Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #13 Akhir yang Bahagia


Satriaku

Suatu sore aku kebingungan mencari Satria. Dia belum makan sejak pagi. Biasanya dia selalu mengeong dan mengendus-endus kakiku saat lapar. Biasanya kalau lapar dia tidak bisa tidur nyenyak. Kucari-cari di dalam rumah, kupanggil namanya berkali-kali, ternyata dia ada di teras, sedang tertidur nyenyak dekat pot tanaman. Mungkin dia baru saja berburu tikus, pikirku. Tapi di dekatnya kulihat ada bekas makanan yang bentuknya mirip seperti whiskas. Biasanya aku memberinya potongan ayam paha rebus. Lalu siapa yang memberinya whiskas?

“Nama kucingmu sama seperti namaku. Apa kau sengaja memberikan nama itu?” Lanjutkan membaca “Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #13 Akhir yang Bahagia”

Silabus Training MANAGEMEN STRES


Pengantar

Tenaga kerja saat ini banyak mengalami kelelahan kerja dan stres. Pekerja di semua tingkatan merasa stres, tidak aman, dan disalahpahami. Mereka merasakan tuntutan di tempat kerja telah menjadi terlalu banyak untuk ditangani. Dampak keuangan dari stres terhadap perusahaan sangat besar. Pelatihan ini membahas penyebab stres tersebut, dan menunjukkan cara melakukan inisiatif yang tepat bagi  karyawan dan perusahaan

Topik Bahasan

Stres menjadi bagian positif yang tidak dapat dihindari dari kehidupan semua orang;
Kenali gejala ketika memiliki “kelebihan stres kronis;” di tempat kerja
Mengidentifikasi situasi yang menyebabkan stres terbesar;
Mengidentifikasi tindakan-tindakan yang menambah stress
Mengembangkan strategi untuk mengubah baik situasi dan tindakan yang dapat diubah;
Mengembangkan teknik untuk menghadapi situasi dan tindakan yang tidak dapat diubah.

Metode

Psikodrama, Pelatihan berdasar Drama

Sasaran

Memahami bahwa stres adalah bagaimana kita bereaksi terhadap situasi eksternal.
Meningkatkan pengendalian emosi.
Bersahabat dengan emosi negatif.
Menjaga fokus pada pekerjaan.
Mendapatkan perspektif tentang apa yang benar-benar penting.
Mengeluarkan energi hanya pada hal-hal yang dapat dikontrol.
Memikul tanggung jawab pribadi untuk situasi mengganggu.
Mengembangkan tanggapan yang lebih baik untuk berbagai situasi

Peserta

Manajer. Profesional, Karyawan yang membutuhkan kemampuan mengendalikan emosi secara efektif untuk menjadi sukses.

Waktu

Dilaksanakan selama total waktu 24 jam selama 3 hari @ 8 jam.

Kontak

Jefry Simanullang  0812 2542 0777

Deddy YE 0815 7500 0571

Silabus Training Mentalitas Dasar Dunia Kerja


PENGANTAR

Pengetahuan dari Sekolah atau Kampus saja tidak cukup sebagai bekal untuk masuk ke dalam dunia kerja. Dibutuhkan mentalitas kerja yang kuat, dan kemampuan beradaptasi dalam situasi yang penuh tekanan. Pelatihan ini mengembangkan metode untuk menyiapkan pribadi yang tangguh dan berkarakter sesuai dengan nilai profesional.

SASARAN

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
 Memiliki Disiplin diri dan berkepribadian yang kuat.
 Memiliki sikap mental yang kuat.
 Menginternalisasi nilai-nilai keutamaan yang dibutuhkan di Dunia Kerja

TOPIK BAHASAN

 Berpikir Kreatif
 Kecerdasan Emosi
 Memahami Kepribadian Diri
 Team Building, Team Work, Team Spirit
 Budaya Perusahaan/Organisasi

METODE

Psikodrama, Pelatihan Berdasar Drama

PESERTA

Mahasiswa, Karyawan Baru, Management Trainee, maksimum 20 0rang,

WAKTU

Dilaksanakan selama total waktu 16 jam selama 2 hari @ 8 jam.

Kontak

Jefry Simanullang  0812 2542 0777

Deddy YE 0815 7500 0571

Silabus Training Membangun Karakter Remaja


PENGANTAR

Masa Remaja adalah proses pencarian identitas. Proses ini mengeksplorasi seluruh potensi, baik, emosi, pikiran, maupun spiritual mereka, agar terungkap dan berkembang seluruh potensi terbaiknya. Psikodrama adalah metode belajar aktif dengan berdasarkan prinsip Psikologi dan Drama, suatu bentuk teknik belajar yang memungkinkan individu untuk mengeksplorasi Emosi, Kognisi, dan Tindakan, secara menyeluruh.
Isi dari pelatihan ini difokuskan pada 5 bidang kunci kesuksesan di masa depan:
• Rasa Percaya Diri
• Keterampilan Berkomunikasi
• Keterampilan Membina Hubungan Sosial
• Keterampilan Memimpin dan Teamwork
• Efektif Mengelola Sikap
Program ini tepat dilakukan saat MOS (Masa Orientasi Siswa Baru), Orientasi Mahasiswa Baru, LDK, dan Persiapan memasuki Dunia Kerja

BAHASAN

• Berpikir Kreatif
• Kecerdasan Emosi
• Tipe – tipe Kepribadian
• Kepemimpinan.
• Prinsip dan Nilai Universal

METODE

Psikodrama, Belajar Aktif berdasar prinsip Psikologi dan Drama

SASARAN

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
• Lebih mengenal potensi diri
• Disiplin diri dan berkepribadian yang sehat
• Memiliki sikap mental yang kuat.
• Memiliki semangat kepemimpinan yang baik.
• Menginternalisasi nilai-nilai dan prinsip-prinsip keutamaan hidup

PESERTA

Remaja – Dewasa Awal (usia 14 – 21 th) Efektif per kelas 20 peserta

WAKTU

Dilaksanakan selama total waktu 16 jam selama 2 hari @ 8 jam. Tepat sekali jika dilakukan selama Week End.

Kontak

Jefry Simanullang  0812 2542 0777

Deddy YE 0815 7500 0571

Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #09 Merasa Disayang, Sesi Konseling Keenam


Aku merasa seperti disayang

“Suatu hari, saat aku berbelanja di supermarket, aku mendengar ada suara laki-laki paruh baya memanggil namaku dari belakang. Aku menoleh, awalnya aku bingung. Ternyata dia adalah mantan pacar mendiang ibuku, laki-laki yang pernah mengantarku ke panti asuhan. Dia ingin membicarakan sesuatu yang penting, tentang keberadaan ayah kandungku. Sudah saatnya aku mengetahuinya, katanya. Awalnya aku ragu, tapi aku tetap mengiyakan. Kami berbicara di sebuah warung makan. Dia bercerita soal mendiang ibuku yang dulu mengalami depresi. Di sini aku tidak akan membahas soal masa lalu ibuku karena ceritanya sungguh pilu. Mungkin aku tidak kuat menceritakannya. Jadi, singkat cerita, keesokan harinya dia mengantarkanku ke rumah ayah kandungku. Dulu katanya, ibuku sempat menjadi pembantu di sana, tapi dia diusir karena menjalin hubungan gelap dengan ayahku yang sudah memiliki istri. Lanjutkan membaca “Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #09 Merasa Disayang, Sesi Konseling Keenam”

Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #08 Cerita Tentang Kehilangan, Sesi Konseling Kelima


Cerita tentang kehilangan

“Rumah itu kosong, tidak dihuni oleh sebuah keluarga. Dinding di setiap sudut rumahnya berwarna putih tulang. Bangunan tempo dulu, mungkin dibangunnya sejak tahun 70an ke atas. Tidak banyak perabotan. Hanya ada kursi meja tamu, satu kamar tidur agak luas kalau hanya di tempati dua orang, satu dapur, dan satu kamar mandi. Rumah itu tidak terlalu besar, tapi ada halaman yang cukup luas di bagian depan rumah. Ada satu kamar tidur kecil yang letaknya terpisah dari bangunan rumah itu, tapi masih bersebelahan meskipun di antara kedua bangunan itu ada celah jalan yang dipenuhi dengan berbagai tanaman. Aku tinggal di kamar yang terpisah itu. Lanjutkan membaca “Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #08 Cerita Tentang Kehilangan, Sesi Konseling Kelima”

Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #07 Konseling Ke Empat


Pada akhirnya hati kita akan jatuh pada seseorang yang bisa menghadirkan tawa, rasa nyaman, dan kejernihan dalam berpikir
(Sesi Konseling Keempat)

“Aku memutuskan untuk menjadi pembantu karena aku tidak lagi punya tempat tinggal. Kadang aku ingin tahu bagaimana rasanya hidup di tengah-tengah keluarga meskipun aku tahu bahwa banyak keluarga yang tidak bahagia. Dulu saat liburan sekolah, aku sering diajak berkunjung ke rumah teman-temanku yang sudah diadopsi. Aku iri sekali dengan kehidupan mereka bersama orang tua baru mereka. Kebutuhan mereka tercukupi tanpa harus bersusah payah bersekolah sambil bekerja.

“Kadang aku menitikkan air mata ketika aku menghadiri pesta pernikahan teman-temanku atau orang lain. Terutama saat mereka melakukan prosesi sungkem dengan orang tua. Orang tua mereka terlihat berat melepaskan anak mereka untuk hidup bersama orang lain. Lalu aku berpikir kalau aku menikah suatu saat nanti, siapa yang akan menjadi wakilku? Tidak akan ada yang berat melepas kepergianku. Tidak ada yang mendampingiku ketika aku pertama kali ke rumah Yudha. Aku tahu yang kulakukan dengan Yudha salah dan dosanya besar. Tapi aku benar-benar merasa sendiri…

“Sampai pada akhirnya aku dipertemukan dengan Rio, dia ibarat oasis di tengah-tengah kehidupanku yang teramat gersang dan hampa. Darinya aku percaya, bahwa di dunia ini masih ada orang baik.

“Kami sering bertukar cerita karena kami memiliki latar belakang kehidupan yang hampir sama. Kami hanya berbeda nasib saja. Dia pernah menjadi anak jalanan, pemulung saat masih kecil, tapi dia masih beruntung. Dia akhirnya diadopsi. Sejak diadopsi, Rio memiliki kehidupan yang jauh lebih baik daripada saat ia masih menjadi pemulung. Tapi di sisi lain orang tua angkatnya juga menuntut Rio untuk tumbuh sesuai dengan apa yang menjadi harapan mereka. Dari sekolah, kuliah, jodoh, pekerjaan, semuanya dipilihkan orang tuanya.

“Tapi, berkaitan dengan jodoh… Pada akhirnya dia menikahi perempuan pilihannya sendiri tanpa restu dari orang tua angkatnya. Perempuan itu tentunya bukan aku.”

Cerita Prita tiba-tiba terhenti. Ia mengambil sesuatu dari dalam tasnya. Matanya tertuju pada buku sketsa yang kemudian dibukanya lembar per lembar. Di dalamnya ada banyak tulisan yang pernah ia tulis sendiri. Pada setiap kalimat-kalimatnya selalu disertai dengan gambar ilustrasi. “Setiap aku selesai menulis, Rio selalu membacanya. Kemudian dia menggambarkan ilustrasi untukku.”

Prita menambahkan, “Sepertinya aku sudah terlanjur jatuh cinta terlalu dalam padanya. Jatuh cinta pada seseorang yang tidak bisa kumiliki. Namun jatuh cinta kali ini terasa berbeda dari biasanya. Walaupun aku tidak bisa memilikinya, jatuh cintaku kali ini tidak terasa sia-sia. Bukan jatuh cinta lagi, lebih tepatnya aku telah jatuh hati, karena yang kutahu, pada akhirnya hati kita akan jatuh pada seseorang yang bisa menghadirkan tawa, rasa nyaman, dan kejernihan dalam berpikir.”

…bersambung

Rekontruksi adalah Penerapan Teknik Psikodrama untuk Psikologi Forensik


Sedang ramai Rekontruksi perihal bentrokan baku tempak antara Polisi dan Laskar FPI yang mengakibatkan tewasnya 6 orang anggota FPI. Aku tidak ingin membahas mengenai kontraversi antara berbabagi pihak mengenai peristiwa tersebut. Aku ingin menyatakan bahwa Rekonstruski tersebut juga merupakan penerapan Teknik Psikodrama. Lanjutkan membaca “Rekontruksi adalah Penerapan Teknik Psikodrama untuk Psikologi Forensik”

Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #03


Pada Suatu Gerimis di Sore yang Manis

Mereka tinggal di sebuah rumah bergaya minimalis yang di setiap sudut ruangannya berwarna putih. Lengkap dengan taman kecil di samping kamar tidur mereka. Prita berdiri di depan jendela, memandangi gerimis yang turun membasahi taman. Rio duduk di tempat tidur, memandangi Prita dari agak jauh. Memperhatikan rambut Prita yang tergulung dan agak sedikit basah terkena gerimis dari luar. Prita mengenakan daster berwarna krem dengan bahu yang agak terbuka. Rio bangkit dari tempat tidurnya. Ia dekap tubuh Prita dari belakang. Dagunya ia tempelkan pada pundak kanan Prita. Lanjutkan membaca “Cerita Pendek ; Drama Perjuangan Hidup Prita #03”

Tujuan Psikodrama adalah Perubahan Kesadaran dan Perilaku


Beberapa profesional yang tidak pernah mengalami psikodrama dalam jangka waktu yang lama, takut akan hal itu sebagai metode terapeutik. Banyak yang cenderung mendramatisasi prosesnya dan menekankan dugaan bahayanya. Yang lain membesar-besarkan kebajikannya dengan cara yang naif dan dangkal yang melanggar etika paling dasar dari psikologi sosial. Kedua kelompok ini tidak menyadari upaya yang relatif baru yang telah dilakukan untuk menyelidiki, secara ilmiah, potensi terapeutik psikodrama. Maka  Adam blatner, menawarkan istilah baru: Eksplorasi Tindakan

Dalam arti tertentu, dipandang sebagai cara meningkatkan kesadaran, berbagi aktivitas yang lebih dari sekedar berbicara, dan melalui tindakannya, berinteraksi dan bereksperimen. Lanjutkan membaca “Tujuan Psikodrama adalah Perubahan Kesadaran dan Perilaku”