Psikodrama dalam Pelatihan Singkat Membangun Team Work dan Melatih Problem Solving di Tasikmalaya


Melakukan psikodrama dengan tim pegawai model inhouse training merupakan pengalaman baru bagiku. Beberapa hari aku merenungkan skenario apa yang harus kulakukan, berhubung kegiatan ini bukan karena keinginan peserta alias kewajiban pegawai mengikuti proses training, maka tujuan pun sudah ditentukan owner. Peranku sebagai trainer merenungkan apakah target dapat tercapai, dengan peluang apapun dapat terjadi selama proses psikodrama. Padahal kegiatan hanya dilakukan dalam waktu yang singkat, hanya 5 jam saja. Lanjutkan membaca “Psikodrama dalam Pelatihan Singkat Membangun Team Work dan Melatih Problem Solving di Tasikmalaya”

Praktek Psikodrama di Tasikmalaya, Membuat Skenario Role Play yang Memberdayakan…


2 Mei 2019

Keledai tak pernah takut terkubur, dia bergembira karena dapat melompati timbunan pasir yang menimpanya.

Ada rasa haru dan harapan baru yang menyeruak dari proses psikodrama yang dilakukan pada hari ini. Lanjutkan membaca “Praktek Psikodrama di Tasikmalaya, Membuat Skenario Role Play yang Memberdayakan…”

Psikodrama di Jakarta, Prosesnya Diungkapkan Lewat Rasa


Prosesnya diungkapkan lewat Rasa

Dalam upaya memastikan keyakinan dan mencari dukungan
Diri menyerahkan seutuhnya,tanpa melupakan sang kuasa
Jika jodoh ada atas kuasa-Nya
Maka diri ini harus memastikan Kekuasaan-Nya itu

Diri bersepakat bahwa tidak ada yang benar atau yang salah
Tapi diri dengan kepalanya tetap saja mencari pembenaran dan menyalahkan.
Diri dengan begitu percaya mengatakan bahwa diri itu unik dan berbeda
Tapi diri masih saja secara yakin bersikap seperti norma kebanyakan diri yang lain

Berterima bukan tanda lemah
Mencoba berserah, bukannya berarti pasrah
Dari leher ke kepala perlu rehat
Biarkan dada yang menerima karena rasa seharusnya tak pernah dusta

Bertatap saat itu menjadi sulit, apalagi diharuskan untuk berucap
Sebuah kata terimakasih anehnya terasa begitu sangat dalam
Kala airmata dianggap sebagai makna kedalaman
Semua diri merelakannya, tak khawatir habis, malah bersyukur bisa lebih lega

Ketika sang Protagonis diminta mengeksplorasi memori
Dibuatnya sang memori keluar dari diri agar setiap orang bisa melihat
Menjadi adalah cara efektif untuk lebih mengerti dan paham
Tapi jangan lupa kembali, lebih untuk menjaga agar tidak tersesat

Kalau tikar dan termos saja berterima atas kelebihannya,
Mengapa harus dibahas lagi kekurangan-kekurangannya??
Manusia adalah makhluk kompleks yang berakal.
Tapi juga berperasaan, camkan itu.

Jika jujur masih disanksikan hadir dari orang lain
Maka, kenapa tidak berbicara pada diri sendiri saja?
Naif jika pada diri sendiri saja masih tidak jujur.
Setidaknya diri akan tau jika diri membohongi dirinya sendiri.

Melingkar sebagai sebuah tanda akan usai
Saling menatap berupaya mendapat rasa yang sama
Saling menggenggam agar berusaha satu frekuensi
Diri-diri akhirnya menyepakati, rasa ini harus disebar

Mereka bukan lagi diri-diri yang datang tadi pagi
Ini bukan hanya belajar, tapi berobat juga tentu saja
Selamat.. Kalian memang benar-benar berjodoh.
Psikologi dan Drama dalam Psikodrama…. Terimakasih

28 April 2019
Di Laboratorium Psikologi AU

Faldhy Dwi Budiansyah

Psikodrama Merupakan Salah Satu Cara untuk Merubah Perilaku


Perubahan Perilaku akan terjadi apabila ada niat yang kuat dari diri sendiri. Psikodrama mengajak tiap orang untuk berani mengenali diri sendiri. Berbagai teknik yang dikembangkan dalam Psikodrama kesemuanya mengenai melatih diri untuk membangun Hubungan dengan diri sendiri, dengan orang lain dan alam sekitar serta membangun hubungan dengan Yang Maha Kuasa Lanjutkan membaca “Psikodrama Merupakan Salah Satu Cara untuk Merubah Perilaku”

Cerita Mawar #part 12 Kabur Saat Hari Ulang Tahun


Apa pemikiran Anda mengenai ulang tahun dan pergi sendiri ke pedesaan di hari ulang tahunmu? Lebih tepatnya adalah Anda ikut acara kampus dan pergi ke desa, signal jaringan cukup di beberapa titik saja, jalanan penuh tanjakan-turunan tajam, jauh pasar, banyak toko kelontong untuk jajan bahkan, makan mie pangsit dan bakso sederhana. Masa iya begitu?

Ya… betul itu adanya. Kampusku mengadakan acara pergi ke desa (LIVE IN) ke Ngawi dusun bulurejo 2. Acara diadakan tanggal 20 juli hingga 24 juli. Ulang tahunku tanggal 21… jadi hari kedua aku disana merayakan ulang tahun. Perayaannya sederhana hanya tiup lilin putih biasa, dan juga banyak jabat tangan dan juga ucapan selamat ulang tahun. Kebetulan aku menemukan lokasi yang signal bagus jadi, bisa balas chat ucapan HUT. Lanjutkan membaca “Cerita Mawar #part 12 Kabur Saat Hari Ulang Tahun”

Obrolan di Warung Kopi tentang Rencana Psikodrama di Jakarta


Usai acara Pengenalan Psikodrama di Hotel Cakra Kembang Yogyakarta, Temenku mengajak minum kopi sambil ngobrol rencana tindak lanjut dari kerjasama ini. Ia sudah cukup pengalaman mengadakan EO, terutama tentang Pelatihan untuk Pengembangan Diri, baik Pengembangan Personal maupun Profesi.

Salah satu peserta mengungkapkan dalam Lingkaran Penutup, bahwa Acara seperti ini sangat menarik. Sebuah Pelatihan hampir sepenuhnya aktif, tidak menulis tanpa Slide Proyektor, Emosinya dapat, pemahamannya dapat dan menjadi Yakin mampu melakukannya. Belum pernah ia mendapatkan pengalaman seperti itu. Dia yakin bahwa Metode ini (Psikodrama/Action Metode) akan laku jika ditawarkan di Jakarta. Aku senang mendengarnya dan kami di Warung Kopi (Caffee) ingin menindaklanjutinya.

Di Jakarta pernah aku adakan Acara Psikodrama ini, memang cukup antusias pesertanya, namun itu masih kalangan terbatas. Waktu itu aku masih belum tahu “selera” orang Jakarta dengan Psikodrama. Sekarang sudah cukup banyak yang mengetahui Psikodrama, dan aku sendiri juga sudah cukup Percaya Diri (jam terbangku sudah cukup banyak) maka kami putuskan akan melakukan di Jakarta.

Bulan Maret, ini aku sudah akan ber Psikodrama di Jakarta, kerjasama dengan temen yang akan mempromosikan Cafe Baru nya. Ditawarkan ke publik dengan harga Promo, cukup membayar kopi nya saja. Sebuah konsep yang menarik Psikodrama dilakukan di Cafe, sasarannya karyawan muda yang masih beradaptasi di tepat kerjanya, atau mahasiswa tingkat akhir yang mungkin membutuhkan gambaran tentang dunia kerja.

Ternyata Bulan April Kawan Yogya ku sudah banyak mengadakan acara, maka kami akan mengadakan setelah Lebaran saja, sekalian mencari waktu yang tepat. Dari pengalamannya dalam mengadakan acara penentuan waktu sangat berpengaruh terhadap banyaknya peminat. Apalagi di Jakarta, jika dilakukan akhir minggu, banyak yang tidak suka, karena itu waktu untuk keluarga. Jika dilakukan hari kerja, inginnya dibayari kantor dalam rangka dinas. Apabila kelompok sasarannya Mahasiswa/Pelajar perlu kerjasama dengan institusi Pendidikan nya, jika tidak harganya perlu disesuaikan juga. Aku setuju saja, selain aku tidak pengalaman dalam membuat acara, masih ada cukup waktu untuk pembicaraan lebih detailnya.

Intinya kami akan mengadakan Psikodrama di Jakarta, waktu dan tempatnya akan dibicarakan kemudian. Kopi sudah datang dan makanan juga menyertainya. Maka kami makan dengan melanjutkan obrolan lain.

 

Yogyakarta Maret 2018

 

Retmono Adi

MENGAPA TERJADI PERUBAHAN KESADARAN DALAM PRAKTEK PSIKODRAMA ???


Psikodrama, sejatinya merupakan suatu metode yang biasa digunakan sebagai psikoterapi yang menekankan pada aksi /tindakan dramatik dari klien secara spontan (tanpa naskah) untuk mengeksplorasi berbagai situasi spesifik dalam kehidupannya di masa lalu, kini dan masa yang akan datang. Metode yang digagas oleh psikiater Eropa yakni Jacob Levy Moreno yang kemudian dikembangkan bersama-sama isterinya Zerka Toeman Moreno sejak tahun 1920-an ini (Chimera & Baim, 2010), kini mulai diyakini sebagai metode yang powerfull untuk memfasilitasi pertumbuhan pribadi yang lebih baik (personal growth). Sasaran utama yang ingin dicapai dari psikodrama adalah dapat membantu individu untuk mencapai pemahaman yang lebih baik mengenai dirinya hingga individu dapat menemukan konsep dirinya, menyatakan kebutuhannya dan menyatakan reaksinya terhadap tekanan-tekanan yang dialaminya (Corey, 2005).

Apa yang sebenarnya terjadi dalam sesi-sesi psikodrama sehingga individu bisa mencapai kesadaran peran dan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang dirinya? Hal ini menarik untuk dikaji lebih dalam, dan akan menjadi topik yang dibahas dalam tulisan ini. Lanjutkan membaca “MENGAPA TERJADI PERUBAHAN KESADARAN DALAM PRAKTEK PSIKODRAMA ???”