Pengalaman Belajar Psikodrama di Hari Pertama Secara Online


“Ok. Silahkan mulai ceritakan tentang dirimu. Pilih saja mana yang menurutmu penting untuk aku ketahui sehingga aku dapat memahami hubunganmu dengan psikodrama,” kata Pak Didik.

Membuka diri merupakan langkah awal yang perlu kulakukan di hari pertamaku belajar psikodrama. Kuutarakan saja siapa diriku dan bagaimana latar belakang kehidupanku kepada Pak Didik melalui telepon. Lanjutkan membaca “Pengalaman Belajar Psikodrama di Hari Pertama Secara Online”

Pelepasan Peran dalam Praktek Psikodrama dan Aplikasinya di Bisnis Akting


Pelepasan Peran, terjemahan bebas dari teknik De-Roling digunakan sesaat sebelum tahap action, dalam praktek psikodrama, usai. (silahkan baca: Tahap Psikodrama) Proses penutupan ini termasuk pemeriksaan apakah protagonis atau pembantu protagonis perlu dilepaskan dari peran apa pun yang telah dimainkan.

De-roling dapat mencakup berbagi persepsi yang diperoleh dari peran dan mengekspresikan emosi yang tersisa dari memainkan peran selama tahap Action. Itu mungkin termasuk penghinaan secara fisik: “melepas kostum peran; membersihkan energi negatif yang masih menguasai.” Lanjutkan membaca “Pelepasan Peran dalam Praktek Psikodrama dan Aplikasinya di Bisnis Akting”

Menulis sebagai Cara Terapi Jangka Pendek


Aku mengikuti Webinar, dan mendapatkan materi The Use of Writing as Therapy in the Short-termoleh Nadine Santos. Aku ingin tulis ulang dan kusimpan di sini, agar dapat kubaca ulang dan dibaca orang lain yang mungkin membutuhkan.

Ada 3 hal yang disampaikan yaitu :

  1. Menulis memiliki sifat Terapeutik
  2. Bukti bagaimana menuliskan cerita berpengaruh terhadap kehidupan kita
  3. Cara Mempraktekkannya.

Kekuatan Tranformasi Menulis

Menulis sebagai cara penyembuhan – bagaimana kita menceritakan kisah kita, mengubah hidup kita (Louise De Salvo,)

Menulis adalah Keberanian (Pramoedya Ananta Toer) * ini tambahanku sendiri. Lanjutkan membaca “Menulis sebagai Cara Terapi Jangka Pendek”

Sebenarnya Lebih Banyak Penyesalan, Namun itu Menjadi Alasan untuk Perbaikan


ya,…kala aku memikirkan apa yang telah aku lakukan, dan aku renungkan. Banyak kesalahan yang telah kuperbuat. Menyakiti orang orang yang peduli padaku. Membuang kesempatan diriku untuk maju. Ada juga hutang yang belum aku bayar, baik finansial maupun moral. Sementara waktu terus melaju.

Lanjutkan membaca “Sebenarnya Lebih Banyak Penyesalan, Namun itu Menjadi Alasan untuk Perbaikan”

NEW NORMAL adalah MATINYA HIPERREALITA


Ini tulisan bagus untuk direnungkan, bukan tulisanku, ini tulisan aslinya (NEW NORMAL adalah MATINYA HIPEREALITA ). Aku share di sini agar dapat kusimpan untukku, dan orang lain yang mungkin membutuhkan juga. Selamat merenungkan.

Lanjutkan membaca “NEW NORMAL adalah MATINYA HIPERREALITA”

Tak Mudah Memahami Pesan dari Drama Serial Hanya dari Satu Episode


Episode kali ini tentang berita sedih, yang diterima Konoha tentang Jiraiya yang gugur dalam menjalankan misinya. Kepedihan nampak di setiap tokoh yang ada, dengan ekspresi yang berbeda.

Aku dapat merasakan kepedihan itu, karena aku mengikuti seluruh episode sebelumnya. Cerita masih berlanjut panjang, aku akan tetap merasa pedih jika episode ini adalah yang terakhir. Lanjutkan membaca “Tak Mudah Memahami Pesan dari Drama Serial Hanya dari Satu Episode”

Cara Menghadapi Tekanan Masalah Selama Pandemi Covid 19


Selama karantina mandiri, aku bermain catur dengan kawan tetangga rumah. ada yang menarik dari permainan mereka, saat bermain melawan aku mereka bermain rapi bagus, meski mereka tetap kalah. Namun saat mereka main sendiri antar mereka aku melihat langkahnya seperti kacau, saat posisi tertekan mereka membuat langkah bunder salah fatal dan kalah. Lanjutkan membaca “Cara Menghadapi Tekanan Masalah Selama Pandemi Covid 19”

…dan saatnya mengatakan, cukup !


saatnya mengatakan cukup!
menimbun harta
bertamasya berbagai kota
berebut tahta
bahkan
untuk bercita cita

saatnya hidup nyata
cukup sehat saja

rasa bergolak
tak kuasa menolak

cemas
takut
marah
putus asa

sisa
….sebuah tanya mengapa ?

jawaban adalah harapan

cukup ! ,
…juga untuk sebuah tanya

hening
…entah sampai berapa lama

jaga sehat
sikap tobat
cukup.

Yogyakarta, 26 April 2020

Retmono Adi

hujan dari langit yang tak berawan *


ada apa gerangan ?
pujian tak berkumandang

ditegur malah nglantur
caci maki jadi ekspresi

bumi mrungsungi
lewat pandemi

akeh sing wedi
apa malah ora peduli

iki siklus
yen wis wayah e
ya mesti rampung

ra sah digagas apa sebab e
ra sah digagas seka ngendi asal e

yen udan ya payungan
yen ra penting ya ning omah wae

jaga awak e tetep sehat

Yogyakarta, 26 April 2020

Retmono Adi

*judul e tiru tiru judul soundtrack e Naruto Rain From The Cloudless Sky

Bertahan dalam Harapan … * Refleksi terhadap Pandemi Corona


Kita, bersama sebagian besar umat manusia di bumi kini sedang meniti hari hari itu, dimana banyak hal mau tidak mau berubah secara mendadak.
Banyak hal yg semula tak terpikirkan, harus dijalani. Kita terhenyak, kaget, panik, ada yang kemudian menggapai-gapai makna atas semua ini. Namun tak sedikit pula yang abai, tak paham dan tak mau paham akan kondisi ini, menutup mata, bahkan menentang atas semua informasi yang diterima, demi merasa bahwa semua ‘baik-baik saja’. Dan merasa bahwa kehidupan masih ‘seperti biasa’. Lanjutkan membaca “Bertahan dalam Harapan … * Refleksi terhadap Pandemi Corona”