PANDUAN TRAINING BERDASAR DRAMA


Seorang karyawan mengaku kepada manajernya bahwa rekan-rekan kerjanya mengiriminya ofensif e-mail. Seorang sales representative, Afrika-Amerika pertama yang bekerja di tenaga penjualan serba putih (kulit putih), mengatakan kepada manajer bahwa dia ingin mengajukan keluhan EEO. Situasi rumit seperti ini merupakan tantangan sehari-hari di lingkungan perusahaan saat ini.  Misalnya: keterampilan dalam menangani topik hangat seperti keragaman di tempat kerja, pelecehan seksual, dan kekerasan di tempat kerja naik ke posisi utama dalam ukuran keberhasilan kepemimpinan, serta ” people skills ” mendapatkan kredibilitas dan kewibawaan. Seandainya paradigma strategis lebih daripada reaktif, dinamika manusia adalah untuk mengubah pemikiran kita, maka paradigma baru untuk pelatihan harus mengantar pada perubahan.
Lanjutkan membaca “PANDUAN TRAINING BERDASAR DRAMA”

Menjadi Diri Sendiri atau Impulsive? Konseling (Diskusi) Lewat WhatsApp, Cukup Menarik dan Layak Dibagikan


Bgmn membedakan antara bebas menjadi diri dgn malah menjadi impusive/dikendalikan impulsivitas yg biasanya jd kurg baik..?

dilihat dari hasil dan impact nya,….

Kembalikn k dampak ke sosial lg ya mas?

Yups, Sosial, Psikologis, dan Spiritual,….kalau baik ya bersyukur, jika kurang baik ya mohon ampunan (dan belajar),….dan terus move on,….berusaha terus menjadi lebih baik

Salah satu pengaruh Psikodrama adalah makin lebih sensitif, dan mudah baper,….modal utama utk Empati. (baca: Sensi dan Baper menjadi Modal Awal untuk Belajar Empati dengan Mengolah Memori Emosi)

Bersyukur dipertemukan di Bandung, makassar, Palu kala itu mas..

Terimakasih atas kehadiran mas Didi 

Masama, kau juga banyak membantuku lho,….kau yang bawa Psikodrama ke Sulawesi.

Aku juga merasa beruntung bertemu dg mu,..aku merasa kau bakal menjadi orang hebat dari Indonesia Timur,….🙏🙏🙏

Terimakasih banyak mas atas kalimat ini 🙏🏻🙏🏻


Chat di WhatsApp, sengaja aku biarkan tulisan seperti adanya agar terlihat otentik. Nama teman tersebut tidak saya tuliskan, kecuali jika yang bersangkutan menginginkan.

Terima Kasih

Yogyakarta, 7 November 2019

Retmono Adi

Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, M.D., T.E.P.


(Presentasi pertama di Konferensi IAGP, London, Agustus, 1998, dengan revisi, kembali dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society for Group Psychotherapy dan Psikodrama pada 9 April 1999.) Revisi dan diterbitkan lagi di website, Mei 2, 2006.)
________________________________________
Pondasi Teoretis Psikodrama telah berevolusi dan diperdalam dalam generasi terakhir.

Beberapa poin penting akan dibahas di bawah ini: Lanjutkan membaca “Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, M.D., T.E.P.”

Perlu Melatih Rasio, Emosi, dan Tindakan; Konseling (Diskusi) Lewat WhatsApp, Cukup Menarik dan Layak Dibagikan


Mas didi waktu d medan.. trnyata barengan sm tmn sy di unpad..

Anaknya rasio bgt 😁

Mas nya rasa kl di kmi2 bykan pakai rasio ya mas?

Sepertinya begitu…🤗👍

Mass.. krna mengolah rasa, menyentuh emosi yg tdk menyenangkan, berhubungan dgn pengalaman2 yg tdk enak itu menyakitkan membuat org memilih untuk berlindung di balik dunia rasio?

Tidak sepenuhnya begitu…Ada org2 memang diberikan bakat rasio, atau Rasa, atau kinestetik…Kesemuanya perlu dilatih…

Hmm iya mass..

Sekolah terlalu menekankan rasio

Kurg menyentuh yg lain2 ya mas?

Yoiii

Hmm ok.. maturnuwun mas..


Chat di WhatsApp, sengaja aku biarkan tulisan seperti adanya agar terlihat otentik. Nama teman tersebut tidak saya tuliskan, kecuali jika yang bersangkutan menginginkan.

Terima Kasih

Yogyakarta, 7 November 2019

Retmono Adi

Kesadaran Tubuh dengan Terapi Gerak ( Movement Therapy), Konseling (Diskusi) Lewat WhatsApp, Cukup Menarik dan Layak Dibagikan


Ak barusan
Ingin gerak.
Maka ak melakukan gerakan2 dgn semua ragaku.

Ak gerak di kamar, semua badanku bergerak sprti bagaimana dia ingin bergerak dgn bebas.
Maka ak menggerakkan smua nya.

Ada teknik yg sprti it kah mas ?
Ada namanya?

Terapi gerak (movement Therapy)

Ada tulisan mas ttg ini?

Belum, Kau tuliskan pengalamanmu..🙏🙏👍👍👍

Baik mas.
Ak nulis2 tangan di jurnal belakangan ini.

Lg menikmati nulis dgn tangan

Ok sip


Chat di WhatsApp, sengaja aku biarkan tulisan seperti adanya agar terlihat otentik. Nama teman tersebut tidak saya tuliskan, kecuali jika yang bersangkutan menginginkan.

Terima Kasih

Yogyakarta, 7 November 2019

Retmono Adi

3 Tahapan Utama dalam Psikodrama dan Sedikit Catatan Tambahan


Psikodrama terdiri dari tiga tahap utama, yaitu:

1. Pemanasan (Warming up)
2. Pentas (Action)
3.  Integrasi / Refleksi

Tiga tahap ini menjadi tahapan utama untuk membantu mengintegrasikan proses psikodrama ke dalam kelompok, dalam merancang spontanitas, dan mengaplikasikannya ke proses terapi. Boleh juga jika ingin ditambahkan untuk mengawali dengan tahap Perkenalan, dan diakhiri dengan tahap Penutup, berterima kasih dan bersalaman. Lanjutkan membaca “3 Tahapan Utama dalam Psikodrama dan Sedikit Catatan Tambahan”

Satu Kata yaitu Menyenangkan, Kesan Saat Praktek Psikodrama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar


Pada hari Selasa tersebut, saya dan kawan-kawan melaksanakan kegiatan bermain Psikodrama bersama 15 andik yang telah kami pilih sesuai dengan kriteria yang telah kami tentukan dari 160-an andik yang ada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar.

Kegiatan kami laksanakan dari pukul 13.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB. Rancangan kegiatan dari warming up terlebih dahulu dengan di mulai dari pengenalan diri dengan berpose, setelah itu dilanjutkan dengan sosiometri, lokogram, dan sculpture. Setelah warming up, dilanjutkan dengan action.

Action berupa “memaafkan” dan teknik membayangkan masa lalu/masa depan. Dalam pelaksanaannya, karena waktunya tidak cukup jadi yang teknik “membayangkan” tidak jadi dilakukan. Setelah semua kegiatan dilakukan, kami menutupnya dengan reflection dari keseluruhan kegiatan.

Kesan saya mengenai kegiatan yang kami lakukan ini jika misal diungkapkan dalam satu kata yaitu menyenangkan. Tidak ada lagi yang bisa saya ungkapkan selain itu. Walaupun memang kegiatannya tidak sesuai dengan apa yang direncanakan, tapi saya benar-benar menikmati kegiatan ini.

Surakarta, 6 Agustus 2019

Hajjy