Perjuangan dan Komitmen akan Cinta, Playback Theatre Yogyakarta Pentas yang ke 5 di Beranda Seni Mbah Demang (lanjutan)


Cerita kedua

Adegan Pertama

Anak SD, Gadis, bermain di halaman bersama teman temannya. Om Bi lewat dan melihat sambil tersenyum.

Adegan Kedua

Di rumah Om BI yang banyak anak anak asuhnya, OM Bi menggambar komik dan bercakap dengan Gadis yang sudah SMP dan meminta kesediaannya menjadi Istri. Gadis SMP menolak karena masih kecil. Lanjutkan membaca “Perjuangan dan Komitmen akan Cinta, Playback Theatre Yogyakarta Pentas yang ke 5 di Beranda Seni Mbah Demang (lanjutan)”

Aku dan Pilihan Jalan Hidupku,…


Lebih dari 5 tahun yang lalu, aku bertemu dengan Seorang Romo di Girisonta, beliau mengatakan, Manusia itu makhluk menyejarah. Karena aku berlatar belakang Psikologi,maka aku tangkap maknanya bahwa, Pribadi yang sehat mental adalah yang mampu menuliskan sejarah hidupnya.

Waktu itu aku sedang proses pengolahan hidup (retret), mengolah sejarah hidupku untuk menentukan langkah selanjutnya. Aku barusan mengundurkan diri dari tempat kerjaku, perusahaan yang bergerak di pertambangan batu bara. Sebuah pilihan yang ditimbang-timbang lebih dari 2 tahun, dan sekarang adalah usaha untuk memantapkan pilihan tersebut. Lanjutkan membaca “Aku dan Pilihan Jalan Hidupku,…”

SEPENGGAL KISAH ANTARA AKU DAN ANAKKU


Malam itu menjadi malam yang tak kan pernah terlupakan sepanjang hayatku. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan kedatangan anakku untuk mengambil barang-barang yang Ia butuhkan untuk kegiatan camping yang akan diadakan pihak sekolahnya. Sudah hampir 2 minggu ini anak sulungku bersekolah di sebuah sekolah alam yang berada di luar kota tempat tinggal kami saat ini. Dalam kesempatan itu Ia masuk ke kamarku dan mengajakku bicara. Kutatap dalam-dalam ke arah wajah anakku yang terus bercerita tiada henti tentang pengalaman-pengalaman menakjubkan yang Ia alami ditempat barunya. Lanjutkan membaca “SEPENGGAL KISAH ANTARA AKU DAN ANAKKU”

Cerita Seru ku, yang tidak Saru :D


1970 an .Aku yang dilahirkan pada masa orde baru, tak merasakan beratnya jaman Belanda, meski aku dapat cerita dari nenekku. Aku juga tidak merasakan jaman Orde lama dengan akhir G 30 S PKI, meski inipun aku dapat cerita dari orang tuaku.
Masa kecilku bahagia, di desa yang masih penuh sawah, serta sungai yang mengalir jernih. Tiap hari mandi di sungai, bahkan aku lebih mahir berenang lebih dulu daripada membaca. Tentu dengan gaya bebas orang desa. Hidupku terasa mudah, kata orang ekonomi Indonesia sedang tumbuh pesat, aku rasakan tidak susah untuk makan (entah orang tuaku yang nyari nya :D) Lanjutkan membaca “Cerita Seru ku, yang tidak Saru :D”