Psikodrama untuk Anak PAUD #Goresanku 155


Bahasa Tubuh

Di masa usia toddler / bayi, sebelum bisa berbicara mereka berkomunikasi dengan cara menggunakan BAHASA TUBUHNYA untuk mengekspresikan kebutuhan / emosinya.
Mereka berkomunikasi secara non-verbal dengan menggunakan gerakan tubuh dan suara mereka. Setiap gerakan anak mempunyai makna dan perlu respon.
Ketika kita bisa merespon dan menafsirkan bahasa tubuh mereka, anak akan merasa dipahami perasaannya dan perubahan suasana hatinya.

Kebetulan sudah beberapa kali saya ikut pelatihan PSIKODRAMA. Sebagai pendidik PAUD saya merasa terbantu sekali karena di dalamnya terdapat beberapa unsur, antara lain adalah bahasa tubuh yang dapat saya terapkan dalam mendampingi anak belajar dan bermain di sekolah.

 

Ditulis oleh: C. Tyas Kusumastuty

8 Tips Penerapan Psikologi untuk Keberhasilan Negosiasi


Penerapan psikologi untuk mengatasi permasalahan nyata dalam drama kehidupan adalah psikodrama. Bagaimana membangun hubungan yang baik dan saling menguntungkan adalah Negosiasi. Bagaimana kita memainkan drama negoisasi ini,agar tercapai yang kita harapkan? Ada tulisan terjemahkan di bawah ini semoga bermanfaat.

Yuks

  1. Berpenampilan yang baik.

Kesan pertama diperhitungkan dan berdampak pada hasil negosiasi.Berpenampilanlah untuk memberi kesan tertentu. Penampilan yang berani dan profesional menunjukkan keandalan dan kepercayaan diri. Hal ini dapat menunjukkan bahwa kita peduli dengan pertemuan dan hasilnya. Lanjutkan membaca “8 Tips Penerapan Psikologi untuk Keberhasilan Negosiasi”

8 Hal Sederhana dari Bahasa Tubuh yang Perlu Kita Ketahui


Pemahaman mengenai bahasa tubuh sangat diperlukan untuk mendukung praktek psikodrama. Aku temukan utas menarik di twitter tentang bahasa tubuh ini, maka aku terjemahkan dan kusimpan di sini. Barangkali ada juga yang membutuhkannya.

Yuks

  1. Tatapan Mata.

Menatap langsung ke mata orang lain saat melakukan percakapan dapat dipahami bahwa kita tertarik dan memperhatikan orang itu. Perlu hati-hati dan disadari bahwa kontak mata yang berkepanjangan  dapat membuat orang lain merasa terancam.Hal ini selaras dengan jika kita sering memalingkan muka karena kita merasa terganggu dan tidak nyaman. Lanjutkan membaca “8 Hal Sederhana dari Bahasa Tubuh yang Perlu Kita Ketahui”

Pelukan yang Menyembuhkan Kecemasan


Lama waktu rata-rata pelukan antara dua orang adalah 3 detik. Tetapi para peneliti telah menemukan sesuatu yang fantastis. Ketika pelukan berlangsung 20 detik, ada efek terapi pada tubuh dan pikiran. Alasannya adalah pelukan tulus menghasilkan hormon yang disebut “oksitosin“, juga dikenal sebagai hormon cinta. Zat ini memiliki banyak manfaat dalam kesehatan fisik dan mental kita, membantu kita, antara lain: untuk bersantai, merasa aman dan menenangkan ketakutan dan kecemasan kita. Obat penenang yang luar biasa ini ditawarkan secara gratis setiap kali kita memiliki seseorang di tangan kita, yang memeluk seorang anak, yang menghargai anjing atau kucing, bahwa kita menari dengan pasangan kita, semakin dekat kita dengan seseorang atau hanya memegang pundak seorang teman. Lanjutkan membaca “Pelukan yang Menyembuhkan Kecemasan”

Bagaimana Menggunakan Psikologi Untuk Menulis Cerita yang Luar Biasa


Psikologi dan menulis saling mempengaruhi mengenai memahami bagaimana cara seseorang berpikir dan berperilaku serta alasannya. Namun Anda tidak perlu menjadi sarjana psikologi terlebih dahulu untuk menulis sebuah cerita yang bagus.

Psikologi dan menulis

Mungkin Anda adalah seorang pantser. Anda menyelami sebuah ide cerita dengan karakter yang dibangun bersamaan datang ide pada pikiran Anda. Setelah sekitar 3 atau 4 chapter, cerita tersebut menjadi berantakan dan anda tidak tahu mengapa. Lanjutkan membaca “Bagaimana Menggunakan Psikologi Untuk Menulis Cerita yang Luar Biasa”

8 Cara Cepat Membaca Bahasa Tubuh


Bahasa tubuh memberikan sejumlah informasi yang menakjubkan tentang apa yang orang lain pikirkan jika Anda tahu apa yang harus diperhatikan. Dan siapa yang tidak ingin dapat membaca pikiran orang di beberapa poin?

Anda sudah menangkap isyarat bahasa tubuh lebih dari yang Anda sadari. Penelitian UCLA telah menunjukkan bahwa hanya 7 persen dari komunikasi didasarkan pada kata-kata yang sebenarnya kita katakan. Adapun sisanya, 38 persen berasal dari nada suara dan 55 persen sisanya berasal dari bahasa tubuh. Belajar bagaimana untuk menjadi sadar dan menafsirkan bahwa 55 persen dapat memahami orang lain. Lanjutkan membaca “8 Cara Cepat Membaca Bahasa Tubuh”

KOMUNIKASI ANAK #Goresanku 86


Mereka pingin berkomunikasi, tapi untuk bicarapun belum lancar ……maka bahasa isyaratlah jalan keluarnya.

Komunikasi

…….demikian juga yang terjadi dalam proses Psikodrama. Beban berat di hati, tidak dapat diungkapkan dengan kata kata, maka Psikodrama memfasilitasi dengan bergerak dan biarkan tubuh berbicara, sebagai langkah awalnya. Jika sudah terungkap selanjutnya akan lebih ringan untuk berbicara…..

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

5 Fungsi Komunikasi Non Verbal, Bahasa Tubuh, Pikiran Bawah Sadar, dan Psikodrama


Berkomunikasi tidak hanya dilakukan dalam lingkup verbal saja, lebih dari itu kita sebenarnya lebih banyak dipengaruhi oleh komunikasi nonverbal. Pemahaman komunikasi non-verbal, akan memudahkan kita berkomunikasi dengan orang lain dan juga bisa membantu kita mengekspresikan diri.

Komunikasi nonverbal lebih sering muncul dalam Bahasa Tubuh, komunikasi pesan non-verbal (tanpa kata-kata). Bahasa tubuh merupakan proses pertukaran pikiran dan gagasan di mana pesan yang disampaikan dapat berupa isyarat, ekspresi wajah, pandangan mata, sentuhan, artifak (lambang yang digunakan), diam, waktu, suara, serta postur dan gerakan tubuh.

Berikut 5 fungsi pesan nonverbal menurut Mark L. Knapp

  1. Repetisi

Mengulang kembali gagasan yang sudah disampaikan secara verbal.
Contoh:
Anak kecil yang menjawab mau diajak ke dufan akan mengiyakan sambil melompat-lompat senang.

  1. Subtitusi

Menggantikan lambang verbal.
Contoh:
Tanpa mengatakan sepatah katapun, di Indonesia bila seseorang menggeleng, maka lawan bicaranya akan tahu bahwa itu sebagai tanda ketidaksetujuan.

  1. Kontradiksi

Menolak sebuah pesan verbal dengan memberikan makna lain menggunakan pesan nonverbal.
Contoh:
Seseorang mengiyakan dan menganggukkan kepala saat diminta mendekat namun lalu mengambil langkah seribu dan lari secepat-cepatnya.
Bahasa tubuhnya yang menghindari kontak dengan melarikan diri menandakan bahwa ia takut, kontradiktif dengan awal pesan verbalnya saat ia mengiyakan.

  1. Pelengkap (complement)

Melengkapi dan memperkaya pesan nonverbal.
Contoh:
Air muka yang menunjukkan rasa sakit luar biasa tanpa mengeluarkan sepatah katapun.

  1. Aksentuasi

Menegaskan pesan nonverbal.
Contoh:
Kekesalan diungkapkan dengan memukul lemari.

Selanjutnya bagaimana agar berkomunikasi nonverbal kita mampu berfungsi optimal sementara ada keterhubungan yang erat antara tubuh dan pikiran bawah sadar?  Tubuh adalah manifestasi dari pikiran bawah sadar. Sesungguhnya, apapun yang terjadi di pikiran, dalam hal ini pemikiran dan emosi yang dirasakan individu, pasti, tanpa kecuali termanifestasi di tubuh fisik.

Pertama kita perlu memahami pikiran bawah sadar kita sendiri, agar bahasa tubuh yang akan kita gunakan dalam menyampaikan pesan secara efektif. Kedua kita perlu belajar menangkap pikiran bawah sadar lawan bicara. Apa yang sebenarnya sedang dirasakannya, apa yang diinginkannya dan dibutuhkannya, yang tidak terungkap dalam kata kata.

Psikodrama menawarkan cara meningkatkan kesadaran tersebut, seperti yang diungkapkan Adam Blatner ketika menjelaskan istilah baru Eksplorasi Tindakan untuk psikodrama, yaitu cara meningkatkan kesadaran, berbagi aktivitas yang lebih dari sekedar berbicara, dan melalui tindakannya, berinteraksi dan bereksperimen. Jadi kita dapat melatih kemampuan berkomunikasi nonverbal kita dengan psikodrama.

Come out and play

Sumber

https://www.adiwgunawan.com/articles/tubuh-anda-adalah-pikiran-bawah-sadar-anda

https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_tubuh

Hal-hal Penting yang Perlu Diketahui Soal Bahasa Tubuh

3 Cara Komunikasi Efektif dengan Membangun Koneksi


Motivational Speaker

Komunikasi yang baik adalah penting, untuk itu, komunikasi yang baik bersifat kritis jika Anda ingin mempengaruhi orang. Untuk mempersuasi mengantarkan informasi dan inspirasi. Lebih dari orang lain, Anda harus terkoneksi secara meyakinkan dengan pesan yang Anda bawa.

Berikut ini adalah tiga cara untuk menjadikan Anda sebagai komunikator yang lebih baik. Lanjutkan membaca “3 Cara Komunikasi Efektif dengan Membangun Koneksi”