anggota kelompok kemudian mengarah pada kohesi kelompok yang meningkat, kapasitas yang lebih besar untuk empati dan pertemuan, dan konteks yang lebih menguntungkan untuk bekerja melalui konflik antarpribadi. Lanjutkan membaca “Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama, #Tulisan 14 Ringkasan dan Daftar Pustaka”

Coretan “For Got Aen” by Adina Hafidhah Amalia


FOR GOT ӔN

18 OURS

Sometimes nothing
Sometimes reaching

Sometimes broken
Sometimes forgives

Sometimes lose
Sometimes learn

There is always
For got an
But there is always
Forgotten

Thank U,
@psikodrama_id
Solo, 16 Juni 2019

Adina Hafidhah Amalia

Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama, #Tulisan 13 Aplikasi Lebih Lanjut dari Konsep Tele


Aplikasi Lebih Lanjut dari Konsep Tele

 Salah satu tujuan Moreno adalah untuk memungkinkan tele (hubungan baik) untuk beroperasi lebih banyak dalam organisasi hubungan formal maupun informal, sehingga orang yang menikmati satu sama lain dalam perkumpulan  atau saling melengkapi keterampilan masing-masing dapat memilih untuk bekerja pada proyek kelas, seperti mitra laboratorium, atau dalam tim di pekerjaan mereka. Teman sekamar di asrama, anggota komite, dan pengelompokan lainnya harus ditugaskan berdasarkan preferensi yang mereka tentukan sendiri dan bukan berdasarkan kriteria sewenang-wenang yang dipaksakan oleh mereka yang bertanggung jawab. Lanjutkan membaca “Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama, #Tulisan 13 Aplikasi Lebih Lanjut dari Konsep Tele”

Mengembangkan Kesadaran Diri #Tulisan 12 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama


Mempromosikan Individuasi

 Salah satu aplikasi terpenting dari konsep tele adalah bahwa tele mendorong orang untuk lebih memperhatikan preferensi mereka sendiri. Ini pada gilirannya meningkatkan kesadaran diri dan membantu orang dalam individuasi mereka. Karen Horney (1950: 17) menulis tentang perlunya mengembangkan “diri sejati” seseorang seperti yang disebutkan sebelumnya. Salah satu cara paling efektif untuk mencapai hal ini adalah membantu orang memperhatikan preferensi mereka, terutama dalam hal bidang minat, gaya temperamental, dan citra. Banyak orang dalam terapi memiliki sedikit kesadaran akan dimensi pengembangan diri ini. Lanjutkan membaca “Mengembangkan Kesadaran Diri #Tulisan 12 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama”