Penerapan Psikodrama Masuk dalam Kelas PAUD #01 Skenario VS RPPH


Biasanya setiap pagi, yang mereka lakukan adalah mengeluarkan semua mainan dari dalam rak yang terdapat dalam kelas. Tetapi hari ini, yang terjadi berbeda dari biasanya.  Mereka duduk mengelilingi meja, entah apa yang sedang mereka bicarakan.

Lanjutkan membaca “Penerapan Psikodrama Masuk dalam Kelas PAUD #01 Skenario VS RPPH”

I Feel Free ….. Berbagi Pengalaman Psikodrama di Jakarta Timur


Salam Berbagi.
Salam Psikodrama.
Salam Psikologi Kita.
Camera – Roll – Action
Peran apa saja, bebas mainkanlah !!
Salah ? ….Boleh !!
I’m Here untuk meng-explore diri sendiri.

And Now yang saya rasakan ? Perasaan tenang, bisa berekspresi ….and yeaah, ….i feel free.

Bye. I’M 💃

 

I’M seorang peserta Psikodrama di Jakarta

Salam Manis dari Fakultas Psikologi Universitas Selamat Sri Kendal


Nama saya Erna Nurul Hikmah dari Fakultas Psikologi Universitas Selamat Sri, saya akan menuliskan kesan saya saat mengikuti Psikodrama yang dibimbing langsung oleh pakar psikodrama bapak Retmono Adi. Awalnya saya penasaran, antusias sekali untuk mengikutinya, dan tidak sabar, tapi juga ada sedikit rasa takut. Saya tidak menyangka akan bertemu dengan ahli psikodrama bapak Retmono Adi. Saya sangat senang sekali karena saya bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa dan suatu kehormatan tersendiri bagi saya bisa bertemu dengan pakar psikodrama. Lanjutkan membaca “Salam Manis dari Fakultas Psikologi Universitas Selamat Sri Kendal”

Hubungan Orang Tua dan Anak dengan Psikodrama


Kamis, 20 September 2018 saya mengundang pak Didik untuk bermain psikodrama bersama anak-anak. Setelah itu acara dilanjutkan diskusi bersama orangtua.

Saat itu ruangan disetting menyerupai restoran. Anak-anak terlihat sangat menikmati permainan tersebut. Anak bermain seakan di restoran yang sesungguhnya. Suasana lebih hidup lagi setelah pak Didik ikut terlibat menjadi musisi, dengan memainkan gitarnya di sudut ruangan.

Kurang lebih 1 jam anak-anak bermain psikodrama. Setelah anak masuk ke kelas masing2, acara dilanjutkan dengan diskusi bersama orangtua.

Mereka nampak antusias sekali berdiskusi. Banyak hal yang ingin mereka tahu tentang tumbuh kembang anak. Pertanyaan satu persatu dijawab pak Didik dengan gayanya yang santai tapi mengena. Kadang juga diselingi dengan canda tawa sehingga suasana terasa hidup dan tidak membosankan.

Yang menarik lagi disini adalah pesertanya kebanyakan ibu-ibu muda. Jadi ya begitulah ….. heboh banget.

Dan hasilnya adalah ada dampak positif yang didapat dari diskusi ini. Perubahan perilaku anak secara bertahap mulai nampak. Orangtua bersyukur banget dengan keadaan ini.

Terimakasih pak Didik atas bantuannya. Semoga hal ini bisa membantu membangun hubungan kuat antara orangtua dan anak. Sehingga orangtua bisa menghantarkan anaknya untuk melewati masa kanak-kanak mereka lebih bermakna.

Penerapan Psikodrama untuk ABK dan Baby


Saya Chris, saya mengajar di salah satu sekolah di Tebet , mengajar di tempat les di Tebet dan mengajar privat untuk ABK.

Saya selah mengikuti psikodrama sebanyak 4 kali. Setelah saya mengikuti pelatihan Psikidrama Bersama Mas Didi, saya selalu mencoba mengaplikasikan kepada anak-anak. Kali ini saya mencoba mengaplikasikan untuk Baby lucu dan ABK .

Nama : Sofia , usia 2 tahun.
“ Om dan Tante, bisa tebak, Aku buat apa ya ?”.

Dan ternyata Psikodrama bukan hanya dapat dilakukan oleh kita yang sudah dewasa, tetapi untuk Baby seusia Sofia juga dapat diberikan.

Nama Aku Razan , usia 9 tahun.
“ Om, Tante…tebak juga ya,,Aku bikin apa ?”,

Razan adalah penyandang Downsindrom, sangat mudah mengaplikasikan Psikodrama kepada ABK dan baby, dengan memberikan intruksi-intruksi sederhana dan hasil yang mereka berikan tidak kalah dengan kita orang dewasa.

 

Jakarta, 22 Juli 2018

Aku di Persimpangan Jalan Hidup


sekian tahun ini
aku hanya mengalir
mengikuti arus kehidupan
kadang naik, kadang turun, kadang berbelok tajam, kadang menghantam batu. tapi aku tetap mengalir

sekarang aku sudah tiba di persimpangan
kini tak bisa lagi kuberserah pada arus
aku harus memilih
ke cabang yang mana aku mau pergi melanjutkan petualanganku.

aku gamang…
arus ini kini diam
tak lagi mengarahkan, tak lagi mendorong
tidak juga dia menarik
pilihan ada padaku
aku yang punya daya
semua simpang sama indahnya
semua simpang sama menakutkannya

aku mau semua
tapi..
aku juga takut semua

MW

Psychodrama as Fun Learning Activity For Kids.


Kemarin dadakan ditinggalkan anak – anak yang super duper kocak dari Jakarta, karena dadakan tersebut tidak ada persiapan bahan aktivitas kreatif lain yang terbesit untuk mengisi waktu luang mereka, selain mempraktekkan ilmunya Psikodrama dengan teknik Sculpture, dengan kombinasi bercerita saya mulai mengajak anak-anak bermain, dengan saya bertindak sebagai Nenek Sihir yang lapar dan menyihir anak- anak menjadi sebuah pohon Apel.

Sim salabim..ala ka da bla..a.. !!
Mereka ( anak – anak ) awalnya bingung namun akhirnya cepat sekali mengerti, menyatu dan berpose membentuk pohon apel dengan ranting, akar, buah apel dan daun yang di kanan dan kiri pohon. Lanjutkan membaca “Psychodrama as Fun Learning Activity For Kids.”

SEMANGATMU, Menjadi Inspirasiku #Goresanku 137


Belajarlah nak, apapun yang kamu baca akan menambah ilmu dan wawasanmu. Apapun kondisi kita, janganlah menyurutkan langkahmu untuk tetap belajar.

Semangat anakku ….

ATT_1443404569368_2015-09-28 08.10.28

# tuna wiswa di kota lama Semarang #

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty