Coretan Lama 38; Aku Dapat Menjemput Kebahagiaan Itu Lagi


Tidurlah diriku

Tidak ada yang merindukanku kalau aku terbangun

Tidak ada yang akan merawatku kalau aku jatuh sakit

Tidak ada yang akan menyiapkan makanan kalau aku lapar

Tidak ada yang peduli apakah aku sedang merasa bahagia, sepi, bersedih hati, atau bahkan depresi

Tapi ingatlah selalu bahwa Tuhan masih bersedia mencukupi kebutuhanku walaupun setiap harinya banyak dosa-dosa yang harus kucuci

Supaya aku dapat menjemput kebahagiaan itu lagi, meskipun tidak di hari ini

 

Kartasura, 22 Februari 2021

Qanifara

Coretan Lama 26; Pengakuan di Bulan Suci


Ya Tuhanku

Yang Maha Baik,

anugerahilah aku cinta

yang menyehatkan bagi tubuh dan jiwaku.

Jauhkan aku

dari perasaan-perasaan

yang menyesatkan.

Lindungi aku

dari hal-hal

yang merugikan.

Aku sudah terlalu banyak berbuat salah.

Tak jarang pula melampaui batas

yang parah.

Jadikanlah aku

seorang manusia

yang peka pada setiap tanda,

agar tak lagi salah berprasangka.

Dariku,

manusia

yang malah banyak mengotori diri

di bulan suci.

 

Kartasura, 2 Juni 2019

Qanifara

“Corona Ergo Sum” Renungan Kecik by : Goro Hendratmoko


Rene Descartes, seorang filsuf Perancis pernah mengungkapkan jargon filsafat yang sangat populer yaitu “cogito ergo sum”. Frase itu punya arti “ketika aku berpikir, maka aku ada”. Untuk saat ini, ijinkan aku mengubah frase itu dengan “corona ergo sum”. Lanjutkan membaca ““Corona Ergo Sum” Renungan Kecik by : Goro Hendratmoko”

Beberapa Waktu Merenung, Sebuah Refleksi Kehidupan Menghadapi Kematian


Kejadian saat ini,
Mengingatkan pada 28 September 2018.
“Berhadapan dengan kematian”.
Kejadian saat ini, pembelajarannya mungkin serupa.

Waktu itu, masuk 3 meter ke dalam tanah.
Tertimbun reruntuhan, dilindungi meja guru dari kayu jati, direndam air hingga se dada, gelap gulita, sempit, sesak, seperti dalam kuburan, susah bergerak, diam seperti bayi dengan 1 posisi yang sama selama 12 jam, seperti bayi dalam kandungan (dalam kandungan Mother Earth) Lanjutkan membaca “Beberapa Waktu Merenung, Sebuah Refleksi Kehidupan Menghadapi Kematian”

Cerita Mawar #part 07 Terpaksa 01 Minggu yang Ekstrim


Pernahkah Anda berada dalam satu minggu yang penuh dengan distress, kejutan (bukan ulang tahun), pengambilan keputusan segera, prediksi masa depan kacau (putus kuliah, menjadi tulang punggung, knowledge-skill terbatas, masuk berita nasional). Izinkan aku untuk memberi penjelasan apa yang dimaksud sebelumnya.

Aku berada pada keluarga kristen protestan, aku di baptis anak saat bayi dan melakukan pengakuan iman tanggal 2 desember 2018. Baptis bayi ini menandakan orang tua menyerahkan anak kepada Tuhan, sedangkan pengakuan iman menandakan anak yang mengaku percaya sendiri di hadapan Allah bukan lagi karena orang tua. Lanjutkan membaca “Cerita Mawar #part 07 Terpaksa 01 Minggu yang Ekstrim”