Gunung Meletus, Psikodrama untuk Anak Belajar Tematik di Rumah


Sekarang saatnya untuk tinggal di rumah karena Pandemi Covid 19 terjadi di mana mana. Pemerintah sudah menginstruksikan untuk di rumah saja, sekolah juga di minta melakukan proses belajar jarak jauh. Anak-anak di rumah dan guru mengajar juga dari rumah. Kesemuanya dilakukan demi memperlambat laju penyebaran pendemi virus Corona.

Aku punya teman guru Taman Kanak Kanak dan Kelompok bermain yang membagikan materi yang dibuatnya untuk anak-anak belajar di rumah. Ia membagikan via WhatsApp. Aku sudah minta ijin untuk dituliskan dan dibagikan di sini. Ia mengijinkan bahkan ia juga sudah minta ijin dari orang tua anak, yang ada  di videonya. Lanjutkan membaca “Gunung Meletus, Psikodrama untuk Anak Belajar Tematik di Rumah”

Bermain Teater Obyek dan Narasi, Safety and Trust di Teater Garasi Yogyakarta


Beberapa hari sebelumnya, Aku mendapat informasi di Group WhatsApp, mengenai workshop teater di Teater Garasi. Demikian pengumumannya :

yang berminat mari ikut…!
Teater Garasi/Garasi Performance Institute Mengundang Anda untuk terlibat dalam Object and Narrative Workshop
“Safety and Trust”
Bersama: July Yang (Ao Ao Ing Ensemble) & Wu Lu
dari Shanghai

Selasa, 25 Februari 2020
18.00 – 21.00 WIB
Studio Teater Garasi Lanjutkan membaca “Bermain Teater Obyek dan Narasi, Safety and Trust di Teater Garasi Yogyakarta”

Apa Yang Ingin Kau Buktikan ?


Kau berjuang keras selama ini, untuk apa?

Kau ingin membuktikan sesuatu ?

Apa itu?

Seberapa besar kemampuanmu?

Perlukah dengan menghancurkan orang lain?

Bukankah lebih menyenangkan bila dapat bersama?

Baiklah aku mengakui kamu hebat,….lalu apa?

Oke, lah,..kamu benar,….selanjutnya apa?

Apakah kamu bahagia?

 

Yogyakarta, 1 Maret 2020

Retmono Adi

 

Self Leadership, Refleksiku Hari Ini Mengenai Serigala Cinta


Hari ini aku menemukan tulisan dari e book mengenai Spiritual Leadersip, yang dibagikan di Group WA. judulnya :

Integrating Leadership Development with Ignatian Spirituality:
A Model for Designing a Spiritual Leader Development Practice ~ Teresa J. Rothausen1

Aku refleksikan dalam bagaimana aku memimpin diriku sendiri.

Di setiap manusia, ada dua serigala yang terus-menerus bertarung. Yang satu adalah mewakili Ketakutan, dan yang lainnya mewakili Cinta.
Yang mana dari serigala itu akan memenangkan pertempuran?

Serigala yang selalu kamu beri makan ~ metafora spiritual Penduduk asli Amerika.

dan dilanjutkan dengan ayat dari Injil Perjanjian Baru

Di dalam cinta tidak ada ketakutan, cinta yang sempurna melenyapkan ketakutan, …. (1 Yoh; 18a)

Jadi tugasku adalah selalu memberi makan Serigala yang mewakili Cinta.

Kutuliskan untuk mengingatkan pada diriku sendiri.

 

28 Februari 2020

Retmono Adi

 

Sosiometri dalam Psikodrama untuk Team Building


Sosiometri yang awalnya sebagai sarana untuk mengukur hubungan sosial, dikembangkan oleh Moreno menjadi cara untuk membangun hubungan sosial. Tulisan berikut mengenai penerapan sosiometri ini untuk membangun kerjasama dan rasa saling percaya dalam kelompok kerja.

Aku sering menggunakannya sosiometri ini, pada tahap Warming Up, tahap pertama dalam Psikodrama, yang bertujuan membangun rasa saling percaya antar peserta, untuk persiapan menuju tahap Action. (baca: 3 Tahap Psikodrama). Lanjutkan membaca “Sosiometri dalam Psikodrama untuk Team Building”

Aku Sengaja Memilih Bersama Mereka yang di Bawah, Lemah, dan Kalah


Hari ini aku dengan melihat YouTube, Audisi ajang pencari bakat di berbagai negara. Mereka menunjukkan performa yang istimewa, bahkan mampu menyentuh rasa hingga menjadikan aku meneteskan air mata. Kekaguman yang tidak lagi dapat diungkapkan dengan kata-kata. Muncul pemikiran bahwa mereka mungkin bukan lagi manusia dari dunia ini. Hahahahaha lebay ya,….? Lanjutkan membaca “Aku Sengaja Memilih Bersama Mereka yang di Bawah, Lemah, dan Kalah”

Aku Menjalani yang Aku Yakini, Kau tidak Menjalani yang tidak Kau Yakini


Aku menjalani yang aku yakini

Kau tidak menjalani yang kau tidak yakini

Aku berjalan dengan panduan agar berbuat baik

Kau berjalan dengan larangan agar tidak berbuat buruk

Aku jalani hidup dengan harapan akan keberhasilan

Kau jalani hidup dengan ketakutan akan kegagalan

Diujung waktu aku bahagia dengan apa pun yang telah aku lakukan

Diujung waktu kau menyesal dengan banyak hal yang tidak kau lakukan

Berbeda dan tidak sama

Jakarta, 31 Januari 2020

Retmono Adi