Cerita Dunia Mahasiswa, Badai Semester 4 atau 5


Hari ini sabtu 17 mei 2019 aku akan berbagi kisah mengenai  dinamika pertemanan dalam dunia perkuliahan untuk anak semester 4. Banyak orang berkata bahwa semester 4 dan semester 5 adalah semester yang penuh dengan badai, melalui semester ini setiap individu akan mengetahui apakah dirinya tepat pada suatu jurusan. Bagiku sendiri semester 4 ini adalah semester yang butuh komitmen dan kerjasama. Setahuku ada idiom yang bernama “it takes two to tango” yang artinya mengenai kerjasama. Lanjutkan membaca “Cerita Dunia Mahasiswa, Badai Semester 4 atau 5”

Psikodrama dalam Pelatihan Singkat Membangun Team Work dan Melatih Problem Solving di Tasikmalaya


Melakukan psikodrama dengan tim pegawai model inhouse training merupakan pengalaman baru bagiku. Beberapa hari aku merenungkan skenario apa yang harus kulakukan, berhubung kegiatan ini bukan karena keinginan peserta alias kewajiban pegawai mengikuti proses training, maka tujuan pun sudah ditentukan owner. Peranku sebagai trainer merenungkan apakah target dapat tercapai, dengan peluang apapun dapat terjadi selama proses psikodrama. Padahal kegiatan hanya dilakukan dalam waktu yang singkat, hanya 5 jam saja. Lanjutkan membaca “Psikodrama dalam Pelatihan Singkat Membangun Team Work dan Melatih Problem Solving di Tasikmalaya”

Refleksi Bulan Puasa, Perlu Keberanian untuk Memaafkan.


Deg-degan, tiba-tiba ada orang yang protes, mendominasi dan memaksa. Terpikir bahwa kapasitas dan kompetensi digugat, seolah tidak tahu apa-apa, mungkinkah telah melakukan suatu tindak kebodohan yang membuat orang lain patut mengoreksinya. Lanjutkan membaca “Refleksi Bulan Puasa, Perlu Keberanian untuk Memaafkan.”

Praktek Psikodrama di Tasikmalaya, Membuat Skenario Role Play yang Memberdayakan…


2 Mei 2019

Keledai tak pernah takut terkubur, dia bergembira karena dapat melompati timbunan pasir yang menimpanya.

Ada rasa haru dan harapan baru yang menyeruak dari proses psikodrama yang dilakukan pada hari ini. Lanjutkan membaca “Praktek Psikodrama di Tasikmalaya, Membuat Skenario Role Play yang Memberdayakan…”

Pengalaman mengikuti Workshop Psikodrama di Jakarta


Pada hari itu, Minggu 28 April aku pergi bersama dengan temanku untuk mengikuti workshop Psikodrama. Selama perjalanan, otakku dipenuhi dengan banyak pertanyaan dan rasa cemas. Kira-kira bagaimana ya nanti kegiatannya, apa saja ya yang akan dilakukan. Hal ini ditambah lagi dengan pemikiranku seputar tesis yang ikut bergejolak di dalam benakku. Lanjutkan membaca “Pengalaman mengikuti Workshop Psikodrama di Jakarta”

Sebuah Kesadaran yang Menohok


Selama ini saya menargetkan setiap klien yang datang pada saya harus saya bantu dia selesaikan masalahnya dalam satu kali pertemuan. Kebetulan klien klien yang selama ini datang kepada saya memang mampu saya selesaikan dalam satu kali pertemuan. Niat ini membuat saya terkadang melakukan terapi sampai 4 jam lebih. Bagi saya pribadi ini lah wujud totalitas dan “profesionalitas” yang bisa saya berikan bagi profesi saya. Pikiran seperti ini yang membuat saya kadang – kadang berpikiran ‘negatif’ pada rekan rekan seprofesi yang membatasi waktu dalam melakukan terapi. Lanjutkan membaca “Sebuah Kesadaran yang Menohok”

Pencerahan dalam Sebuah Drama, Pengalaman Mengikuti Psikodrama


Kembali mengikuti kelas psikodrama, teknik favorit saya. Kali ini untuk komunitas orang orang yang peduli dan mau bersiap untuk menghadapi bencana. Di kelas ini, kami belajar bagaimana caranya menggunakan Psikodrama untuk membantu korban bencana. Lanjutkan membaca “Pencerahan dalam Sebuah Drama, Pengalaman Mengikuti Psikodrama”