Serasa Telah Menjadi Agen Generasi yang Turut Mewarnai Peradaban


Aku yang lahir awal 70-an, masih bisa dianggap Generasi Y, dan jelas masuk dalam kategori Urban Digital. Awalnya belajar menulis di papan tulis dengan kapur, sekarang dapat belajar dari berbagai belahan dunia sambil asyik ngemil di dapur.

Aku juga dapat menyebut diriku Generasi 90-an, yang mengalami perubahan secara bertahap perkembangan teknologi informasi digital. Dalam berkomunikasi jarak jauh, dari lewat telpon koin dengan hanya bicara, sekarang sudah dapat dengan video call saling bicara dan bertatap muka secara bersama. Lanjutkan membaca “Serasa Telah Menjadi Agen Generasi yang Turut Mewarnai Peradaban”

Panduan Sederhana Konseling Online dengan Cara Psikodrama


Hidup bukan seperti drama, tapi hidup itu sendiri adalah drama ~ Burke

Moreno Bapak Psikodrama mengajak tiap individu untuk menjadi Protagonis, Aktor Utama dari drama hidupnya, sehingga dalam Psikodrama Klien disebut Protagonis. Pemeran utama yang menjadi pusat dari jalan cerita hidup, yang menentukan jalan hidupnya, segala keputusannya menjadi penentu hidupnya.  Pemeran utama yang memiliki sifat baik  keberadaannya untuk menghadapi dan mengatasi persoalan yang muncul untuk suatu tujuan. Lanjutkan membaca “Panduan Sederhana Konseling Online dengan Cara Psikodrama”

Cara Menghadapi Situasi Sulit ( Pandemi Covid 19 ), Menurut Ajaran Ilmu Kebatinan


Ajaran Ilmu Kebatinan ini diyakini oleh Samin Wedhus, tokoh di tulisan Soesilo Toer, dalam bukunya “Pram dari Dalam, di bagian yang berjudul, Siapa pun Tak Berhak Merancang Nasib?”.

Ilmu yang sederhana yang ditekuni, dihayati dan dijadikan bagian dari hidupnya. Terbukti dalam serba kekurangan, keterbatasan dan kemiskinan hidup, ia berhasil mengembangkan usaha beternak kambing (Wedhus). Samin Rejo mendapatkan gelar Samin Wedhus. Ini sedikit penghinaan, tetapi bagi dia, itu berkah, itu tradisi, dan ia terima dengan tangan terbuka, lapang dada. Banyak orang juga mendapat gelar tanpa harus kuliah di perguruan tinggi, namun malah melambungkan namanya di kemudian hari. Istilah sekarang Personal Branding. Lanjutkan membaca “Cara Menghadapi Situasi Sulit ( Pandemi Covid 19 ), Menurut Ajaran Ilmu Kebatinan”

Tips Konseling, Penerimaan Diri Apakah Solusi ?


Tulisan ini ditujukan bagi para konselor dan juga para konseli, yang berada dalam situasi kesulitan dalam beradaptasi. Terutama dalam mensikapi kondisi diri terhadap tuntutan lingkungan. Lanjutkan membaca “Tips Konseling, Penerimaan Diri Apakah Solusi ?”

Apa itu Sand Tray Therapy ? Teknik Terapi yang dapat digunakan untuk Belajar Tematik di Rumah


Sand Tray (Baki berisi pasir atau terapi bermain pasir) adalah teknik terapi di mana klien dapat mengatur berbagai miniatur di baki pasir untuk membuat reproduksi realitas sosialnya. Sand Tray dikembangkan untuk klien dewasa oleh Dora Kalff. Teknik Ini adalah teknik non-verbal dan simbolik yang banyak digunakan untuk anak-anak dan sering digunakan untuk mereka yang memiliki kesulitan bahasa dan komunikasi, trauma, defisit perhatian dan kesulitan perilaku ( Zhou 2009) Lanjutkan membaca “Apa itu Sand Tray Therapy ? Teknik Terapi yang dapat digunakan untuk Belajar Tematik di Rumah”

KREATIVITAS DALAM BIMBINGAN KONSELING: PENGGUNAAN SENI UNTUK PROSES KONSELING PSIKOLOGI


Tulisan ini bertujuan agar dapat memahami apa itu definisi kreativitas. Bagaimana kreativitas dalam konseling dan Bagaimana menggunakan seni dalam konseling.

Kreativitas itu dari bahasa Latin “creare” yang berarti membuat, membangun, membentuk, dan “crescere” yang berarti tumbuh, membiarkan pertumbuhan. Kreativitas adalah aktivitas mental yang kompleks yang melibatkan, kecerdasan yang mengkristal dan mengalir lancar. Kreativitas merupakan hasil pemikiran yang berbeda dan utuh. Lingkungan sosial dan budaya memainkan peran penting dalam kreativitas.  (Holm-Hadulla & Hofmann, 2012) Lanjutkan membaca “KREATIVITAS DALAM BIMBINGAN KONSELING: PENGGUNAAN SENI UNTUK PROSES KONSELING PSIKOLOGI”

Jangan Putus Asa Kala Dalam Derita,…… Sebuah Refleksi Diri


Don’t get lost in your pain, know that one day your pain will become your cure.”
– Rumi

Banyak kejadian2 yg ga mengenakkan, traumatic, yg terjadi dari kecil sampai beberapa waktu lalu.
Ada satu titik di waktu itu aku membatin, bertanya pada Tuhan.
Ya Tuhan, kok ga habis2, bisa pause dulu kira2 bentar, aku butuh bernapas bentar, aku kecapean mengolah rasa mulu, emotionally exhausted, aku pengen at ease, tenang, & merasakan enak dulu bentar. Lanjutkan membaca “Jangan Putus Asa Kala Dalam Derita,…… Sebuah Refleksi Diri”

Mengelola Inner Child “HEALING YOUR INNER CHILD”


Tujuan dari bahasan ini adalah untuk memahami “siapa” Inner Child itu, memeriksa dinamikanya, mengidentifikasi inner child yang terluka dan memahami pentingnya menyembuhkan luka itu. Selanjutnya juga untuk mempraktekkan penyembuhan luka batin dalam setting klinis jika dibutuhkan.

Inner Child adalah aspek layaknya anak kecil yang ada dalam pikiran bawah sadar kita. Inner Child dapat dilihat sebagai ‘subpersonalitas’, sisi karakter kita yang dapat mengambil alih ketika kita dihadapkan dengan tantangan atau permasalahan yang menekan. Lanjutkan membaca “Mengelola Inner Child “HEALING YOUR INNER CHILD””

Saran Skripsi Cepat Selesai, Balada Kaum Rebahan, by Iip Fariha


Lingkaran itu bulat, sama kayak stress itu bikin mbulet

Mager karena stress menghadapi skripsi atau mager karena tak ada kegiatan lain selain urus skripsi. Sama-sama stress. Lebih sering rebahan merupakan sebab atau mungkin juga akibat. Demikian juga sakit kepala. Telur dulu atau ayam dulu. Sama-sama dari telur yang keluar dari ayam.

Pikiran, perasaan dan tindakan itulah esensi dari diri kita. Kadang sulit memilah mana yang duluan muncul, pikiran dulu atau perasaan dulu, atau gara-gara tindakan tertentu. Kalau kita tak bisa memilah dan mengendalikan ,minimal salah satunya. Maka stress bagai lingkaran syetan tak jelas ujung pangkalnya. Lanjutkan membaca “Saran Skripsi Cepat Selesai, Balada Kaum Rebahan, by Iip Fariha”

PERNIKAHAN SEBUAH PROSES BERTUMBUH oleh Iip Fariha


Sebuah cara mengukur kesiapan untuk adik-adikku para jomblo,….

Beberapa hal terkait pernikahan sifatnya normatif yang ditetapkan dalam agama dan keyakinan kita masing-masing. Yaitu meliputi tentang apa pernikahan, tujuannya apa, bagaimana proses dan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pernikahan. Peran masing-masing pasangan dan fungsi keluarga, dll. Lanjutkan membaca “PERNIKAHAN SEBUAH PROSES BERTUMBUH oleh Iip Fariha”