Ironi Permainan Pikiran #03 Pindah Sekolah


sambungan….Ironi Permainan Pikiran #02 Masuk Sekolah Dasar

Tahun 2002, saya pindah sekolah untuk menempuh pendidikan SMA. Awal perpindahan sekolah ini membuat saya merasa tidak nyaman sekali, karena saya sudah sangat terbiasa dengan lingkungan sekolah yang lama. Sekolah lama adalah sekolah elit, tidak ada anak pribumi sama sekali….berbeda dengan sekolah baru, dimana lingkungan pergaulannya lebih bercampur. Karena saya anak baru di sekolah itu dan saya agak sulit bergaul, butuh waktu beberapa lama sampai saya menemukan teman baru di sekolah ini. Akhirnya saya menemukan seorang teman dekat, benar-benar dekat…hobi sama, selalu bermain bersama setiap hari, atau lebih tepat kalau saya katakan setiap detik. Kamboja, dia teman dekat saya selama SMA. Lanjutkan membaca “Ironi Permainan Pikiran #03 Pindah Sekolah”

Menggenggam Harapan #Goresanku 119


Sepasang suami istri menggelar dagangannya di trotoar jalan.
Lampu jalan cukup terang untuk menerangi dagangan mereka.
Di depan berlalu lalang kendaraan dan langkah-langkah cepat.
Siapa pula yang tertarik untuk membeli ?

Namun,….
Mereka tidak bosan-bosannya menyapa dan menawarkan dagangannya.
Kaos anak warna-warni, rok kecil dan sebagainya,
…..dagangan mereka sehari-hari.

Wahai Pedagang!!

Mengapa kalian yakin ada yang membeli daganganmu?

Bagaimana kalian dapat menjajakan barang di keremangan dan keriuhan seperti ini?

” Kami tak kehilangan HARAPAN “, begitu jawabnya.
” Itulah satu-satunya kekuatan kami. Kami tidak tahu apa dan bagaimana membesarkan usaha ini, namun kami tahu HARAPAN tidak akan pernah meninggalkan kami yang menggenggamnya “.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

3 Karakter Orang #Goresanku 117


Seorang Guru memperlihatkan Tiga Mainan berbentuk orang kepada Murid-muridnya dan meminta mereka mencari perbedaan dari Ketiganya. Sekilas Ketiga Mainan itu tampak sama. Bentuk, ukuran, dan bahan materinya mirip. Namun setelah diamat-amati, akhirnya Murid-murid bisa menemukan perbedaannya. Pada Ketiga Mainan itu terdapat lubang-lubang. Namun, jumlah dan letaknya berbeda-beda.

Di Mainan Pertama, ada lubang pada kedua telinganya.

Di Mainan Kedua, ada lubang di telinga dan mulutnya.

Di Mainan Ketiga, hanya ada satu lubang di satu telinganya. Lanjutkan membaca “3 Karakter Orang #Goresanku 117”

Kelemahan menjadi Kekuatan #Goresanku 116


Kita masing-masing tentu punya kelemahan yang sering kali ingin kita tutupi. Kita bahkan sering malu dengan kelemahan itu. Namun, tahukah jika sering kali pula kelemahan terbesar kita bisa menjadi kekuatan kita yang terbesar?

Mengambil contoh kisah Seorang Bocah berusia 10 tahun ini.

Dalam sebuah kecelakaan mobil, Si Bocah ini harus kehilangan tangan kirinya. Biarpun begitu, Ia tetap memutuskan untuk belajar bela diri judo dan memulai latihannya dengan Seorang Guru Judo yang bijaksana. Latihannya berjalan baik. Namun, ia bingung kenapa setelah tiga bulan berlatih, gurunya hanya mengajarkan satu gerakan. Lanjutkan membaca “Kelemahan menjadi Kekuatan #Goresanku 116”

TAWA DI BAWAH GUYURAN AIR HUJAN #GORESANKU 11


Saat itu, hujan begitu lebatnya seperti tercurah dari langit hingga memaksa kami berteduh di bawah kanopi dekat lobby sebuah pusat perbelanjaan. Seorang anak perempuan berumur sekitar 6 tahun dengan rambut merah yang indah dan wajah yang manis, bersama ibunya berjalan keluar dari dalam mall.

Kami semua menunggu hujan reda. Ada yang sabar ada juga yang gusar karena mereka harus buru-buru meneruskan perjalanannya. Lanjutkan membaca “TAWA DI BAWAH GUYURAN AIR HUJAN #GORESANKU 11”

PANGERAN BONGKOK #Goresanku 10


 
Alkisah di sebuah kerajaan ada seorg raja yg bijaksana dan dicintai oleh rakyatnya. Raja mempunyai seorg putra berwajah tampan dan cerdas tp sayang tubuhnya agak bongkok. Akibatnya pangeran jd pendiam, minder & tdk percaya diri. Keadaan ini membuat Raja risau & sedih.
Para penasihat raja yg setia memahami kegundahan hati junjungannya. Maka setelah berembuk berulangkali, diam2 para penasihat memesan sebuah patung yang akan dihadiahkan kpd sang pangeran kelak di hari ulang tahunnya.
Saat tiba hari itu, hadiah diberikan kpd sang pangeran. Di dekat hadiah itu, ada tulisan: “Untuk calon pemimpin kami, atas nama seluruh rakyat yang mencintai pangeran.” Lanjutkan membaca “PANGERAN BONGKOK #Goresanku 10”