Psikodrama dalam Pelatihan Singkat Membangun Team Work dan Melatih Problem Solving di Tasikmalaya


Melakukan psikodrama dengan tim pegawai model inhouse training merupakan pengalaman baru bagiku. Beberapa hari aku merenungkan skenario apa yang harus kulakukan, berhubung kegiatan ini bukan karena keinginan peserta alias kewajiban pegawai mengikuti proses training, maka tujuan pun sudah ditentukan owner. Peranku sebagai trainer merenungkan apakah target dapat tercapai, dengan peluang apapun dapat terjadi selama proses psikodrama. Padahal kegiatan hanya dilakukan dalam waktu yang singkat, hanya 5 jam saja. Lanjutkan membaca “Psikodrama dalam Pelatihan Singkat Membangun Team Work dan Melatih Problem Solving di Tasikmalaya”

Praktek Psikodrama di Tasikmalaya, Membuat Skenario Role Play yang Memberdayakan…


2 Mei 2019

Keledai tak pernah takut terkubur, dia bergembira karena dapat melompati timbunan pasir yang menimpanya.

Ada rasa haru dan harapan baru yang menyeruak dari proses psikodrama yang dilakukan pada hari ini. Lanjutkan membaca “Praktek Psikodrama di Tasikmalaya, Membuat Skenario Role Play yang Memberdayakan…”

Pencerahan dalam Sebuah Drama, Pengalaman Mengikuti Psikodrama


Kembali mengikuti kelas psikodrama, teknik favorit saya. Kali ini untuk komunitas orang orang yang peduli dan mau bersiap untuk menghadapi bencana. Di kelas ini, kami belajar bagaimana caranya menggunakan Psikodrama untuk membantu korban bencana. Lanjutkan membaca “Pencerahan dalam Sebuah Drama, Pengalaman Mengikuti Psikodrama”

Kesadaran dan Pengendalian Diri menjadi Dasar Memaafkan


Lanjutan dari apa perlu memaafkan orang lain…

Saya merasa sangat terbantu sekali dengan materi kotbah bapak dan juga saat doa setelah kotbah dimana saya bisa benar benar bertemu musuh saya. Oleh karena itu saya ingin berdiskusi dengan bapak. Pak Didik langsung mensetujui kita akan bertemu di akhir pekan.

Kemudian saat yang paling aku nantikan tiba juga, Sabtu 6 april 2019 aku memiliki relasi dengan orang yang berasal dari teologia dan masih nyambung dengan psikologi. Jarang sekali aku bertemu orang yang berasal dari teologia namun ketika bertemu kasus psikologi bisa membantu. Adapun aku bertemu pasti usianya sudah hampir 60 tahun. Untuk isi percakapan detailnya aku sudah lupa karena aku mengetik ini 1 minggu kemudian, jadi aku mencoba menjadikan berdasarkan memoriku. Lanjutkan membaca “Kesadaran dan Pengendalian Diri menjadi Dasar Memaafkan”

Ingin Berubah ? Pahami Psikodrama dan Lakukan !


Psikodrama mengolah diri

seperti Metamorfosa, Ulat menjadi Kupu Kupu

Ulat merayap,….kepompong diam,..Kupu kupu terbang,

begitu pun Psikodrama, ibarat kepompong, dari luar sepertinya diam, berserah pada alam, tidak terlihat proses yang terjadi di dalam, hingga tiba waktunya, merobek dari dalam, keluar menjadi kupu- kupu,..terbang indah di angkasa,….

…dan hidup tidak lagi sama seperti sebelumnya.

Bagaimana Menggunakan Psikologi Untuk Menulis Cerita yang Luar Biasa


Psikologi dan menulis saling mempengaruhi mengenai memahami bagaimana cara seseorang berpikir dan berperilaku serta alasannya. Namun Anda tidak perlu menjadi sarjana psikologi terlebih dahulu untuk menulis sebuah cerita yang bagus.

Psikologi dan menulis

Mungkin Anda adalah seorang pantser. Anda menyelami sebuah ide cerita dengan karakter yang dibangun bersamaan datang ide pada pikiran Anda. Setelah sekitar 3 atau 4 chapter, cerita tersebut menjadi berantakan dan anda tidak tahu mengapa. Lanjutkan membaca “Bagaimana Menggunakan Psikologi Untuk Menulis Cerita yang Luar Biasa”

Orang tidak Meninggalkan Pekerjaan, Mereka Mencari Keamanan Psikologis


Orang tidak meninggalkan pekerjaan, mereka meninggalkan budaya kerja yang beracun.

Jadi ini adalah awal dari versi Rabu Bijak yang lebih pendek (sedang?) Sementara saya menguji apakah beberapa momentum penulisan dapat dimasukkan ke dalam buku. Lanjutkan membaca “Orang tidak Meninggalkan Pekerjaan, Mereka Mencari Keamanan Psikologis”