Psikologi yang Mempertimbangkan Budaya dalam Keluarga


Berdasar pengalamanku memfasilitasi Workshop Psikodrama, dan praktek konseling, aku menemukan pola yang menarik. Pola yang dapat dijadikan dasar untuk memahami pola perilaku psikologi individu. Khususnya Individu dengan latar budaya etnis budaya tertentu. Individu yang tumbuh dari budaya yang kuat memiliki pola pola perilaku tertentu berdasarkan interaksi yang terjadi berdasar budaya yang diyakini. Lanjutkan membaca “Psikologi yang Mempertimbangkan Budaya dalam Keluarga”

Quarter Life Crisis adalah Sebuah Tugas Perkembangan, Santuy Aja !


Sabtu, 19 September 2020 yang lalu, Aku IG live mengenai Quarter Life Crisis. Sebenarnya apa sih QLC itu ? Aku ambilkan dari wikipedia. Aku copas semuanya

Quarter Life Crisis atau krisis usia seperempat abad merupakan istilah psikologi yang merujuk pada keadaan emosional yang umumnya dialami oleh orang-orang berusia 20 hingga 30 tahun seperti kekhawatiran, keraguan terhadap kemampuan diri, dan kebingungan menentukan arah hidup yang umumnya dialami oleh orang-orang berusia 20 hingga 30 tahun. Krisis ini dipicu oleh tekanan yang dihadapi baik dari diri sendiri maupun lingkungan, belum memiliki tujuan hidup yang jelas sesuai dengan nilai yang diyakini, serta banyak pilihan dan kemungkinan sehingga bingung untuk memilih. Lanjutkan membaca “Quarter Life Crisis adalah Sebuah Tugas Perkembangan, Santuy Aja !”

Pengalaman Belajar Psikodrama di Hari Pertama Secara Online


“Ok. Silahkan mulai ceritakan tentang dirimu. Pilih saja mana yang menurutmu penting untuk aku ketahui sehingga aku dapat memahami hubunganmu dengan psikodrama,” kata Pak Didik.

Membuka diri merupakan langkah awal yang perlu kulakukan di hari pertamaku belajar psikodrama. Kuutarakan saja siapa diriku dan bagaimana latar belakang kehidupanku kepada Pak Didik melalui telepon. Lanjutkan membaca “Pengalaman Belajar Psikodrama di Hari Pertama Secara Online”

Aku dan Anakku Nanti, Mencoba Menggagas Parenting untuk Remaja


Aku merasa bahwa pilihan sekolah adalah pilihanku. Dari Sekolah Dasar aku sudah berdasar pada pilihanku. Waktu itu alasannya adalah karena banyak teman-temanku sekolah di situ. Demikian juga waktu SMP, dan SMA, karena memang aku ingin sekolah di tempat itu. Apalagi kuliah, aku memilih karena memang aku inginkan. Bekerja ya, melamar sendiri memilih sendiri bahkan memilih ke lain pulau dan ke daerah pedalaman ke tempat yang belum pernah aku kunjungi. Orang tuaku mendukung dengan berpesan hati hati dan jaga diri, meskipun dengan berat hati. Aku mengetahui hal tersebut dari adikku setelah beberapa tahun kemudian. Sekarang aku memutuskan untuk menjadi pekerja mandiri. Keputusan untuk meninggalkan pekerjaan mapan dan memilih untuk menjadi pekerja mandiri juga karena keinginanku (dapat baca Tentangku ) Lanjutkan membaca “Aku dan Anakku Nanti, Mencoba Menggagas Parenting untuk Remaja”

4 Langkah Sederhana untuk Belajar dengan Cepat Kemampuan Baru


Sebenarnya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh keterampilan baru ?

Banyak orang mengatakan sekitar 10 000 jam belajar,

Wow lama bingit, itu dapat disamakan dengan kerja fulltime selama 5 tahun, jadi malas untuk belajar!

Perlu diketahui bahwa 10 000 jam itu untuk mencapai level expert, ahli, dan melakukan layaknya profesional handal.

Namun apakah untuk belajar ketrampilan yang baru butuh selama itu? Lanjutkan membaca “4 Langkah Sederhana untuk Belajar dengan Cepat Kemampuan Baru”

Proses Teater, Bermain Peran (Harusnya) Membantu dalam Menemukan Diri


Teater, Drama, atau Seni Peran Sebagai sarana untuk hiburan, drama selalu memiliki kemampuan untuk menggetarkan, bergerak, dan menginspirasi khalayak. Dari tangan Euripides lalu Shakespeare sampai dengan Scorcese, menunjukkan ketrampilan dari intensitas emosional yang memungkinkan drama dijadikan sarana untuk memusatkan perhatian, meningkatkan kesadaran, dan menyampaikan ide-ide secara dinamis Lanjutkan membaca “Proses Teater, Bermain Peran (Harusnya) Membantu dalam Menemukan Diri”

Membantu Survivor dari Gaslighting, Terinspirasi Lagu Lathi Weird Genius feat Sara Fajira


Terinspirasi oleh lagu  Weird Genius – Lathi (ft. Sara Fajira)  Aku ingin berbagi hasil mengikuti webinar tahun lalu,  5 Oktober 2019, yang diselenggarakan oleh WPO Professional Development Institute, tentang Helping Survivor of Gaslighting oleh Ana Barros. Aku terjemahkan secara bebas dari bahan presentasinya.

GAMBARAN UMUM

  1. Ikhtisar tentang apa itu Gaslighting dan bagaimana hal itu dapat terjadi dalam berbagai konteks.
  2. Mengidentifikasi ciri-ciri orang melakukan Gaslighting.
  3. Memahami efek Gaslighting pada korban.
  4. Mengembangkan Strategi dan intervensi untuk digunakan dalam kerangka kerja EAP (Employee Assistance Program) jangka pendek untuk mendukung para korban membangun kembali kepercayaan diri mereka.

Lanjutkan membaca “Membantu Survivor dari Gaslighting, Terinspirasi Lagu Lathi Weird Genius feat Sara Fajira”

Menulis sebagai Cara Terapi Jangka Pendek


Aku mengikuti Webinar, dan mendapatkan materi The Use of Writing as Therapy in the Short-termoleh Nadine Santos. Aku ingin tulis ulang dan kusimpan di sini, agar dapat kubaca ulang dan dibaca orang lain yang mungkin membutuhkan.

Ada 3 hal yang disampaikan yaitu :

  1. Menulis memiliki sifat Terapeutik
  2. Bukti bagaimana menuliskan cerita berpengaruh terhadap kehidupan kita
  3. Cara Mempraktekkannya.

Kekuatan Tranformasi Menulis

Menulis sebagai cara penyembuhan – bagaimana kita menceritakan kisah kita, mengubah hidup kita (Louise De Salvo,)

Menulis adalah Keberanian (Pramoedya Ananta Toer) * ini tambahanku sendiri. Lanjutkan membaca “Menulis sebagai Cara Terapi Jangka Pendek”

Serasa Telah Menjadi Agen Generasi yang Turut Mewarnai Peradaban


Aku yang lahir awal 70-an, masih bisa dianggap Generasi Y, dan jelas masuk dalam kategori Urban Digital. Awalnya belajar menulis di papan tulis dengan kapur, sekarang dapat belajar dari berbagai belahan dunia sambil asyik ngemil di dapur.

Aku juga dapat menyebut diriku Generasi 90-an, yang mengalami perubahan secara bertahap perkembangan teknologi informasi digital. Dalam berkomunikasi jarak jauh, dari lewat telpon koin dengan hanya bicara, sekarang sudah dapat dengan video call saling bicara dan bertatap muka secara bersama. Lanjutkan membaca “Serasa Telah Menjadi Agen Generasi yang Turut Mewarnai Peradaban”

Panduan Sederhana Konseling Online dengan Cara Psikodrama


Hidup bukan seperti drama, tapi hidup itu sendiri adalah drama ~ Burke

Moreno Bapak Psikodrama mengajak tiap individu untuk menjadi Protagonis, Aktor Utama dari drama hidupnya, sehingga dalam Psikodrama Klien disebut Protagonis. Pemeran utama yang menjadi pusat dari jalan cerita hidup, yang menentukan jalan hidupnya, segala keputusannya menjadi penentu hidupnya.  Pemeran utama yang memiliki sifat baik  keberadaannya untuk menghadapi dan mengatasi persoalan yang muncul untuk suatu tujuan. Lanjutkan membaca “Panduan Sederhana Konseling Online dengan Cara Psikodrama”