Di Rumah Saja, dan Menjaga Jarak Sosial Mengikuti Anjuran Pemerintah


Sabtu, 14 Maret 2020 masih dapat mengadakan Psikodrama di Wiloka, lancar dan sukses, dihadiri dari beberapa Universitas dan komunitas, dari Universitas Islam Indonesia,  dari Universitas Sanata Dharma, dari Komunitas Titian, baik Dosen maupun mahasiswanya, makin tersebarlah Psikodrama.

Ternyata ini event Psikodrama terakhir sebelum mendapatkan pengumuman untuk menjaga jarak sosial (social distance) karena wabah Covid-19. Malam harinya mendapatkan informasi perlu waspada Corona, tengah malam diinfokan untuk tidak tidak usah keluar rumah dulu oleh Pak RW. Lanjutkan membaca “Di Rumah Saja, dan Menjaga Jarak Sosial Mengikuti Anjuran Pemerintah”

Apa itu Mirroring dan Bagaimana Cara Kerjanya dalam Psikodrama


Mirroring adalah salah satu teknik yang sering dipakai dalam terapi kelompok Psikodrama.

Mirroring berarti bercermin, atau  melihat diri sendiri. Dalam arti lebih luas juga berarti berefleksi untuk lebih mengenal diri sendiri.

Teknik mirroring ini sering digunakan pada tahap Action, ( baca Tahapan Utama Psikodrama) Lanjutkan membaca “Apa itu Mirroring dan Bagaimana Cara Kerjanya dalam Psikodrama”

Bermain Teater Obyek dan Narasi, Safety and Trust di Teater Garasi Yogyakarta


Beberapa hari sebelumnya, Aku mendapat informasi di Group WhatsApp, mengenai workshop teater di Teater Garasi. Demikian pengumumannya :

yang berminat mari ikut…!
Teater Garasi/Garasi Performance Institute Mengundang Anda untuk terlibat dalam Object and Narrative Workshop
“Safety and Trust”
Bersama: July Yang (Ao Ao Ing Ensemble) & Wu Lu
dari Shanghai

Selasa, 25 Februari 2020
18.00 – 21.00 WIB
Studio Teater Garasi Lanjutkan membaca “Bermain Teater Obyek dan Narasi, Safety and Trust di Teater Garasi Yogyakarta”

Perihal Kekuatan, Kekuasaan, Refleksi dari Film Animasi Black Clover


Film Animasi yang berjudul Black Clover atau Semanggi Hitam, bercerita tentang para penyihir yang melindungi kerajaan, dengan tokoh utama Asta dan Yuno. Aku tidak ingin menuliskan ceritanya, melainkan tentang lambang lambang (metapora) yang ada di animasi itu.

Kekuasan adalah kekuatan untuk mengendalikan, dalam Film Animasi ini adalah Kekuatan Sihir. Kekuatan Sihir tersebut ada pada Buku Sihir, yang akan memilih penggunanya sendiri. Ada orang- orang tertentu yang memiliki bakat memiliki kekuatan sihir. Saat memasuki usia dewasa ada upacara tertentu dan buku sihir akan memilih penggunanya. Lanjutkan membaca “Perihal Kekuatan, Kekuasaan, Refleksi dari Film Animasi Black Clover”

Apa Yang Ingin Kau Buktikan ?


Kau berjuang keras selama ini, untuk apa?

Kau ingin membuktikan sesuatu ?

Apa itu?

Seberapa besar kemampuanmu?

Perlukah dengan menghancurkan orang lain?

Bukankah lebih menyenangkan bila dapat bersama?

Baiklah aku mengakui kamu hebat,….lalu apa?

Oke, lah,..kamu benar,….selanjutnya apa?

Apakah kamu bahagia?

 

Yogyakarta, 1 Maret 2020

Retmono Adi

 

Psikodrama Dapat Sangat Berbeda Pada Setiap Kali Praktek, Sebuah Testimoni dari Bandung


Sebuah tanggapan dari teman Psikodrama di Bandung, Iip Fariha, dari tulisan hari ini tentang Sosiometri untuk Membangun Sinergi. Awalnya aku share tulisan ini ke WA nya, dan kami berdialog sebagai berikut:

I : Kamu baik sekali menjelaskan proses dan definisinya. Bagi pemula menjadi lebih terbayang apa yang harus dilakukan.

A: Syukurlah…dapat jelas dimengerti🙏🙏🙏
Lanjutkan membaca “Psikodrama Dapat Sangat Berbeda Pada Setiap Kali Praktek, Sebuah Testimoni dari Bandung”

Self Leadership, Refleksiku Hari Ini Mengenai Serigala Cinta


Hari ini aku menemukan tulisan dari e book mengenai Spiritual Leadersip, yang dibagikan di Group WA. judulnya :

Integrating Leadership Development with Ignatian Spirituality:
A Model for Designing a Spiritual Leader Development Practice ~ Teresa J. Rothausen1

Aku refleksikan dalam bagaimana aku memimpin diriku sendiri.

Di setiap manusia, ada dua serigala yang terus-menerus bertarung. Yang satu adalah mewakili Ketakutan, dan yang lainnya mewakili Cinta.
Yang mana dari serigala itu akan memenangkan pertempuran?

Serigala yang selalu kamu beri makan ~ metafora spiritual Penduduk asli Amerika.

dan dilanjutkan dengan ayat dari Injil Perjanjian Baru

Di dalam cinta tidak ada ketakutan, cinta yang sempurna melenyapkan ketakutan, …. (1 Yoh; 18a)

Jadi tugasku adalah selalu memberi makan Serigala yang mewakili Cinta.

Kutuliskan untuk mengingatkan pada diriku sendiri.

 

28 Februari 2020

Retmono Adi