Cerita Hari Ini Bersama Mahasiswa Relawan Sosial


Ceritanya aku ingin tahu apa yang dibutuhkan kawan kawan mahasiswa relawan sosial agar lebih dapat berkontribusi dan lebih banyak belajar dari pengalamannya. Informasi ini akan kugunakan untuk menyusun Program Magang, Proses Pembelajaran Kontekstual Berbasis Proyek.

Adalah relawan Yogyakarta Mengajar yang bermarkas di rumah Ijo, yang juga Kantor LKS Indriyanati yang aku tempati. Hari ini mereka berkumpul katanya mau mengadakan rapat, namun yang datang hanya sebagian sehingga pertemuan diisi dengan bermain UNO Batang. Aku bergabung meminta kesediaan mereka untuk memberikan informasi perihal kebutuhan mereka agar menjadi lebih optimal sebagai relawan sosial. Lanjutkan membaca “Cerita Hari Ini Bersama Mahasiswa Relawan Sosial”

Bagaimana Mengelola Pekerjaan Kantor yang Bertumpuk Menggunakan Psikodrama ?


Ada pertanyaan dari peserta saat Live Instagram pada Hari Rabu tanggal 24 Maret 2021 dengan tema Mengelola Stres Karyawan Menggunakan Psikodram., Bagaimana Mengelola Pekerjaan Kantor yang menumpuk. Sebelum menjelaskan pertanyaan tersebut, aku ingin memaparkan beberapa hal mengenai Psikodrama.

Moreno Bapak Psikodrama mengajak setiap orang menjadi Protagonis yaitu Aktor Utama dari Drama kehidupannya. Menurut Stanislavsky Aktor memiliki 3 Instrumen utama untuk berakting yang perlu diolah dan dikembangkan yaitu Tubuh, Pikiran, dan Perasaan. Ketiganya perlu dilatih agar aktor mampu berakting dengan baik. Akting yang baik dalam hal ini aktor mampu mengintegrasikan dalam bentuk tindakan yang nyata dari ketiga instrumen itu dalam proporsi yang tepat agar sesuai dengan tuntutan perannya. Lanjutkan membaca “Bagaimana Mengelola Pekerjaan Kantor yang Bertumpuk Menggunakan Psikodrama ?”

7 Langkah Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis


Bagaimana keterampilan analitis Anda?

Keterampilan berpikir analitis, seperti keterampilan lainnya, adalah alami bagi beberapa orang tetapi tidak bawaan untuk semua orang. Anda harus memiliki minat, dorongan, dan ketekunan untuk mempelajari topik tertentu untuk memperoleh keterampilan ini. Lagi pula, mengembangkan seperangkat keterampilan analitis adalah seperti keterampilan lain yang membutuhkan latihan dan penerapan. Jika Anda siap untuk meningkatkan keterampilan analitis Anda, silahkan baca terus. Lanjutkan membaca “7 Langkah Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis”

Belajar menjadi Diri Sendiri dari Film Marvel End Game, Iron Man


Aku meyakini bahwa film yang baik dibuat dengan persiapan dan riset yang sungguh sungguh, sehingga terlihat seperti kehidupan nyata. Tiap karakter tokohnya dibangun dari dinamika psikologis yang “sewajar” mungkin. Dalam arti diusahakan mendekati kenyataan dinamika psikologi manusia. Maka dari itu aku banyak mengambil pelajaran dari film-film yang bermutu untuk praktek Psikodramaku.

Aku tertarik pada akhir dari perjuangan para Avengersber dalam film Marvel End Game. Kali ini karakter Iron Man yang menjadi Pahlawan. Iron Man gugur, mengorbankan diri, tidak memakai topeng besinya. Tony Stark pahlawan itu yang juga Iron Man. Lanjutkan membaca “Belajar menjadi Diri Sendiri dari Film Marvel End Game, Iron Man”

Silabus Training MANAGEMEN STRES


Pengantar

Tenaga kerja saat ini banyak mengalami kelelahan kerja dan stres. Pekerja di semua tingkatan merasa stres, tidak aman, dan disalahpahami. Mereka merasakan tuntutan di tempat kerja telah menjadi terlalu banyak untuk ditangani. Dampak keuangan dari stres terhadap perusahaan sangat besar. Pelatihan ini membahas penyebab stres tersebut, dan menunjukkan cara melakukan inisiatif yang tepat bagi  karyawan dan perusahaan

Topik Bahasan

Stres menjadi bagian positif yang tidak dapat dihindari dari kehidupan semua orang;
Kenali gejala ketika memiliki “kelebihan stres kronis;” di tempat kerja
Mengidentifikasi situasi yang menyebabkan stres terbesar;
Mengidentifikasi tindakan-tindakan yang menambah stress
Mengembangkan strategi untuk mengubah baik situasi dan tindakan yang dapat diubah;
Mengembangkan teknik untuk menghadapi situasi dan tindakan yang tidak dapat diubah.

Metode

Psikodrama, Pelatihan berdasar Drama

Sasaran

Memahami bahwa stres adalah bagaimana kita bereaksi terhadap situasi eksternal.
Meningkatkan pengendalian emosi.
Bersahabat dengan emosi negatif.
Menjaga fokus pada pekerjaan.
Mendapatkan perspektif tentang apa yang benar-benar penting.
Mengeluarkan energi hanya pada hal-hal yang dapat dikontrol.
Memikul tanggung jawab pribadi untuk situasi mengganggu.
Mengembangkan tanggapan yang lebih baik untuk berbagai situasi

Peserta

Manajer. Profesional, Karyawan yang membutuhkan kemampuan mengendalikan emosi secara efektif untuk menjadi sukses.

Waktu

Dilaksanakan selama total waktu 24 jam selama 3 hari @ 8 jam.

Kontak

Jefry Simanullang  0812 2542 0777

Deddy YE 0815 7500 0571

Silabus Training Mentalitas Dasar Dunia Kerja


PENGANTAR

Pengetahuan dari Sekolah atau Kampus saja tidak cukup sebagai bekal untuk masuk ke dalam dunia kerja. Dibutuhkan mentalitas kerja yang kuat, dan kemampuan beradaptasi dalam situasi yang penuh tekanan. Pelatihan ini mengembangkan metode untuk menyiapkan pribadi yang tangguh dan berkarakter sesuai dengan nilai profesional.

SASARAN

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
 Memiliki Disiplin diri dan berkepribadian yang kuat.
 Memiliki sikap mental yang kuat.
 Menginternalisasi nilai-nilai keutamaan yang dibutuhkan di Dunia Kerja

TOPIK BAHASAN

 Berpikir Kreatif
 Kecerdasan Emosi
 Memahami Kepribadian Diri
 Team Building, Team Work, Team Spirit
 Budaya Perusahaan/Organisasi

METODE

Psikodrama, Pelatihan Berdasar Drama

PESERTA

Mahasiswa, Karyawan Baru, Management Trainee, maksimum 20 0rang,

WAKTU

Dilaksanakan selama total waktu 16 jam selama 2 hari @ 8 jam.

Kontak

Jefry Simanullang  0812 2542 0777

Deddy YE 0815 7500 0571

Silabus Training Membangun Karakter Remaja


PENGANTAR

Masa Remaja adalah proses pencarian identitas. Proses ini mengeksplorasi seluruh potensi, baik, emosi, pikiran, maupun spiritual mereka, agar terungkap dan berkembang seluruh potensi terbaiknya. Psikodrama adalah metode belajar aktif dengan berdasarkan prinsip Psikologi dan Drama, suatu bentuk teknik belajar yang memungkinkan individu untuk mengeksplorasi Emosi, Kognisi, dan Tindakan, secara menyeluruh.
Isi dari pelatihan ini difokuskan pada 5 bidang kunci kesuksesan di masa depan:
• Rasa Percaya Diri
• Keterampilan Berkomunikasi
• Keterampilan Membina Hubungan Sosial
• Keterampilan Memimpin dan Teamwork
• Efektif Mengelola Sikap
Program ini tepat dilakukan saat MOS (Masa Orientasi Siswa Baru), Orientasi Mahasiswa Baru, LDK, dan Persiapan memasuki Dunia Kerja

BAHASAN

• Berpikir Kreatif
• Kecerdasan Emosi
• Tipe – tipe Kepribadian
• Kepemimpinan.
• Prinsip dan Nilai Universal

METODE

Psikodrama, Belajar Aktif berdasar prinsip Psikologi dan Drama

SASARAN

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
• Lebih mengenal potensi diri
• Disiplin diri dan berkepribadian yang sehat
• Memiliki sikap mental yang kuat.
• Memiliki semangat kepemimpinan yang baik.
• Menginternalisasi nilai-nilai dan prinsip-prinsip keutamaan hidup

PESERTA

Remaja – Dewasa Awal (usia 14 – 21 th) Efektif per kelas 20 peserta

WAKTU

Dilaksanakan selama total waktu 16 jam selama 2 hari @ 8 jam. Tepat sekali jika dilakukan selama Week End.

Kontak

Jefry Simanullang  0812 2542 0777

Deddy YE 0815 7500 0571

Tujuan Psikodrama adalah Perubahan Kesadaran dan Perilaku


Beberapa profesional yang tidak pernah mengalami psikodrama dalam jangka waktu yang lama, takut akan hal itu sebagai metode terapeutik. Banyak yang cenderung mendramatisasi prosesnya dan menekankan dugaan bahayanya. Yang lain membesar-besarkan kebajikannya dengan cara yang naif dan dangkal yang melanggar etika paling dasar dari psikologi sosial. Kedua kelompok ini tidak menyadari upaya yang relatif baru yang telah dilakukan untuk menyelidiki, secara ilmiah, potensi terapeutik psikodrama. Maka  Adam blatner, menawarkan istilah baru: Eksplorasi Tindakan

Dalam arti tertentu, dipandang sebagai cara meningkatkan kesadaran, berbagi aktivitas yang lebih dari sekedar berbicara, dan melalui tindakannya, berinteraksi dan bereksperimen. Lanjutkan membaca “Tujuan Psikodrama adalah Perubahan Kesadaran dan Perilaku”

Healing Ternyata merupakan Kemampuan Utama dalam ( Servant ) Leadership


Beberapa waktu yang lalu aku mengikuti seminar online via Zoom tentang Servant Leadership. Ada yang menarik dari seminar tentang kepemimpian ini, yaitu menyebutkan bahwa kemampuan melakukan Healing merupakan salah satu prinsip penting dari kepemimpinan. Aku kemudian mencari tulisan di internet mengenai Servant Leadership ini. Berikut aku temukan di Internet.

Lanjutkan membaca “Healing Ternyata merupakan Kemampuan Utama dalam ( Servant ) Leadership”

Obrolan Santai Mengenai Assesmen Kompetensi Integritas


Beberapa waktu yang lalu, temenku mempresentasikan desertasi Doktoralnya via online, mengenai Autentik Organisasi, yang dilanjutkan dengan obrolan santai di WAG. Kebetulan waktu Ujian Desertasinya aku hadir, namun saat presentasi online (setelah beliau dinyatakan lulus) aku tidak dapat mengikuti karena ada mengisi even online di waktu yang sama.

Lanjutkan membaca “Obrolan Santai Mengenai Assesmen Kompetensi Integritas”