Membunuh untuk Hati


Ya, aku mengakuinya, aku jatuh cinta 5 tahun lalu, dan aku pun menjadi buta selama 5 tahun. Aku bermain dengan perasaanku, terluka, disembuhkan, terluka lagi…disembuhkan lagi. Terus menerus begitu, sampai akhirnya hatiku penuh carut marut, membekas dan mengeras. Apa yang harus aku lakukan dengan hati yang sudah sekarat ini? Mempertahankannya? Berusaha menyembuhkannya kembali? Rasanya di titik ini aku tidak mampu, aku memilih untuk membunuhnya saja! Lanjutkan membaca “Membunuh untuk Hati”