Satu Kata yaitu Menyenangkan, Kesan Saat Praktek Psikodrama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar


Pada hari Selasa tersebut, saya dan kawan-kawan melaksanakan kegiatan bermain Psikodrama bersama 15 andik yang telah kami pilih sesuai dengan kriteria yang telah kami tentukan dari 160-an andik yang ada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar.

Kegiatan kami laksanakan dari pukul 13.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB. Rancangan kegiatan dari warming up terlebih dahulu dengan di mulai dari pengenalan diri dengan berpose, setelah itu dilanjutkan dengan sosiometri, lokogram, dan sculpture. Setelah warming up, dilanjutkan dengan action.

Action berupa “memaafkan” dan teknik membayangkan masa lalu/masa depan. Dalam pelaksanaannya, karena waktunya tidak cukup jadi yang teknik “membayangkan” tidak jadi dilakukan. Setelah semua kegiatan dilakukan, kami menutupnya dengan reflection dari keseluruhan kegiatan.

Kesan saya mengenai kegiatan yang kami lakukan ini jika misal diungkapkan dalam satu kata yaitu menyenangkan. Tidak ada lagi yang bisa saya ungkapkan selain itu. Walaupun memang kegiatannya tidak sesuai dengan apa yang direncanakan, tapi saya benar-benar menikmati kegiatan ini.

Surakarta, 6 Agustus 2019

Hajjy

Lagu ini Memberi Pengaruh Kuat di Psikodramaku, Tears Of The Dragon, Bruce Dickinson


For too long now, there were secrets in my mind 
For too long now, there were things I should have said 
In the darkness…I was stumbling for the door 
To find a reason – to find the time, the place, the hour
Waiting for the winter sun, and the cold light of day 
The misty ghosts of childhood fears 
The pressure is building, and I can’t stay away
I throw myself into the sea 
Release the wave, let it wash over me 
To face the fear I once believed 
The tears of the dragon, for you and for me
Where I was, I had wings that couldn’t fly 
Where I was, I had tears I couldn’t cry 
My emotions frozen in an icy lake 
I couldn’t feel them until the ice began to break
I have no power over this, you know I’m afraid 
The walls I built are crumbling 
The water is moving, I’m slipping away…
I throw myself into the sea 
Release the wave, let it wash over me 
To face the fear I once believed 
The tears of the dragon, for you and for me
Slowly I awake, slowly I rise 
The walls I built are crumbling 
The water is moving, I’m slipping away…
I throw (I throw) 
Myself (myself) 
Into the sea 
Release the wave, let it wash over me 
To face (to face) 
The fear (the fear) 
I once believed 
The tears of the dragon, for you and for me
I throw (I throw) 
Myself (myself) 
Into the sea 
Release the wave, let it wash over me 
To face (to face) 
The fear (the fear) 
I once believed 
The tears of the dragon, for you and for me
Source: LyricFind
Songwriters: Bruce Dickinson
Tears Of The Dragon lyrics © Universal Music Publishing Group

Lanjutkan membaca “Lagu ini Memberi Pengaruh Kuat di Psikodramaku, Tears Of The Dragon, Bruce Dickinson”

Membebaskan Jiwa yang Terpenjara, Praktek Psikodrama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Blitar


Aku masih ingat ketika aku dan teman-teman mahasiswa seangkatan mengikuti workshop psikodrama bersama Pak Retmono Adi di Program Studi Psikologi Universitas Sebelas Maret. Pada saat itu aku berhasil untuk merasakan berbagai gejolak emosional pada diriku. Mulai dari senang, sedih, gembira, murung, syukur, kecewa, dan tentunya lelah. Ternyata psikodrama jauh lebih melelahkan dari yang kukira. Namun di samping berbagai perasaan yang telah kusebutkan tadi, yang paling dominan adalah perasaan bahwa: aku bebas—atau setidaknya, aku merasa ingin membebaskan diriku. Aku ingin membebaskan jiwaku. Lanjutkan membaca “Membebaskan Jiwa yang Terpenjara, Praktek Psikodrama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Blitar”

Saya Perlu Berlatih Berani Salah, sebab Salah adalah Proses menjadi Lebih Baik, Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta


Halo, nama saya Lolita.

Ini adalah pengalaman kedua setelah satu bulan yang lalu mengikuti kegiatan psikodrama bersama tim Miracle, yang saya suka dari kegiatan psikodrama ini ialah praktik secara langsung dengan mobilitas sedemikian rupa di atas panggung sandiwara. Biasanya saya mudah bosan ketika kegiatan kelas yang lebih dominan duduk saja. Psikodrama ini benar-benar santai, antar peserta saling berinteraksi, namun tetap serius. Lanjutkan membaca “Saya Perlu Berlatih Berani Salah, sebab Salah adalah Proses menjadi Lebih Baik, Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta”

Curahan Hati Pengelola Kegiatan Psikodrama di Yogyakarta


Saya seorang pengelola kegiatan Psikodrama di Yogyakarta. Sampai saat ini sudah mengelola 3 kali event. Setiap event, saya menemukan keseruan yang berbeda, yang mengalir aja secara spontan mengikuti ekspresi peserta dan temuan director. Saking spontannya, judul event yang disiapkan sejak awal promosi  dapat berubah begitu saja pada waktu didramakan. Perubahan yang tanpa briefing apa pun, tetap jadi alur yang berdampak bagi pesertanya. Lanjutkan membaca “Curahan Hati Pengelola Kegiatan Psikodrama di Yogyakarta”

Supir Itu Aku, Bukan Yang Lain, Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta


Selama 23 tahun, aku merasa hidupku terkesan begitu-begitu saja, lempeng-lempeng saja. Aku selalu berusaha mengatakan dan melakukan banyak hal agar orang lain senang, sedangkan aku terkadang merasa sebaliknya. Sejak kecil hingga sekarang hidupku selalu menuruti keinginan orangtuaku. Aku harus juara kelas. Aku harus mendapatkan beasiswa. Aku harus menang lomba. Aku harus ini dan kemudian itu. Lanjutkan membaca “Supir Itu Aku, Bukan Yang Lain, Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta”

…yang Penting Melakukan Terlebih Dulu, agar Tidak Menyesal di Kemudian Hari


Tadi malam kami bertiga bertemu, Aku, Antok, dan Danis. Aku dan Antok berdomisili di Yogyakarta, sementara Danis di Tangerang Selatan. Danis bersama sekeluarga ke Yogyakarta untuk mengantar anak sulungnya yang akan mulai kuliah di Fakultas Teknik UGM Yogyakarta. Danis meluangkan waktunya untuk Reuni kecil bersama kami kawan lama di Fakultas Psikologi UGM, di Kopi TM Jakal. Lanjutkan membaca “…yang Penting Melakukan Terlebih Dulu, agar Tidak Menyesal di Kemudian Hari”