Teknik Psikodrama Soliloqui, Berbicara pada Diri Sendiri


Soliloqui adalah monolog yang ditujukan kepada diri sendiri, pikiran diucapkan dengan lantang tanpa ditujukan kepada orang lain. Soliloqui digunakan sebagai perangkat dalam drama untuk membiarkan karakter membuat pemikiran mereka diketahui oleh penonton, mengatasinya secara langsung atau membawanya ke dalam kepercayaan mereka. Demikian dijelaskan dalam dunia teater atau drama.
Contohnya,
Protagonis bersiap-siap tidur dan sambil menyisir rambutnya, dia berbicara pada dirinya sendiri: “Kenapa aku tidak memotong pendek rambutku lagi? Rambut panjang ini sangat merepotkan. Di sisi lain, ini lebih cocok denganku dan tidak tampak seperti kebanyakan orang lain.”

Soliloqui ini dapat dipakai dalam proses terapi psikodrama. Soliloqui membantu dalam memberikan gambaran mengenai pikiran dan perasaan tersembunyi yang menyelaraskan dengan pemikiran dari tindakan yang tampak.

Contoh di dalam sebuah adegan psikodrama, Protagonis menghadapi atasannya yang telah menegurnya karena berpartisipasi dalam demonstrasi hak-hak sipil. Ego pembantu sebagai atasan memintanya untuk bertanggung jawab untuk keberadaannya pada malam sebelumnya. Protagonis berkata dia mengunjungi teman yang sakit. Ego pembantu mengatakan bahwa dia memiliki bukti bahwa ini tidak benar.

Sutradara menghentikan adegan itu, dan meminta Protagonis untuk mengekspresikan dengan Soliloqui, apa yang dirasakannya dan menjelaskan bahwa “atasannya” tidak akan mendengarnya serta tidak akan bereaksi (berpose menjadi patung) karena dia tidak dapat mengetahui apa yang terjadi di dalamnya pada situasi nyata.

Protagonis (melakukan Soliloqui) mengatakan: “Aku memang pergi ke demonstrasi itu; dia sebenarnya tidak bisa melakukan apapun padaku karena aku memiliki jabatan tetap, tetapi dia bisa menyulitkan diriku.”
Sutradara: “Apa yang ingin Anda lakukan?”
Protagonis: “Mengejeknya, tapi tentu saja aku tidak bisa melakukannya.”
Sutradara: “Disini Anda bisa.”
Protagonis: Hoeekkks (bersendawa dengan keras)

Sutradara sekarang memintanya untuk melanjutkan adegan dan mengakhirinya pada tingkat kenyataan.

Ada istilah dalam dinamika terapi psikologi yang disebut katarsis. Katarsis adalah pelepasan emosi yang tersimpan dalam hati (yang terkait dengan kejadian traumatis) kemudian memunculkan emosi tersebut ke alam sadar. Secara etimologi katarsis berasal dari bahasa Yunani: yang berarti pemurnian atau pembersihan.

Apa manfaat katarsis? Katarsis membuat diri sendiri merasa lebih baik, karena energi-energi negatif di dalam diri perlahan-lahan menghilang. Dengan begitu, Klien akan mengalami kelegaan dari perasaan yang membebani. Jadi Soliloqui dapat menjadi salah satu teknik dalam terapi psikologi.

 

Yogyakarta, 5 Desember 2022

 

Retmono Adi

Panggilan Hidupku Sebagai Seorang Suami dan Seorang Ayah di dalam Keluarga


The best of the day

Quality time bersama keluarga

Pagi ini bersama anak dan istri, saya beraktivitas di dapur. Anak saya sedang memasak ayam kecap untuk sarapan pagi. Dia dapatkan resep ayam kecap dan cara memasaknya dari Youtube. Anak saya ingin memperlihatkan kepada saya bahwa dia bisa masak. Sementara istri sedang mempersiapkan bumbu dan sayuran. Istri bersiap memasak sayur asam dan tempe goreng sembari menunggu anak saya selesai memasak. Sementara itu saya menanak nasi sambil memperhatikan anak saya memasak ayam kecap. Sesekali istri saya mengkoreksi cara anak saya memasak dan memberi arahan. Setelah anak saya selesai memasak, giliran istri memasak sayur asam dan goreng tempe. Anak saya dengan bangga menunjukkan hasil masakannya. Saya mencicipi hasil masakannya dan memujinya.

Setelah makan pagi, saya menulis hasil pemeriksaan batin tadi malam. Istri melanjutkan aktivitas mempersiapkan tempat bagi ibu-ibu lingkungan untuk mengumpulkan sampah plastik dan kertas di rumah kami. Sampah tersebut dikumpulkan oleh anggota lingkungan untuk dijual. Uang hasil penjualannya untuk mengisi kas lingkungan. Kas lingkungan digunakan untuk membiayai berbagai keperluan dan kegiatan lingkungan. Lanjutkan membaca “Panggilan Hidupku Sebagai Seorang Suami dan Seorang Ayah di dalam Keluarga”

10 Prinsip Kepemimpinan Jack Welch


Jack Welch mantan CEO GE meletakkan 10 prinsip kepemimpinan bisnis yang baik dalam bukunya, Straight From the Gut :

  1. Hanya ada satu jalan yaitu satu jalan yang lugas. Ini menentukan nada organisasi.
  2. Terbuka untuk yang terbaik dari apa yang ditawarkan setiap orang, di mana saja; transfer pembelajaran ke seluruh organisasi.
  3. Dapatkan orang yang tepat di pekerjaan yang tepat, ini lebih penting daripada mengembangkan strategi.
  4. Suasana informal merupakan keunggulan kompetitif.
  5. Pastikan semua orang menghitung dan semua orang tahu mereka menghitung.
  6. Pastikan Kepercayaan diri adalah kunci bagi pemenang – ujian sejati untuk kepercayaan diri adalah keberanian untuk terbuka.
  7. Bisnis harus menyenangkan, suka cita memberi energi pada organisasi.
  8. Jangan pernah meremehkan orang lain.
  9. Pahami di mana nilai sebenarnya ditambahkan dan tempatkan orang-orang terbaik di sana.
  10. Ketahui kapan harus terlibat dan kapan harus melepaskan – ini adalah murni naluri.

sumber : http://www.business opportunities. com/bob-daily/ 2006/6/22/ jack-welch- leadership- principles.

 

Kolaborasi Psikologi Positif dengan Metode Psikodrama


Sebelum pandemi Covid 19, aku membaca di Group Facebook Psikodrama Indonesia sebuah flyer promosi event Psikodrama untuk penerapan Psikologi positif, di Amerika Serikat. POSITIVE PSYCHOLOGY IN ACTION: Integrating the Power Of Psychodrama With Positive Psychology. Judul itu aku cari di google sudah tidak ada lagi, namun aku menemukan yang lainnya yaitu: Positive Psychology in Action: Psychodrama and Learned Hopefulness. Bahkan sudah ada yang menulis buku tentang itu. Beautiful Thinking in Action: Positive Psychology, Psychodrama, and Positive Psychotherapy

“Psikologi positif adalah studi ilmiah tentang kekuatan dan kebajikan manusia.” Menurut Martin Seligman—yang dipandang sebagai bapak pendiri psikologi positif—gerakan psikologi positif dapat digambarkan sebagai: “Studi tentang apa yang membentuk kehidupan yang menyenangkan, kehidupan yang terlibat, dan kehidupan yang bermakna.”

Psikodrama (Action Method) adalah psikologi terapan dengan menggunakan metode drama. Penggunaan drama sebagai alat bantu bukanlah hal baru. Sejak dari filsuf Yunani dan Romawi kuno sampai dramawan kontemporer, drama telah digunakan sebagai cara yang menarik untuk bercermin dan mengeksplorasi kondisi manusia. Psikodrama diperkenalkan pertama kali oleh Moreno sebagai bapak psikodrama. Moreno mendapat julukan orang yang membawa tawa dalam proses terapi. Proses terapi psikologi dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Hal ini cocok dengan psikologi positif yang menyatakan membentuk kehidupan yang menyenangkan. Lanjutkan membaca “Kolaborasi Psikologi Positif dengan Metode Psikodrama”

Bersabar dengan Kelemahan Orang Lain dan Berpegang pada Pertolongan Tuhan


The best of the day

Pekerjaan sampingan istri adalah pekerjaan saya juga

Hari ini saya mengantar istri pijat ke tempat teman saya. Sudah berhari-hari istri saya mengeluh kaki dan tangan kanannya terasa pegal dan kesemutan. Sejak jatuh naik motor seminggu yang lalu keluhan tersebut ternyata tidak kunjung sembuh. Karena sakit tersebut, istri saya tidak dapat mengerjakan pesanan pernak-pernik aksesoris pesanan temannya. Istri saya memiliki bakat membuat pernak-pernik perhiasan dari bahan tembaga. Dari bakat tersebut istri saya mendapatkan penghasilan sampingan. Saya menawarkan bantuan kepadanya untuk membuat pernak-pernik aksesoris tersebut. Biasanya saya tidak pernah membantu istri membuat pernak-pernik aksesoris perhiasan karena selalu dikatakan tidak berbakat membuat perhiasan oleh istri saya. Kali ini karena kami membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari, saya memaksa untuk membantunya mengerjakan pesanan temannya tersebut dan istri saya menyetujuinya. Ada 24 item yang dipesan oleh teman istri saya. Hari ini saya menghabiskan setengah hari untuk menyelesaikan 10 item. Saya akan melanjutkan mengerjakan besok. Lanjutkan membaca “Bersabar dengan Kelemahan Orang Lain dan Berpegang pada Pertolongan Tuhan”

5 Cara Membangun Hubungan Atasan Bawahan Untuk Mencapai Tujuan Organisasi


Perselisihan paham antara atasan dan bawahan mempengaruhi hubungan kerja di berbagai organisasi. Berbagai efek samping yang negatif menjadi bukti, bahwa hal itu merusak hubungan baik sehingga merugikan organisasi. Bagaimana mengatasi permasalahan itu agar terjadi hubungan yang baik dalam situasi kerja?

Berikut 5 cara untuk membangun hubungan baik di lingkungan kerja :

1. Mengaitkan setiap tujuan dengan pekerjaan para karyawan dan menyediakan berbagai tindakan taktis

Daripada mendiktekan taktik-taktik, lebih baik melibatkan para karyawan dalam mendefinisikan langkah langkah tindakan yang jelas dan terukur untuk mencapai tujuan dan mengkontribusikan bakat mereka.

2. Mendapakan ide-ide pencapaian tujuan dari karyawan

Menggunakan pengetahuan terdalam para karyawan tentang pekerjaan mereka sendiri untuk membantu menentukan bagaimana mereka dapat memenuhi atau melampaui tujuan-tujuan khusus. Sebagai contoh, kita dapat mulai bertanya “Kita ingin mengurangi biaya di bidang ini hingga 12%, di mana kita dapat melihat berbagai kesempatan untuk melakukan hal ini?”

3. Menghubungkan tujuan organisasi dengan hal yang memotivasi karyawan

Jika para karyawan mengatakan bahwa bonus menjadi manfaat penting dalam bekerja di perusahaan, tunjukkan kepada mereka bagaimana mencapai tujuan itu dengan membantu mereka memperoleh bonus. Berbagai jalan untuk melakukan hal ini mencakup berbagai cerita individu tentang bagaimana seseorang memenuhi tujuan pribadinya dengan bekerja, mengarah pada tujuan-tujuan perusahaan. Demikian juga karena visi, pekerjaan penuh makna, dan peluang-peluang untuk belajar adalah pendorong yang signifikan- bahkan lebih dari kompensasi finansial. Selai itu juga dengan melibatkan karyawan dalam dialog tentang bagaimana aktivitas mereka berhubungan dengan visi itu, dan menyediakan peluang bagi mereka untuk mengembangkan ketrampilan, dan pengalaman yang lebih dalam.

4. Menghubungkan tujuan dengan aktivitas

Sebaiknya tidak mengkomunikasikan tujuan yang kosong. Hubungkan tujuan dengan hal hal lain yang terjadi di perusahaan. Sebagai contoh, kita dapat memasukkan laporan reguler dalam laporan berkala atau pada papan buletin, berbagai informasi yang terkait dengan perkembangan ketrampilan dan tujuan, atau menghubungkan aktivitas dengan tujuan pada setiap pertemuan dengan staf. Ini bukan jalan satu arah. Semakin sering kita melibatkan para anggota tim dalam sebuah diskusi, semakin kecil kemungkinan organisasi kita menyerupai hierarki “komando dan kontrol’ tempat orang menunggu perintah (dan sering kali mengkritik) dari pimpinan.

5. Mendorong karyawan untuk mengajukan pertanyaan.

Tanggung jawab terhadap pemahaman tujuan yang jelas, berada di pundak atasan dan karyawan, dan dalam bisnis kecil bervisi besar, ukuran kecil kelompok memungkinkan komunikasi organik yang lebih inklusif. Jika seorang atasan tidak mampu menjelaskan dengan tepat seperti apa “pencapaian layanan kelas dunia”, perkokohlah sebuah lingkungan di mana para karyawan memiliki tanggung jawab untuk meminta klarifikasi. Hal ini juga sekaligus menerapkan hukum utama untuk mengecek berbagai asumsi. Perkokohlah lingkungan di mana setiap orang dengan penuh respek menantang jargon kosong, dan sebaliknya memilih untuk berkomunikasi secara jelas  demi pemahaman bersama. Sebagai contoh seorang karyawan mungkin bertanya, “ Karena tinjauan ulang kinerja saya memerlukan ‘pelayanan konsumen yang baik’ maka contoh apakah yang kita cari untuk menentukan apakah saya sudah memenuhi tujuan itu?” atau. “Seperti apakah yang dimaksud dengan ‘bisa diandalkan’ atau ‘mendukung penjualan’ menurut kita? Buatlah agar sikap kritis semacam ini menjadi bagian dari deskripsi kerja karyawan dan persyaratan untuk kinerja yang sukses.

 

dikutip dari buku :

BIG VISION SMALL BUSINESS, 4 Kunci Sukses Tanpa Harus Menjadi Besar, Jamie S. Walters, BIP Kelompok Gramedia. 2003

4 Langkah Pemeriksaan Batin untuk Mengatasi Kecemasan Kerja dalam Employee Assistance Program (EAP)


Aku merasa bahwa semesta telah berpihak padaku. Aku mendapatkan klien secara online dengan permasalahan utamanya Kecemasan Kerja. Klien ingin belajar mengatasi gejala kecemasan untuk meningkatan produktivitasnya.

Lah kok pas ikut misa online hari Minggu, dapat kotbahnya merupakan solusinya.

Yuks ikuti ceritanya,…..

Employee Assistance Program (EAP)

EAP adalah bantuan profesional yang dirancang untuk membantu unit kerja dan pegawai berkaitan dengan masalah produktivitas kerja dan masalah pribadi lainnya, yang berdampak pada kinerja dan hubungan interpersonal di lingkungan kerja. Sudah 10 Tahun ini aku telah menjadi Asosiate pemberi Layanan Psikologi tersebut pada sebuah lembaga Konsultan Managemen SDM Global yaitu Workplace Options. Lanjutkan membaca “4 Langkah Pemeriksaan Batin untuk Mengatasi Kecemasan Kerja dalam Employee Assistance Program (EAP)”

Spiritualitas adalah Kesadaran Peran dengan Misinya


Ini merupakan catatan pribadiku yang kudapatkan dari mengikuti seminar online mengenai spiritualitas. Kudapatkan pernyataan dalam seminar itu, bahwa spiritualitas adalah bertemunya identitas diri dengan perutusan. Aku gunakan istilahku sendiri agar sesuai dengan psikodrama yaitu, Keselarasan antara peran dengan misinya.

Contohnya :

Peran sebagai mahasiswa, disadari memiliki misi untuk mendapatkan ijasah. Apabila misi ini dilakukan dengan benar maka pengetahuan dan pengalaman akan bertambah untuk modal menjalani tugas perkembangan hidup selanjutnya. Lanjutkan membaca “Spiritualitas adalah Kesadaran Peran dengan Misinya”

Manfaat Playback Theater dalam Dunia Pendidikan dan Psikoterapi serta 7 Hari Pelatihannya


Apa Playback Theater itu?

Playback Theater adalah sebuah bentuk improvisasi dari teater yang muncul di Amerika tahun 1975 dan saat ini telah menyebar ke lebih dari 17 negara. Teater ini berawal dari Teater serimonial di Asia di mana tradisi oral dan penceritaan yang diperankan dalam komedi dan drama memainkan peran sangat penting dalam penyebaran budaya kesukuan.

Dalam Playback seorang anggota kelompok didorong untuk menjalin kontak dengan kehidupan nyata dan kemudian hal tersebut akan diperankan oleh orang lain. Bukti ilmiah dari pengalaman di Amerika menunjukkan playback memiliki dampak terapeutik sejalan dengan penyadaran diri, meningkatkan kreativitas dan spontanitas, dan memperkuat sense of identity seseorang. Lanjutkan membaca “Manfaat Playback Theater dalam Dunia Pendidikan dan Psikoterapi serta 7 Hari Pelatihannya”

KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN ADALAH PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA


Merdeka!

Anggota DPRD Kota Palembang, M Syukri Zein viral di media sosial karena memukul seorang wanita gara-gara masalah antre BBM di SPBU.
Syukri mengaku ia memukul perempuan itu karena emosi tidak diberi jalan saat sedang mengantre BBM di SPBU Demang Lebar Daun Palembang, Jumat (5/8/2022).

Kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan adalah pelanggaran hak asasi manusia.
Hal ini dapat menimbulkan kerugian fisik, seksual dan mental baik secara langsung ataupun jangka panjang bagi perempuan dan anak, termasuk penyebab kematian.

Ada beberapa mitos dalam masyarakat, seperti: Lanjutkan membaca “KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN ADALAH PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA”